Buah Untuk Penderita Penyakit Liver

Buah Untuk Penderita Penyakit Liver

Buah Untuk Penderita Penyakit Liver

Liver atau sering juga disebut dengan hati merupakan salah satu organ yang penting dalam tubuh namun kesehatannya seringkali tidak diperhatikan. Tugas liver sendiri terbilang berat dan mempunyai tanggung jawab pada lebih dari 500 fungsi yang berbeda beda. Beberapa fungsi dari liver diantaranya adalah mengeluarkan racun dari dalam tubuh, menyimpan beberapa jenis vitamin, menjaga kolesterol, mengontrol lebih, mengatur hormon dan beberapa tugas penting lainnya.

Penyakit liver merupakan kondisi medis yang ditandai kerusakan jaringan organ hati secara bertahap mengikuti perkembangan dari penyakit yang bisa berkembang menjadi fibrosis yang merupakan penyakit pada organ hati dan juga sirosis hati. Fibrosis merupakan pembentukan struktur jaringan parut halus yang bisa mengakibatkan pengerasan jaringan sekaligus menghalangi cairan melewati beberapa jaringan tersebut. Sementara sirosis hati merupakan proses terbentuknya jaringan parut di jaringan hati.

 

 

Gejala Penyakit Liver

Gejala penyakit liver yang muncul pada seseorang sangat beragam, tergantung kepada jenis dan penyebab penyakit liver yang diderita. Berikut beberapa gejala yang dapat ditimbulkan dari penyakit liver, di antaranya adalah:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Rasa lelah
  • Warna feses berubah menjadi pucat seperti dempul.
  • Warna urine berubah menjadi gelap seperti teh
  • Kulit dan mata menjadi kuning
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Nyeri perut dan perut membesar
  • Pembengkakkan pada tungkai dan kaki
  • Mudah memar

 

 

Buah Untuk Penderita Penyakit Liver

Penyakit liver bisa terjadi karena infeksi, cedera, paparan obat atau zat beracun, autoimun atau cacat genetik yang membuat zat perusak seperti tembaga dan besi menumpuk di organ hati. Apabila anda sudah terlanjur mengalami penyakit liver, berikut ini kami berikan beberapa jenis buah untuk penderita penyakit liver terbaik yang bisa anda konsumsi:

 

  1. Alpukat

Salah satu penyakit liver yakni hepatitis bisa akan membuat fungsi organ hati mengalami gangguan dan membutuhkan pemerbsihan racun serta senyawa berbahaya. Dalam buah alpukat yang merupakan makanan sehat untuk penderita liver ini mengandung zat glutathione yang sangat ampuh untuk membersihkan racun dari organ hati serta kandungan lemak tak jenuhnya sangat bagus dikonsumsi penderita liver dalam menurunkan kadar kolesterol jahat.

 

  1. Pisang

Buah pisang juga menjadi buah untuk penderita penyakit liver terbaik yang bisa anda konsumsi sekaligus mempercepat penyembuhan penyakit pada organ hati. Dalam pisang mengandung banykan vitamin dan mineral yang sangat baik untuk menjaga kesehatan hati sehingga disarankan untuk di konsumsi setiap hari.

 

  1. Grapefruit

Grapefruit atau jeruk bali mengandung antioksidan yang sangat tinggi yakni naringinen serta naringin yang sangat bagus untuk melindungi organ hati dan juga bisa digunakan sebagai obat herbal untuk liver bengkak. Kegunaan grapefruit untuk liver adalah melindungi organ hati dari cedera, melindungi dari peradangan dan juga melindungi sel. Antioksidan yang ada dalam grapefruit akan mengurangi perkembangan dari fibrosis hati yang sangat berbahaya yakni menyebabkan terbentuknya jaringan ikat secara berlebihan di organ hati.

 

  1. Cranberries dan Blueberry

Kedua jenis buah berry ini memiliki kandungan antosianon yakni antioksidan pemberi warna pada buah yang juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh khususnya liver. Mengkonsumsi buah berry ini secara teratur selama 3 sampai 4 minggu sangat baik untuk melindungi hati dari kerusakan, menjaga fungsi organ hati sebagai alat ekskresi, meningkatkan respon sel kekebalan tubuh dan juga enzim antioksidan.

Sementara ekstrak dari buah blueberry sangat baik untuk menghambat pertumbuhan sel kanker hati, memperlambat perkembangan lesi, makanan untuk penderita liver bengkak dan juga fibrosis serta perkembangan jaringan parut pada organ hati sehingga mengkonsumsi 2 jenis buah ini sangat disarankan dalam diet harian anda.

 

  1. Pir Berduri

Buah untuk penderita penyakit liver dan juga obat herbal untuk hepatitis selanjutnya adalah buah pir berduri yang merupakan sejenis kaktus namun bisa dikonsumsi yang lebih sering dikonsumsi dalam bentuk jus. Buah ini sudah sejak lama digunakan sebagai obat tradisional penyakit hati, luka dan juga bisul. Mengkosumsi ekstrak buah pir berduri ini akan menormalkan kadar enzim dan juga kolesterol.

 

  1. Semangka

Buah yang terasa manis dan menyegarkan ini ternyata tidak hanya nikmat namun sangat baik untuk menjaga kesehatan liver dan juga ginjal. Semangka menjadi salah satu buah yang sangat baik dikonsumsi untuk merangsang fungsi hati lebih baik karena sifat deuretik dan kemampuan detoksifikasi tubuh yang sangat tinggi.

 

  1. Lemon

Lemon juga menjadi buah untuk penderita penyakit liver khususnya dikonsumsi saat perut kosong. Lemon adalah agen detkos alami yang efektif mengobati penyakit hati berlemak dan juga masalah liver lainnya seperti obat herbal batu empedu. Kandung vitamin dan mineral tinggi yang ada dalam buah lemon akan memperkuat organ hati sekaligus memecah makanan lebih cepat sehingga bisa meningkatkan sistem pencernaan lebih baik.

 

  1. Apel

Segala jenis apel seperti apel merah dan apel hijau merupakan buah untuk obat liver bagus yang juga sangat baik dikonsumsi untuk meningkatkan fungsi ginjal dan jantung. Apel sangat baik untuk mengontrol kadar kolesterol jahat serta trigliserida dalam darah serta detoksifikasi hati. Idealnya, apel sangat disarankan untuk dikonsumsi setiap hari untuk mendapatkan manfaat besar dalam hati.

 

Itulah buah untuk penderita penyakit liver yang ampuh menyembuhkan liver bila dikonsumsi secara rutin dan pastinya rasanya enak dan sangat aman bila dikonsumsi setiap hari dalam jangka waktu yang panjang.

 

 

Buah Untuk Penderita Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan Penderita Kanker Liver

Pantangan Penderita Kanker Liver

Pantangan Penderita Kanker Liver

Kanker liver bisa dianggap sebagai kanker primer ketika terbentuk di liver itu sendiri atau sekunder (metastatik) ketika terbentuk di area lain pada tubuh. Karena liver terbentuk dari beberapa jenis sel yang berbeda, maka tumor yang terbentuk pun beragam. Namun, tidak semua tumor yang terbentuk di liver berakhir dengan kanker. Beberapa tumor jinak yang terbentuk dapat dihilangkan melalui operasi jika menimbulkan rasa sakit.

 

 

Ciri-Ciri Utama Kanker Liver

Adakalanya tanda-tanda kanker liver dapat terlihat lebih cepat dan hal ini memudahkan bagi kita untuk segera menanganinya. Beberapa gejala umum dari kanker liver antara lain:

  • Merasa sangat kenyang meskipun hanya makan sedikit
  • Mual atau muntah
  • Pembengkakan liver, merasa seperti ada benjolan di area bawah tulang rusuk sisi kanan
  • Pembengkakan limpa, merasa seperti ada benjolan di area bawah tulang rusuk sisi kiri
  • Merasa sakit di perut atau di dekat tulang belikat kanan
  • Bengkak atau penumpukan cairan di perut
  • Menguningnya warna kulit dan putih mata (penyakit kuning)
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
  • Kehilangan selera makan
  • Gatal-gatal
  • Demam
  • Pembuluh darah di perut membesar sehingga tampak di permukaan kulit
  • Memar atau perdarahan yang tidak biasa

 

 

Pantangan Penderita Kanker Liver

Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), kanker liver merupakan salah satu dari lima kanker yang paling umum terjadi pada laki-laki. Jika Anda mengidap kanker liver berat, konsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi akan membantu proses pemulihan liver. Berikut beberapa pantangan penderita kanker liver :

 

  1. Kurangi jumlah garam

Anda mungkin sering membaca resep masakan atau mendengar koki mengatakan: beri garam secukupnya. Garam memang digunakan sebagai penambah rasa, biasanya untuk mengurangi rasa pahit. Sayangnya, penderita kanker liver harus mengurangi konsumsi garam. Gejala-gejala kanker liver dapat bertambah buruk akibat konsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi. Menurut MedlinePlus, garam dapat memicu dan memperburuk gejala peradangan pada liver Anda. Garam dapat meningkatkan air terakumulasi dalam liver dan menyebabkan pembengkakan. Garam menyebabkan tubuh Anda menyimpan dan menyerap lebih banyak air. Selain menghindari garam dalam makanan, Anda juga harus teliti terhadap makanan kemasan yang mengandung garam, seperti sup kalengan, makanan beku, kue dan pai.

 

  1. Hindari makanan tinggi protein

Kanker liver dapat memengaruhi proses penyerapan protein dalam tubuh. Protein perlu diolah agar dapat dicerna dan dipecah menjadi nutrisi penting. Namun, ketika liver Anda rusak, proses ini menjadi terganggu. Makan yang mengandung terlalu banyak protein mungkin akan menumpuk dan menjadi limbah atau racun dalam liver dan tubuh. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut bagi liver Anda sekaligus memperparah gejala. Namun, hal ini bukan berarti Anda harus menghilangkan seluruh sumber protein dalam diet Anda. Sebagai tindak antisipasi, pantangan penderita kanker liver ini baiknya Anda konsumsi makanan berprotein secukupnya.

Daripada memilih makanan tinggi protein seperti susu, daging, unggas, ikan dan telur, cobalah protein nabati seperti produk kedelai dan kacang-kacangan. Protein ini mudah dicerna dan memberikan jeda untuk liver Anda beristirahat, dan Anda masih bisa dapat kebaikan protein dalam diet harian. International Agency for Research on Cancer, sebuah lembaga kanker dari WHO, menyimpulkan bahwa mengonsumsi daging olahan dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

 

  1. Hindari makanan tinggi lemak, kolesterol, dan kalori

Konsumsilah makanan rendah kalori, termasuk gula halus dan lemak hewani untuk menghindari obesitas. Terlalu banyak mengonsumsi lemak dapat menyebabkan penumpukan lemak di liver. Selain itu, liver harus bekerja lebih keras untuk mengolah lemak dan merespon pengobatan kanker. Sebagai tindakan antisipasi, pantangan penderita kanker liver yaitu makanan tinggi lemak, seperti kue dan pai kemasan, onion ring goreng, kentang goreng, dan keripik.

 

  1. Batasi konsumsi alkohol dan berhenti merokok

Menghindari tembakau dan alkohol merupakan salah satu pantangan penderita kanker liver yang baik demi kesehatan Anda. Jika memang terpaksa, konsumsi alkohol tidak boleh berlebihan. Pasalnya, risiko kanker, termasuk kanker payudara, usus besar, paru-paru, ginjal dan liver, akan meningkat seiring dengan banyaknya jumlah alkohol dan seringnya Anda mengonsumsinya.

Sekitar 20% kematian akibat kanker mulanya dipicu oleh rokok. Rokok dapat memicu berbagai jenis kanker dan gangguan medis lainnya. Bahkan jika Anda bukan perokok aktif, paparan asap rokok dari orang sekitar dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru.

 

 

Tes-Tes untuk Menegakkan Diagnosis

Sebelum menegakkan diagnosis kanker liver, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan atau prosedur medis berikut: Tes darah yang digunakan untuk mendeteksi ada-tidaknya kelainan pada fungsi liver. Tes pencitraan yang dilakukan dokter untuk menjalani pemeriksaan dapat berupa utrasound, CT scan, dan MRI scan.

Tes sampel jaringan liver (biopsi), ini dilakukan dokter dengan memasukkan jarum kecil ke dalam kulit menuju liver guna memperioleh sampel jaringannya. Agar terhindar dari serangan kanker liver, Anda tentu perlu menjaga kesehatan tubuh melalui pola makan yang sehat. Apakah ada dari antara dari tanda-tanda kanker liver yang Anda alami? Segeralah tangani sebelum terlambat!

 

Bila kanker ditemukan masih dalam tahap awal perkembangannya, besar kemungkinan Anda belum perlu melakukan proses pengobatan atau pembedahan yang menyakitkan. Obat kanker liver herbal dapat dimanfaatkan untuk menekan gejala-gejala kanker liver agar tidak bertambah parah selagi menunggu hasil pemeriksaan medis.

Kanker liver dapat membawa banyak efek samping yang tidak diinginkan, seperti penurunan berat badan, sakit perut, muntah, mual dan kehilangan nafsu makan. Menghindari jenis makanan di atas dapat mempercepat proses pemulihan. Semoga ulasan pantangan penderita kanker liver di atas bermanfaat dapat menambah pengetahuan Anda. Terimakasih…

 

 

Pantangan Penderita Kanker Liver

Posted in Penyakit Liver | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Kerusakan Liver

Ciri-Ciri Kerusakan Liver

Ciri-Ciri Kerusakan Liver

Penyakit liver dapat diketahui melalui serangkaian gejala yang terjadi pada tubuh di mana tubuh akan mengalami perubahan. Penyakit kuning atau hepatitis ini merupakan salah satu penyakit kronis dan serius apabila gejala tak segera mendapatkan penanganan. Liver atau hati sendiri tentunya sangat vital karena memang organ terbesar di dalam tubuh yang fungsinya segudang.

 

Sel-sel tubuh yang hilang maupun rusak akan diganti oleh organ liver Anda, oleh karena itulah liver adalah organ yang perlu dijaga kesehatannya sebaik mungkin. Banyak kasus sirosis hati, kanker hati dan juga hepatitis yang semuanya berhubungan dengan gangguan pada hati. Namun pemicu penyakit hati paling umum adalah disebabkan virus yang menginfeksi. Ciri-ciri kerusakan liver apa saja yang harus Anda tahu dan cegah?

 

  1. Sensitivitas Kulit Meningkat

Apabila Anda merasa bahwa kulit Anda jauh lebih sensitif dari sebelum-sebelumnya, hati-hati karena ini dapat menandakan adanya gangguan kesehatan liver Anda. Masalah pada kulit akan muncul di mana ini dimulai dari adanya gatal-gatal, kemudian muncul kemerahan serta menonjolnya urat-urat yang nampak. Jika Anda memerhatikan kondisi kulit sedetil itu, Anda bisa mencegah penyakit liver apapun sedari awal.

 

  1. Cepat Lelah

Saat organ hati atau liver Anda mengalami gangguan, khususnya saat kemampuan liver untuk mengolah racun di dalam tubuh sudah berkurang atau hilang, ini akan menjadi masalah. Tugas liver jugalah untuk membuang segala zat-zat racun yang berpotensi membahayakan tubuh. Saat liver tak mampu lagi menjalankan tugasnya secara maksimal, racun bakal menjalar ke darah beserta jaringan otot maupun organ lainnya sehingga menjdikan metabolisme mengalami hambatan.

Seseorang yang mudah lelah walaupun tak beraktivitas banyak dan padat, ada kemungkinan orang tersebut mengalami masalah atau gangguan kesehatan tertentu. Masalah liver pun menjadi salah satu risikonya di mana perasaan lelah itu diakibatkan oleh terhambatnya metabolisme. Jadi meski Anda sudah cukup istirahat dan memperoleh kualitas tidur yang cukup, ini tak akan membuat tubuh Anda membaik atau bersemangat seperti biasanya lagi.

 

  1. Sakit Perut

Karena proses pencernaan didukung oleh organ liver, jadi saat liver bermasalah ini akan memicu rasa sakit di perut. Rasa sakit di perut memang bervariasi, namun pada kasus ini, perut Anda akan terasa begitu mulas seperti hendak buang air besar. Perut akan mengalami rasa sakit yang cukup hebat sehingga Anda akan merasa tidak nyaman.

 

  1. Bagian Putih Mata dan Kulit Menguning

Disebut sebagai penyakit kuning, tentu hal ini bukanlah tanpa alasan karena memang gejala organ hati yang bermasalah salah satunya adalah tubuh yang menguning. Hati yang rusak pada umumnya akan membuat bagian putih mata serta warna permukaan kulit menjadi kuning.

Hal tersebut sebetulnya tidaklah terjadi secara tiba-tiba karena pada dasarnya akan diawali dengan warna pucat kecoklatan yang bisa menguning. Sederhana saja, semua itu terjadi dikarenakan kadar blirubin terbilang tinggi pada organ hati Anda. Keadaan seperti ini kerap juga dijumpai pada bayi yang barusan dilahirkan.

 

  1. Perut Kembung

Selain merasa sakit, perut juga akan terasa tak nyaman akibat kembung dan ini akan dialami saat keadaan organ hati makin serius. Bahkan perut yang kembung akan menjadikan perut tampak mengembang alias membesar. Hal tersebut disebabkan oleh adanya cairan hati yang menumpuk pada bagian dalam perut. Jika sudah pada tahap ini, kiranya Anda segera mendapat penanganan medis.

 

  1. Perubahan Warna Feses dan Urin

Warna urin yang berubah, begitu juga dengan feses saat buang air besar perlu dicurigai sebagai salah satu gejala adanya masalah pada organ hati Anda. Ketika bilirubin yang organ ginjal hasilkan sudah tidak mampu liver saring, warna feses dan urin dipastikan akan berubah.

Contoh perubahan warna yang terjadi adalah berubahnya warna urin lebih gelap dan pekat dibandingkan pada kondisi sebelumnya. Untuk warna feses, perubahan turut terjadi dengan warna yang berubah kuning atau lebih ke abu-abu. Jika menemukan adanya gejala ini, silakan langsung menemui dokter dan menempuh metode diagnosa.

 

  1. Rendahnya Kadar Trombosit

Hati yang rusak akan kehilangan kemampuan bekerjanya dan otomatis trombosit yang terproduksi ikut menurun. Perlu diwaspadai betul tentang ciri-ciri kerusakan liver ini karena mampu menjadi penyebab kematian mendadak. Ini karena ada potensi pendarahan yang penderita kerusakan hati alami. Tubuh dengan trombosit rendah bakal mengalami sulit bernapas, gangguan imunitas, lemah tubuh dan demam.

 

  1. Kulit Memar

Ciri-ciri kerusakan liver juga menjadi salah satu penyebab munculnya gejala kulit memar atau gampang membekas. Ini ada kaitannya juga dengan pendarahan di jaringan bawah kulit sehingga kulit bisa meninggalkan bercak atau memar secara lebih mudah saat terkena pukulan atau benturan. Bercak berwarna biru kemerahan adalah contohnya dan ketika gejala ini mulai tampak, memang sudah seharusnya penderita mendapatkan perawatan intensif agar tak memburuk.

 

  1. Mual dan Muntah

Banyak penyakit yang ditandai dengan gejala mual dan muntah, seperti masuk angin, asam lambung, maupun tukak lambung dan masih banyak yang lainnya. Namun rupanya mual disertai muntah juga bisa menjadi salah satu ciri-ciri kerusakan liver. Terjadinya gejala ini bisa disebabkan oleh ketidakmampuan pencernaan bekerja dengan optimal. Makanan-makanan yang dimakan tak sanggup masuk ke lambung dan berlanjut ke usus. Masalahnya, gejala akan makin parah saat penderita liver bermasalah juga punya penyakit maag.

 

  1. Limpa Membengkak

Ciri-ciri kerusakan liver kerap ditandai dengan adanya pembengkakan di bagian limpa. Limpa sendiri adalah organ tubuh berukuran kecil yang posisinya ada di perut bagian atas. Saat limpa membengkak, bagian perut atas akan serasa ditusuk-tusuk, selalu merasa mual yang kadang disertai muntah, dan tubuh menjadi melemah. Kebutuhan nutrisi manusia harus tercukupi di saat seperti ini walaupun makan pun tidak enak.

 

Ciri-ciri kerusakan liver tersebut dapat Anda waspadai karena dengan fungsi liver yang begitu penting, Anda sebaiknya mencegah segala bentuk masalah pada liver Anda. Memerhatikan setiap kondisi tubuh dan perubahannya sekecil apapun itu akan sangat membantu.

 

 

Ciri-Ciri Kerusakan Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Obat Penyakit Liver Kronis

Obat Penyakit Liver Kronis

 

Obat Penyakit Liver KronisPenyakit liver kronis merupakan kondisi medis yang ditandai kerusakan jaringan organ hati secara bertahap mengikuti perkembangan dari penyakit yang bisa berkembang menjadi fibrosis yang merupakan penyakit pada organ hati dan juga sirosis hati.  Fibrosis merupakan pembentukan struktur jaringan parut halus yang bisa mengakibatkan pengerasan jaringan sekaligus menghalangi cairan melewati beberapa jaringan tersebut. Sementara sirosis hati merupakan proses terbentuknya jaringan parut di jaringan hati.

 

Penyakit liver kronis bisa terjadi karena infeksi, cedera, paparan obat atau zat beracun, autoimun atau cacat genetik yang membuat zat perusak seperti tembaga dan besi menumpuk di organ hati. Obat penyakit liver kronis sudah disediakan oleh alam sehingga bisa diatasi lebih mudah tanpa perlu menggunakan obat obatan yang mengandung bahan kimia dan beberapa diantaranya akan kami ulas berikut ini.

 

  1. Temulawak – Jahe – Kunyit – Sirih

Obat penyakit liver kronis dan juga obat herbal untuk liver bengkak yang pertama adalah ramuan dari beberapa bahan herbal seperti temulawak, jahe, kunyit, sirih dan juga jeruk nipis serta sedikit gula batu sebagai bahan pemanisnya.

  • Siapkan 3 ruas jari temulawak, 2 ruas jari jahe, 2 ruas jari kunyit, 6 lembar daun sirih yang masih segar, perasan jeruk nipis dan juga gula batu secukupnya.
  • Rebus air hingga mendidih lalu masukkan semua bahan dan aduk aduk hingga tercampur rata.
  • Tunggu hingga air berkurang setengahnya dan saring lalu dinginkan.
  • Minum air rebusan tersebut sebanyak 1 gelas setiap kali minum dan lakukan 2 kali sehari yakni pagi dan sore hingga sembuh total.

 

  1. Biji Pepaya

Biji pepaya juga bisa digunakan sebagai obat penyakit liver kronis yang mengganggu fungsi hati sebagai alat ekskresi yang sangat mudah didapat dan juga terbukti efektif. Untuk cara menggunakannya adalah menghaluskan biji pepaya lalu campurkan 1 sendok makan biji pepaya yang sudah dihaluskan tersebut dengan 2 sendok makan air perasan lemon dan diminum sebanyak 2 kali sehari.

 

  1. Cuka Apel

Cuka apel sangat baik digunakan untuk meningkatkan metabolisme lemak dan juga detoksifikasi hati yang sangat baik serta ampuh digunakan sebagai obat tradisional hepatitis. Campurkan 1 gelas air dengan 1 sendok makan cukan apel serta 1 sendok teh madu murni lalu minum sebanyak 3 kali sehari sampai penyakit liver kronis bisa disembuhkan.

 

  1. Gooseberry

Gooseberry sudah lama digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh dan juga sebagai obat penyakit liver kronis yang sangat ampuh. Kandungan vitamin C tinggi dalam gooseberry sangat baik untuk meningkatkan fungsi organ hati.

  • Cara menggunakannya cukup mudah, yakni dengan menghaluskan gooseberry lalu bisa dicampur bersama dengan salad atau makanan untuk penderita liber bengkak lainnya.
  • Cara lainnya adalah dengan mengkonsumsi langsung gooseberry agar khasiatnya bisa lebih terasa.

 

  1. Kunyit

Kunyit sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ dalam tubuh terutama hati serta obat herbal hepatitis. Dalam kunyit memiliki sifat antiseptik, anti bakteri, anti jamur dan juga antioksidan yang sangat tinggi sehingga sangat efektif digunakan sebagai obat penyakit liver kronis. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengkonsumsi kunyit seperti mencampurnya dalam masakan sehari hari dan untuk cara lainnya adalah sebagai berikut.

  • Campur 1 gelas susu hangat dengan satu sendok makan kunyit bubuk dan sedikit madu lalu minum sampai habis.
  • Lakukan cara ini secara teratur setiap hari sampai penyakit bisa disembuhkan.

 

  1. Teh Hijau

Dalam teh hjau mengandung antioksidan tinggi yang ampuh untuk mengurangi stres oksidatif penyebab penyakit liver kronis dan beberapa jenis penyakit lainnya seperti obat herbal batu empedu. Teh hijau akan memberikan perlindungan pada organ hati karena sifat anti virus yang ada didalamnya sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

  • Tambahkan 1 sendok teh hijau bubuk atau bisa juga menggunakan 1 kantong teh hijau celup dan seduh dengan 1 cangkir air mendidih.
  • Diamkan selama 5 menit lalu saring jika menggunakan teh hijau bubuk.
  • Untuk memberikan rasa manis bisa ditambahkan dengan madu murni dan minum sebanyak 3 kali sehari secara teratur.

 

  1. Bawang putih

Bawang putih tunggal diblender dengan air rebusan jahe. Kemudian campurkan cuka apel dan air perasan jeruk nipis atau lemon. Masak dalam panci hingga mendidih. Angkat dan simpan dalam wadah.  Ramuan ini bisa diminum satu sendok makan setiap pagi atau malam. Sebelum sarapan pagi atau sebelum makan malam. Jika ingin dikonsumsi, tambahkan madu pada ramuan. Hal ini berfungsi untuk menetralisir kandungan gula dalam pembuluh darah, sehingga efektif untuk mengatasi penyakit kronis, seperti kerusakan pada jaringan organ hati, sebagai obat penyakit liver kronis apabila rutin dikonsumsi.

 

  1. Buah Mengkudu

Buah mengkudu berkhasiat untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Selain itu, buah mengkudu juga berguna sebagai obat kanker, membunuh penyakit yang ditimbulkan oleh gejala infeksi hati, virus, dan bakteri.

Cara membuat obat penyakit liver kronis yang satu ini cukup mudah, Anda hanya perlu menyediakan dua buah mengkudu yang masih segar dan tidak berbau. Kemudian cuci bersih, kupas kulitnya dan pisahkan dari bijinya. Potong-potong buahnya, lalu blender dengan tambahan madu dan beri sedikit air. Jika sudah halus dan menjadi jus, angkat dan saring untuk memisahkan ampasnya. Ramuan siap dinikmati. Sebaiknya segera diminum dan jangan disimpan semalaman.

 

  1. Minyak Zaitun

Ramuan minyak zaitun berguna untuk menghancurkan batu empedu yang kerap menjadi penyebab terjadinya saluran empedu tersumbat. Cara penyajiannya dengan menyiapkan satu gelas air teh hangat. Campurkan satu sendok minyak zaitun pada larutan teh, aduk rata. Tambahkan pula perasan lemon kedalamnya. Minum selagi hangat.

 

  1. Lobak

Obat penyakit liver kronis lainnya yaitu dengan memilih lobak putih yang bersih dan segar. Manfaatnya berguna untuk menurunkan kadar bilirubin didalam tubuh, mengatasi gejala penyakit kuning seperti mata kuning atau kulit yang menguning, membantu penyembuhan penyakit liver dan gangguan fungsi hati lainya. Ramuan lobak putih ini dapat dijadikan jus, dengan menyediakan satu lobak putih bulat. Potong-potong menjadi bagian-bagian kecil dan masukkan dalam blender. Tambahkan air sedikit untuk melancarkan proses penghancuran. Setelah cair dan encer, angkat. Saring dengan menggunakan alat penyaringan. Sajikan di gelas. Anda juga bisa menambahkan satu sendok makan madu agar memiliki rasa.

 

Selain dijadikan jus, lobak putih ini juga bisa dikonsumsi dengan cara dimakan langsung, dijadikan sup atau salad. Jika ingin mendapatkan hasil yang efektif, konsumsi lobak putih ini secara rutin 2 sampai 3 kali dalam sehari. Selamat mencoba.

 

 

Itulah beberapa Obat Penyakit Liver Kronis Alami dan Aman di Konsumsi setiap hari oleh penderita liver kronis agar kesehatan penderita segera membaik dan dapat beraktivitas seperti sedia kala, semoga bermanfaat.

 

Obat Penyakit Liver Kronis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Penyakit Liver Turunan

Jenis Penyakit Liver Turunan

Jenis Penyakit Liver Turunan

 

Ada dua jenis penyakit liver turunan yang paling umum, yaitu Hemokromatosis dan Alpha-1 Antitrypsin. Jika dokter anda mengatakan bahwa anda memiliki salah satu jenis penyakit liver turunan ini, anda dan keluarga anda harus mempelajari lebih lanjut tentang penyakit ini. Ketika anda memiliki pengetahuan tentang penyakit anda, anda dapat mengontrol dan bisa lebih memotivasi diri dalam proses pengobatan dan membantu kerabat anda mencegah risiko terkena penyakit ini.

 

Apa itu hemokromatosis?

Hemokromatosis adalah jenis penyakit liver turunan dimana zat besi berkumpul dalam liver dan organ lainnya. Penyakit ini adalah salah satu jenis penyakit liver turunan yang paling umum. Morbiditas mencapai satu dalam setiap 200 orang memiliki penyakit ini. Ketika seseorang dalam keluarga anda memiliki gangguan ini, maka orang lain juga berisiko. Bentuk sekunder hemokromatosis tidak genetik dan disebabkan oleh penyakit lain, seperti thalassemia, kelainan darah genetik yang menyebabkan anemia.

Zat besi berlebih terkait dengan hemokromatosis lebih sering mempengaruhi pria daripada wanita. Karena wanita kehilangan darah melalui menstruasi, wanita tidak mungkin menunjukkan tanda-tanda kelebihan zat besi sampai setelah menopause. Itu berarti bahwa pria dalam keluarga anda lebih berisiko tinggi terkena jenis penyakit liver turunan ini. Hemokromatosis lebih sering terjadi pada orang-orang keturunan eropa barat.

 

Apakah gejala hemokromatosis?

Gejala hemokromatosis mungkin termasuk:

  • nyeri sendi
  • kelelahan
  • penurunan berat badan tanpa sebab
  • penggelapan kulit sering disebut sebagai “bronzing”
  • sakit perut
  • kehilangan gairah seksual

Orang dengan hemokromatosis mungkin juga memiliki tanda-tanda diabetes dan penyakit jantung serta dapat mengembangkan kanker hati, sirosis, atrofi testis, dan infertilitas.

 

Bagaimana hemokromatosis didiagnosis dan diobati?

Jika anda menduga bahwa anda terkena hemokromatosis, anda perlu melakukan tes darah di rumah sakit untuk mencari kelebihan zat besi dalam darah anda. Jika kelebihan zat besi ditemukan dalam tubuh anda, tes darah genetik (tes dna hemokromatosis) dapat dilakukan. Tes genetik juga digunakan untuk memeriksa anggota keluarga anda yang diduga memiliki tes genetik positif. Tujuan dari pengobatan adalah untuk menghilangkan kelebihan zat besi dari tubuh anda, serta mengurangi gejala atau komplikasi yang telah dihasilkan dari penyakit ini.

Kelebihan zat besi dihilangkan dari tubuh dengan prosedur yang disebut phlebotomy. Selama prosedur, satu-setengah liter darah dikeluarkan dari tubuh anda setiap minggu untuk jangka waktu hingga dua atau tiga tahun sampai penumpukan besi berkurang. Setelah pengobatan awal ini, phlebotomies akan berkurang. Frekuensi bervariasi berdasarkan keadaan individual.

Untuk membantu menjaga kadar zat besi tetap rendah, anda harus menghindari zat besi, yang paling sering ditemukan dalam vitamin. Jika anda memiliki hemokromatosis, dokter atau ahli gizi dapat membuat diet yang tepat untuk anda. Selain itu, anda juga harus menghindari alkohol. Jika hemokromatosis anda telah menyebabkan sirosis, risiko kanker hati menjadi lebih tinggi. Akibatnya, anda harus melakukan skrining untuk kanker yang dilakukan secara teratur.

 

 

Tentang kekurangan alpha-1 antitrypsin

Pada jenis penyakit liver turunan ini, protein hati yang signifikan dikenal sebagai alpha-1 antitrypsin bisa mengalami kekurangan atau berada pada tingkat rendah dari jumlah normal dalam darah. Orang dengan alpha-1 antitrypsin mampu menghasilkan protein ini; namun, penyakit ini mencegahnya memasuki aliran darah dan akhirnya terakumulasi di dalam liver.

Alpha-1 antitrypsin protein melindungi paru-paru dari kerusakan akibat enzim alami. Ketika tingkat protein terlalu rendah atau tidak ada, paru-paru dapat menjadi rusak, menyebabkan kesulitan bernafas dan, pada banyak orang berakhir dengan kondisi, emfisema. Orang dengan penyakit ini juga berisiko terkena sirosis.

 

Apakah gejala dari kekurangan alpha-1 antitrypsin?

Anda akan merasa sesak napas atau mengi ketika anda terkena alpha-1 antitrypsin karena itu adalah gejala pertama pada paru-paru anda. Anda juga dapat mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dan dada berbentuk tong, yang umumnya terkait dengan kemunculan emfisema. Itu juga menjadi tanda-tanda dari kondisi tersebut. Saat penyakit berlangsung, gejala tertentu dari emfisema atau sirosis meliputi:

  • kelelahan
  • batuk kronis
  • pembengkakan pergelangan kaki dan kaki
  • penyakit kuning (warna kuning pada kulit)
  • cairan di perut (ascites)

 

Bagaimana kekurangan alpha-1 antitrypsin didiagnosis dan diobati?

Jika anda memiliki beberapa tanda-tanda fisik seperti dada berbentuk tong dan masalah pernapasan, dokter anda mungkin menduga anda memiliki alpha-1 antitrypsin. Dokter mungkin menyarankan tes darah untuk anda. Ini tes khusus untuk alpha-1 antitrypsin protein dan akan membantu untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Tidak ada pengobatan pasti untuk menyembuhkan alpha-1 antitrypsin tetapi mengganti protein dalam aliran darah dapat mengobati anda. Namun, para ahli tidak mengetahui dengan jelas seberapa efektif teknik ini dan siapa yang harus menerimanya. Pendekatan lain untuk mengobati alpha-1 antitrypsin melibatkan pengobatan terhadap komplikasi seperti emfisema dan sirosis. Ini termasuk antibiotik untuk memerangi infeksi pernapasan, menghirup obat agar dapat bernapas lebih mudah, dan diuretik serta obat-obatan lain untuk mengurangi penumpukan cairan di perut.

 

Anda harus menghindari alkohol, berhenti merokok, dan makan makanan yang sehat. Kebiasaan anda dapat membantu menjaga gejala dan komplikasi agar tidak menjadi parah. Dokter atau ahli gizi dapat merekomendasikan diet yang tepat untuk anda.

Karena penyakit ini mempengaruhi paru-paru, orang dengan kondisi ini akan lebih rentan terhadap infeksi pernapasan. Oleh karena itu, dokter mungkin menyarankan vaksinasi flu dan pneumonia untuk membantu anda mencegah infeksi ini. Jika anda merasa anda sedang pilek atau batuk, hubungi dokter segera sehingga pengobatan dapat dimulai sesegera mungkin. Kadang-kadang, kondisi paru-paru atau liver bisa memburuk meskipun melakukan pengobatan. Dalam kasus tersebut, transplantasi hati mungkin diperlukan.

 

Apakah jenis penyakit liver turunan ini berbahaya?

Dengan perawatan yang tepat, hemokromatosis dan kekurangan alpha-1 biasanya tidak fatal. Namun, komplikasi yang terkait dengan penyakit dapat menyebabkan kondisi fatal. Sangat penting bagi orang-orang dengan jenis penyakit liver turunan untuk melakukan hal-hal yang dapat membuat mereka agar tetap sehat.

 

 

Jenis Penyakit Liver Turunan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Liver Stadium Awal

Ciri-Ciri Kanker Liver Stadium Awal

Ciri-Ciri Kanker Liver Stadium Awal

Kanker liver tergolong penyakit yang mematikan menurut beberapa survei di dunia. Hal tersebut didasari dari penelitian bahwa organ liver memiliki fungsi yang sangat vital pada tubuh manusia. Liver menjadi organ yang berperan sangat aktif saat tubuh menjalani proses metabolisme. Dengan demikian bisa dibayangkan apabila liver dalam kondisi mengalami kerusakan atau tidak normal.

 

Ciri-ciri kanker liver stadium awal mungkin sulit untuk dikenali. Namun, secara kasat mata kita dapat mengamati sebagian kecil gejala tersebut untuk lebih awal memeriksakan kondisi kesehatan. Seperti yang dijelaskan pada artikel sebelumnya bahwa kanker liver terdiri dari dua macam yaitu kanker liver sekunder dan kanker liver primer. Kanker liver yang mayoritas diderita masyarakat adalah kanker liver sekunder atau kanker liver yang berawal dari organ lain dan menuju ke liver. Akan tetapi, secara umum gejala keduanya dapat dikatakan mirip. Berikut ini beberapa ciri-ciri kanker liver stadium awal:

 

  1. Lidah Pahit

Organ liver yang mulai mengalami kerusakan menandai bahwa sel kanker mulai menyebar. Meski masih awal dan berukuran kecil sel kanker ini dapat dengan cepat menyebar ke organ lainnya apalagi bila sudah merambah ke empedu. Empedu yang sudah rusak karena terkena sel kanker akan menaikkan kadar asam lambung sehingga menyebabkan mual dan kadang disertai rasa pahit di sekitar lidah.

 

  1. Nyeri Perut

Perut akan mengalami nyeri yang berbeda dari biasanya karena tekanan yang disebabkan oleh penyebaran sel kanker. Pada kondisi ini sel kanker semakin menyebar dengan cepat disertai dengan rasa penuh pada perut dan mengurangi rasa lapar. Sehingga wajar dalam kondisi ini pula nafsu makan anda akan berkurang.

 

  1. Nafsu Makan Berkurang

Nafsu makan yang berkurang adalah akibat tingginya kadar asam lambung yang terbentuk dari kerusakan organ liver pada waktu awal sel kanker menyebar. Kondisi ini terkadang juga menimbulkan rasa mual serta muntah yang sangat mengganggu aktifitas makan penderita. Tahap ini biasanya dianggap sebagai penyebab penyakit yang sepele, namun sebenarnya pada kondisi inilah sel kanker menyerang tubuh. Jika penderita semakin tidak bernafsu makan akan lebih mudah sel kanker tumbuh karena tubuh dalam kondisi lemah.

 

  1. Nyeri Ulu Hati

Sejauh ini tidak banyak diketahui penyebaran sel kanker yang dapat dengan cepat menuju ke organ lain hanya dalam waktu beberapa minggu saja ternyata disebabkan oleh penanganan yang tidak segera dilakukan saat merasakan nyeri pada ulu hati. Nyeri pada bagian ini biasanya dianggap bagian dari penyakit maag akut. Anggapan semacam ini akan mengakibatkan rasa nyeri terus berlanjut sementara sel kanker tetap menyebar dan menekan organ liver. Bahkan disertai dengan pembengkakan yang akan menekan paru-paru. Terkadang kondisi ini juga disertai dengan sesak napas bagi penderita.

 

  1. Bengkak Kaki dan Tangan

Kondisi organ yang tidak normal lainnya dapat diketahui saat beberapa bagian tubuh mengalami pembengkakan. Khususnya pada kaki dan tangan. Pembengkakan tersebut dapat berlangsung cukup lama tanpa disertai penyebab yang jelas.

 

  1. Penyakit Kuning

Penyebab utama kanker liver biasanya diawali dengan riwayat pasien yang pernah mengalami hepatitis atau gangguan liver. Riwayat kedua penyakit tersebut sangat berkaitan dengan terjadinya disfungsi organ liver, sehingga memerlukan penanganan dan perhatian khusus. Racun yang bersarang dalam tubuh dan seharusnya dinetralisir oleh liver justru semakin menyerang tubuh karena fungsi liver yang tidak optimal. Kondisi ini akhirnya mengakibatkan cairan empedu yang bercampur dengan darah dan menjadikan beberapa bagian seperti bola mata, kuku menjadi berwarna kekuningan atau biasa disebut penyakit kuning.

 

  1. Berat Badan Menurun

Ciri-ciri kanker liver stadium awal yang berkaitan dengan berat badan yang menurun secara tiba-tiba sebenarnya merupakan pengaruh dari nyeri pada lambung dan ulu hati yang akhirnya memunculkan rasa mual dan berkurangnya nafsu makan. Kondisi tersebut yang mengakibatkan berat badan menurun secara cepat. Apalagi sistem metabolisme tubuh kurang optimal akibat sel kanker yang bersarang di organ dalam paling vital yaitu liver.

 

  1. Komplikasi

Komplikasi dengan penyakit lainnya kemungkinan besar akan terjadi. Terutama jika penderita memiliki riwayat penyakit tertentu seperti diabetes, gangguan liver, atau jantung. Hal tersebut dapat mengakibatkan adanya kerusakan yang lebih parah pada organ hati. Komplikasi akan semakin terlihat bersamaan dengan meningkatnya aktifitas sel kanker.

 

  1. Perubahan Warna Feses dan Urin

Fungsi liver yang sangat kompleks menyebabkan organ penting ini berpengaruh signifikan terhadap fungsi bagian tubuh yang lain. Fungsi liver yang paling penting adalah menyerap racun serta membantu metabolisme tubuh. Disfungsi pada liver dapat menyebabkan penyerapan nutrisi pada proses metabolisme kurang optimal, sehingga zat tersebut tidak terserap sempurna dan berakibat perubahan warna pada feses dan urin penederita karena gangguan pada ginjal.

 

  1. Kelelahan

Kelelahan dapat menjadi ciri-ciri kanker liver stadium awal. Pada stadium awal, penderita akan merasakan sesak pada bagian ulu hati yang mengakibatkan rasa nyeri sehingga enggan beraktifitas. Badan juga akan terasa lebih mudah lelah dari biasanya, sambil sesekali pandangan matanya berkunang-kunang. Ini ciri-ciri kanker liver stadium awal yang mulai tumbuh pada bagian tubuh.

 

 

Sebenarnya pencegahan kanker dapat dilakukan dengan mudah seperti menerapkan pola makan yang sehat, serta berolah raga teratur, mengurangi asupan makanan berpengawet, dan mulai berpola pikir yang positif. Beberapa penderita kanker liver biasanya berasal dari mereka yang bekerja terlalu keras dan lupa istirahat cukup.

 

Demikian artikel informatif mengenai ciri-ciri kanker liver stadium awal, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda, terima kasih…

 

 

Ciri-Ciri Kanker Liver Stadium Awal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Infeksi Liver

Gejala Infeksi Liver

Gejala Infeksi Liver

Penyakit liver atau hati adalah istilah yang digunakan ketika hati mengalami gangguan sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Liver atau hati merupakan organ terbesar kedua dalam tubuh manusia dengan ukuran kira-kira sebesar bola rugby dan memiliki dua bagian (lobus) kanan dan kiri. Liver terletak di perut kanan atas tepat di bawah tulang rusuk.

Sebetulnya, liver merupakan organ yang dapat melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-selnya yang rusak. Akan tetapi, jika sel-sel yang rusak cukup banyak, maka kerja liver untuk tubuh dapat terganggu. Biasanya terjadi penurunan fungsi liver ketika kerusakan sel-sel hati mencapai 75%. Meskipun penyebab penyakit liver sangat beragam, perkembangan penyakit dan kerusakan jaringan liver memiliki pola yang mirip.

Infeksi liver atau biasa dikenal dengan jenis penyakit hepatitis disebabkan oleh parasit dan virus sehingga membuat liver menjadi terinfeksi. Liver yang terinfeksi oleh virus dapat menyebar melalui peredaran darah atau urin, bisa juga melalui makanan atau air yang telah terkontaminasi oleh virus dan bersentuhan secara langsung dengan orang yang terinfeksi. Pasien yang terkena gejala infeksi liver pada umumnya akan merasa mual, lemas, kurang nafsu makan, berkeringat dan merasa nyeri di perut, berikut pemaparannya:

 

  1. Mual dan Muntah

Gejala infeksi liver mual dan muntah ini umumnya terjadi karena infeksi atau virus yang dinamakan dengan gastroenteritis. Gastoenteritis sendiri adalah peradangan yang terjadi pada saluran pencernaan. Hal ini juga terjadi bagi penderita yang mengalami ciri-ciri batu empedu kronis.

 

  1. Demam

Demam merupakan respon normal dari tubuh yang biasa terjadi oleh infeksi mikroorganisme seperti virus atau bakteri. Gejala infeksi liver ini juga bisa dialami pada penyakit pada organ liver lainnya seperti yang ditimbulkan pada gejala radang empedu.

 

  1. Lemas

Secara klinis keadaan lemas disebut juga asthenia, yaitu keadaan seseorang yang tidak mampu melakukan suatu kegiatan rutin akibat penurunan fungsi tubuh sehingga menyebabkan kelelahan.

 

  1. Kurang Nafsu Makan

Nafsu makan yang menurun membutuhkan perhatian serius ketika dialami lebih dari dua atau tiga hari secara terus menerus. Karena hal ini dapat menimbulkan seseorang kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Penyebab kehilangan nafsu makan ini bukan seperti orang yang sedang stres atau sedih, melainkan karena penyakit infeksi liver yang dialaminya. Sehingga membuatnya mengalami gangguan makan dan mengalami gejala fungsi liver terganggu, seperti yang ditemukan pada penderita hepatitis.

 

  1. Berkeringat

Gejala infeksi liver lainnya yang tidak terlalu kentara dan nampak seperti keadaan normal adalah tubuh yang mengeluarkan keringat, meski suhu udara di dalam ruangan tidak terlalu panas. Umumnya keringat yang muncul akibat penyakit infeksi liver ini pada waktu malam hari. Infeksi yang terjadi ini ditemukan pada pemilik liver yang kurang sehat dan bisa disebabkan oleh bakteri endokarditis.

 

  1. Nyeri dibagian Perut

Gejala infeksi liver yang dirasakan pada penderita adalah seperti menggerogoti, sehingga menimbulkan rasa nyeri yang teramat sangat dibagian perut, khususnya di bagian kanan atas. Kondisi ini disebut juga nyeri ulu liver. Penderitanya kerap menganggap keluhan ini seperti maag sebagai penyebab sakit ulu liver yang diketahuinya, tanpa menyadari adanya indikasi penyakit kronis. Tidak jarang juga penderitanya mengkonsumsi obat herbal nyeri ulu liver untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut.

 

  1. Kelelahan

Dalam istilah medis kelelahan disebut juga fatigue. Fatigue adalah suatu kondisi yang ditandai dengan perasaan letih dan lemah pada seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan. Fatigue yang disebabkan oleh penyakit infeksi liver biasanya sering terjadi secara tiba-tiba meski penderita tidak sedang melakukan kerja berat atau aktivitas padat.

 

  1. Sakit dibagian Otot dan Sendi

Penderita yang mengalami sakit dibagian otot atau biasa disebut dengan pegal-pegal bisa dibagian tubuh mana saja, namun ciri yang muncul pada penderita infeksi liver adalah rasa pegal-pegal diliputi sakit pada bagian persendian. Hal ini bisa terjadi karena infeksi yang sudah menjalar ke seluruh tubuh.

 

  1. Urin Berwarna Coklat Pekat

Akibat infeksi liver yang dialami dapat membuat urin berwarna coklat tua. Berbeda dengan keadaan normal yang lebih berwarna kuning pucat atau kuning terang.

 

  1. Diare

Buang air besar yang terjadi dalam waktu satu hari bisa sampai tiga kali atau lebih. Keadaan ini sering terjadi. Disebabkan oleh infeksi liver yang menyebar hingga menimbulkan infeksi pada saluran pencernaan.

 

Demikianlah penjelasan gejala infeksi liver yang biasa ditemukan dan dialami oleh penderitanya. Gejala infeksi liver bisa saja tidak semuanya dirasakan, namun jika dua atau lebih dari gejala yang telah disebutkan diatas telah lama dialami, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

 

 

Gejala Infeksi Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kerusakan Liver

Cara Mencegah Kerusakan Liver

Cara Mencegah Kerusakan Liver

Kerusakan pada liver ini dapat terjadi karena disebabkan oleh hal- hal tertentu. Kerusakan hati juga dapat di sembuhkan dengan beberapa cara mencegah kerusakan liver. Jika kerusakan liver ini ada penyebabnya dan ada penyembuhannya, tentu ada pula pencegahannya. Beberapa hal dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan liver. Beberapa hal yang dapat dilakukan tersebut antara lain:

 

  1. Membatasi diri dalam mengonsumsi minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol merupakan minuman yang tidak baik bagi kesehatan. Minuman yang mengandung alkohol ini sebagai contoh adalah minuman keras. Agar liver tidak mengalami kerusakan, maka kita harus membatasi diri dalam mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Bila perlu, malah jangan meminum minuman yang mengandung alkohol tersebut. Pengonsumsian minuman yang mengandung alkohol akan dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan pada liver atau liver kita. Maka dari itu hendaknya kita bisa membatasi diri dalam mengonsumsi minuman beralkohol ini. Dalam jangka panjang, minuman yang beralkohol ini juga akan menyebabkan gangguan kesehatan lain tidak hanya pada liver saja.

 

  1. Jangan melakukan seks bebas

Penyakit kerusakan pada liver ini juga dapat disebabkan karena adanya penyakit hepatitis. Penyakit hepatitis B dan hepatitis C ini adalah penyakit menular yang bisa diderita melalui hubugan seks yang tidak aman atau seks bebas. Maka agar terhindar dari penyakit hepatitis B dan juga Hepatitis C ini hendaknya kita menjauhkan diri dari yang namanya hubungan seks bebas. Sebaiknya melakukan hubungan seks pada satu orang saja dan tidak perlu berganti-ganti pasangan. Apabila terpaksa harus berganti pasangan, maka gunakan pengaman agar membuat hubungan seks menjadi lebih aman dan tidak mengundang banyak penyakit.

  1. Hati-hati bila memilih jarum suntik

Salah satu cara penularan penyakit hepatitis B dan C selain melalui hubungan seks yaitu melalui jarum suntik. Orang yang mengonsumsi narkotika lebih mudah terjangkit penyakit hepatitis karena terbiasa berganti-ganti jarum suntik dengan para pemakai lainnya. Jika Anda bukan pemakai narkotika, maka Anda perlu berhati- hati dalam penggunaan jarum suntik. Penggunaan jarum suntik yang sembarangan dan tidak steril dapat menyebabkan datangnya penyakit hepatitis ini. Penyakit hepatitis pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya kerusakan liver.

 

  1. Lakukan vaksinasi

Vaksinasi perlu dilakukan sebagai cara mencegah kerusakan liver. Vaksinasi ini perlu dilakukan agar nantinya setiap orang bisa terjaga kesehatannya. Hingga saat ini vaksinasi yang ditemukan untuk mencegah penyakit hepatitis adalah jenis vaksinasi pencegah hepatitis B. sedangkan untuk vaksinasi pencegahan hepatitis C belum ditemukan. Vaksinasi ini perlu dilakukan untuk siapa saja, tidak memandang usia dan juga jenis kelamin.

 

  1. Berhenti Merokok

Rokok merupakan ladang penyakit. Banyak orang masih saja mengonsumsi rokok dalam kehidupannya sehari-hari meskipun sudah diberitahu bahwa rokok merupakan salah satu sumber penyakit yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Rokok ini mengandung bermacam zat berbahaya yang dapat merusak organ tubuh yang vital bagi manusia.

 

  1. Menghindari mengonsumsi obat-obatan terlarang

Obat-obatan yang dilarang, seperti narkoba dan narkotika dan lain sebagainya bila dikonsumsi bisa menimbulkan kerusakan pada liver serta membahayakan kesehatan tubuh manusia. Selain obat-obatan terlarang yang dikonsumsi melalui mulut, obat-obatan yang disuntikkan dengan melalui intravena juga beresiko dapa mengeluarkan penyakit hepatitis C yang dapat meyebabkan kerusakan pada liver. Oleh karena itu, penggunaan obat-obatan ini haruslah diatur sedemikian rupa oleh dunia medis dan tidak seharusnya digunakan secara bebas.

 

  1. Mengonsumsi obat-obatan dalam takaran atau dosis yang berlebihan

Obat memang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Namun tahukah Anda bahwa obat-obatan ini malah justru dapat menimbulkan penyakit jika penggunaannya tidak dengan dosis yang pas. Bahkan pengonsumsian dengan dosis yang sembarangan dapat menyebabkan kerusakan pada organ- organ tubuh tertentu, termasuk juga liver. Oleh karena itu dalam mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya kita menggunakan resep dari dokter. Berdasarkan penelitian dari Brigham and Women’s Hospital, beberapa obat kolesterol dan juga obat dengan kendungan Tylenol dapat menyebabkan kerusakan pada liver jika dikonsumsi terlalu sering atau dikonsumsi dengan dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan oleh dokter.

 

  1. Menghindari paparan polusi

Menurut pendapat dari Hepatitis Foundation International, bahan kimia yang berada dalam polusi seperti pengencer cat, penyemprot serangga, dan juga bahan kimia lainnya dapat dengan mudah masuk ke dalam liver. Pada jumlah tertentu, zat- zat seperti ini bisa didektoksifikasi, namun jika jumlahnya terlalu banyak justru dapat menyebabkan kerusakan pada liver. Maka dari itu sebaiknya gunakan selalu masker dan juga sarung tangan sebagai pelindung untuk melindungi ketika berhadapan dengan bahan kimia dan juga selalu mencuci tangan.

 

  1. Mengonsumsi makanan yang rendah lemak

Salah satu cara mencegah kerusakan liver adalah dengan banyak mengonsumsi makanan yang rendah lemak. Makanan yang mengandung lemak tinggi dapat memicu kedatangan penyakit liver non- alkohol yang kemudian dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada liver. Maka dari itu, pengonsumsian makanan yang tinggi lemak ini haruslah dibatasi. Makanan yang perlu dibatasi pengonsumsiannya antara lain adalah daging, dan juga produk susu yang tinggi lemak. Dan jenis makanan yang hendaknya tetap dikonsumsi antara lain adalah makanan nabati, biji- bijian, sayuran, dan juga jenis kacang-kacangan.

 

  1. Rajin melakukan olahraga secara teratur

Olahraga merupakan satu aktivitas yang penting bagi kehidupan manusia sehari-hari. olah raga ini banyak sekali manfaatnya, terutama jika dilakukan secara teratur. Salah satu cara mencegah kerusakan liver adalah dengan melakukan olahraga secara teratur. Melakukan rutinitas olahraga secara teratur dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat dan juga menurunkan resiko mengembangkan simpanan lemak yang ada di dalam liver.

 

Demikianlah beberapa cara mencegah kerusakan liver yang kita miliki menjadi sehat dan juga terhindar dari kerusakan. Hal-hal diatas sebaiknya kita lakukan sejak dini agar kita bisa dari awal terhindar dari kerusakan liver.

 

 

 

Cara Mencegah Kerusakan Liver

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanaman Hebal Untuk Penyakit Liver

Tanaman Hebal Untuk Penyakit Liver

Tanaman Hebal Untuk Penyakit Liver

 

Penyakit liver terjadi karena adanya infeksi virus/ bakteri yang ada pada hati yang menyebabkan hati tidak dapat bekerja secara maksimal sebagai metabolisme tubuh. Setiap orang memiliki resiko terkena penyakit liver, baik anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia. Orang yang terkena penyakit liver biasanya membuat penderita sakit kuning yang disertai dengan lesu, lelah, lemah, lunglai dan letih.

 

Penyebab penyakit dapat dikarenakan adanya kelainan hati dari bawaan lahir atau adanya infeksi virus atau bakteri, faktor makanan serta gangguan pada proses metabolisme. Penyakit liver memiliki bahaya yang bisa mengakibatkan penderita mengalami kerusakan hati atau komplikasi lain sepertu radang hati atau bisa juga mengakibatkan kanker hati yang dapat menyebabkan kematian. Komplikasi liver akan sangat berbahaya jika tidak segera ditangani dengan tepat.

 

Tanaman Hebal Untuk Penyakit Liver

Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman hebal untuk penyakit liver yang bisa dijadikan obat herbal, antrara lain:

 

  1. Daun pegagan (Centella asiatica)

Daun pegagan (Centella asiatica) yang biasa kita temui di pekarangan yang lembab, mengandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam, kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vallerine, zat samak. Senyawaa glikosida triterpenoida yang disebut asiaticosida dan senyawaan sejenis, mempunyai khasiat anti lepra (Morbus Hansen). Daun pegagan (Centella asiatica) memiliki efek hepatoprotektor pada penderita hepatitis dengan kandungan asiatikoside yang mekanismenya untuk meningkatkan perbaikan dan penguatan sel hati, selain itu asiatikoside juga berfungsi sebagai penangkap radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel, Selain itu dan pegagan juga berfungsi untuk meregenerasi sel-sel liver yang rusak dan mengembalikannya menjadi sel-sel yang sehat.

 

  1. Temulawak (Curcuma xathoriza)

Temulawak (Curcuma xathoriza) curcumin yang berawal dari ekstrak temulawak bermanfaat sebagai pelindung liver dan memperkuat sel-sel liver serta berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Temulawak merupakan tanaman rimpang yang berasal dari temu-temuan. Temualawak mengandung curcumin yang memiliki khasiat alami sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepatotoksik yang berguna untuk melindungi kesehatan hati.

 

  1. Bawang Putih

Bawang putih memiliki sneyawa alami seperti allicin dan selenium yang berguna dalam proses pembersihan hati dan melindungi hati dari kerusakan racun. Selain itu tanaman hebal untuk penyakit liver ini juga berfungsi untuk membantu mengaktifkan enzim dalam hati yang membantu untuk mengeluarkan racaun dalam tubuh. Bawang putih juga berfungsi utnuk mengurangi kolesterol dan trigleseria yang dapat membebani hati dan menghambat fungsi hati.

 

  1. Anggur

Anggur memiliki sumber vitamin C, Pektin dan aktioksidan yang baik untuk membantu proses pembersihan hati secara alami. Glutathione dan antioksidan yang dimiliki oleh anggir juga mampu menetralisir radikal bebas dan mendetoksifikasi hati. Glutathione membantu dalam proses detoktifikasi logam berat. Selain itu naringenin flavonoid dalam anggur membantu memecah lemak penyebab kerusakan pada hati.

 

  1. Lemon

Lemon mengandung senyawa antioksidan D-Limonene yang mampu mengaktifkan enzim dalam hati untuk proses detoksifikasi. selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi mampu membantu hati untuk menghasilkan lebih banyak enzim untuk membantu melancarkan proses pencernaan. Selain itu lemon juga mampu meningkatkan penyerapan mineral oleh hati.

 

  1. Green Tea

Dengan rutin minum tanaman hebal untuk penyakit liver ini setiap hari mampu membantu mengeluarkan racun dan timbunan lemak dalam tubuh sekaligus untuk meningkatkan radiasi. Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity tahun 2002 menemukan bahawa katekin dalam teh mampu membantu merangsang katabolisme lipid dalam hati. Green tea juga mampu melindungi hari dari kerusakan yang berasal dari alkohol.

 

  1. Alpukat

Alpukat mengandung senyawa glutathione yang dibutuhkan oleh hati untuk membersihkan racun berbahaya. Alpukat mengandung banyak mineral, vitamin dan nutrisi yang mampu mendukung kesehatan hati dan membantu memecahkan lemak.

 

  1. Buah kenari

Tingginya kandungan asam amino l-arginin pada buah kenari mampu membantu proses detoksifikasi pada hati. Selain itu kandungan glutathione dan asam lemak omega-3 mampu membantu proses pembersihan hati secara alami.

 

  1. Brokoli

Brokoli termasuk jenis tanaman hebal untuk penyakit liver yang bermanfaat untuk mendukung proses pembersihan hati secara alami. Brokoli kaya akan senyawa glucosinolates yang mampu membantu karsinogen flush dan racun dalam tubuh. Brokoli juga mengandung lemak-larut vitamin E yang penting untuk membantu fungsi hati.

 

Itulah penjelasan mengenai tanaman hebal untuk penyakit liver. Dengan penerapan yang rutin semoga penyakit liver yang diderita dapat disembuhkan. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat. Terimakasih

 

 

Tanaman Hebal Untuk Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanda Masalah Pada Liver

Tanda Masalah Pada Liver

Tanda Masalah Pada Liver

Tidak banyak orang yang memperhatikan kondisi liver alias liver mereka, padahal liver adalah salah satu organ terpenting pada tubuh. Liver dapat “berbicara” pada Anda dengan menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang dapat terkait dengan masalah kesehatan, terutama penyakit liver. Apabila tanda-tanda ini muncul, Anda perlu mencari cara untuk membersihkan liver Anda. Berikut adalah tanda masalah pada liver yang paling umum dan tidak boleh Anda abaikan.

Liver Anda berfungsi sebagai area penahan racun-racun yang dapat membahayakan kesehatan Anda, seperti racun dari makanan atau obat-obatan yang Anda konsumsi. Liver juga menyimpan zat-zat penting, seperti glikogen, beberapa vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi. Dengan perannya dalam mendetoksifikasi, liver Anda perlu pembersihan berkala. Berikut adalah beberapa tanda masalah pada liver Anda yang membutuhkan pertolongan:

  1. Hati Anda kesulitan mencerna makanan tinggi lemak

Tugas liver adalah menghasilkan empedu, yang penting untuk pencernaan lemak. Pencernaan lemak adalah kunci untuk penyerapan vitamin yang larut dalam lemak (contohnya vitamin D) dimana tulang perlu memperbaharui dan memperkuatnya. Jika liver Anda mencerna makanan dengan banyak lemak, dapat terjadi masalah. Anda mungkin akan menyadari adanya benjolan lemak pada kulit atau kelebihan berat badan, yang dapat menyebabkan obesitas.

 

  1. Anda sering mengalami perut kembung

Perut kembung dapat mengindikasikan nonalcoholic steatohepatitis atau NASH, dimana liver menjadi berlemak, bengkak, dan tergores. Anda perlu mengetahui bahwa liver menempati banyak tempat di perut, sehingga apabila liver bengkak, sangat wajar jika Anda merasakan kembung.

 

  1. Berat badan Anda bertambah secara tak terkendali

Anda tidak dapat mengurangi berat badan walaupun Anda telah mengurangi asupan kalori dan berolahraga. Liver Anda adalah kunci pada regulasi metabolisme. Apabila liver tidak dapat melakukan tugasnya, seluruh sistem tubuh Anda menjadi terhambat. Sulit untuk mengurangi kalori dan lemak saat liver tidak dapat berfungsi untuk mengatur insulin, memecah lemak dan mengatur glukosa darah. Hal ini dapat menghambat penurunan berat badan dan buruk bagi tulang kelebihan berat badan dapat berkontribusi pada menurunnya kepadatan tulang.

 

  1. Anda memiliki perut yang sangat buncit, walau Anda tidak minum alkohol

Tanda masalah pada liver ini dapat terjadi apabila liver bengkak atau tidak berfungsi. Salah satu perbedaan yang jelas pada lemak perut yang terkait dengan liver adalah apabila lemak cenderung berada pada bagian atas perut, di atas lemak perut pada umumnya.

 

  1. Anda selalu merasa kepanasan atau berkeringat berlebih

Tanda masalah pada liver ini adalah akibat dari peran liver yang tidak berfungsi dengan benar pada produksi hormon. Liver memiliki hubungan yang kompleks dengan hypothalamus pusat pengaturan suhu tubuh. Hypothalamus juga berperan dalam kesehatan tulang dengan mengatur kortisol yang merusak tulang dengan melepaskan hormon.

 

  1. Perubahan warna feses dan urin

Warna urin yang berubah, begitu juga dengan feses saat buang air besar perlu dicurigai sebagai salah satu gejala adanya masalah pada organ liver Anda. Ketika bilirubin yang organ ginjal hasilkan sudah tidak mampu liver saring, warna feses dan urin dipastikan akan berubah.

Contoh perubahan warna yang terjadi adalah berubahnya warna urin lebih gelap dan pekat dibandingkan pada kondisi sebelumnya. Untuk warna feses, perubahan turut terjadi dengan warna yang berubah kuning atau lebih ke abu-abu. Jika menemukan adanya tanda masalah pada liver ini, silakan langsung menemui dokter dan menempuh metode diagnosa.

 

Apa yang harus saya lakukan jika mengalami tanda masalah pada liver tersebut?

Banyak program detoks mencurigakan di luar sana yang menjual pil dan produk yang menjanjikan penurunan berat badan. Berhati-hatilah, lakukan penyelidikan dan pilihlah program penurunan berat badan dengan hati-hati. Beberapa program dapat sangat berbahaya. Kami merekomendasikan untuk membersihkan liver Anda dengan cara alami, yaitu dengan mengeluarkan toxin dengan pola makan dan gaya hidup Anda. Saat Anda mengonsumsi bahan-bahan alami, seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan protein tanpa lemak, tubuh Anda akan mengeluarkan racun dan membersihkan secara alami. Pastikan Anda mengurangi makanan dengan kadar gula dan lemak yang tinggi. Liver Anda akan lebih sehat.

 

 

Tanda Masalah Pada Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment