Tanda Kerusakan Liver

Tanda Kerusakan Liver

Tanda Kerusakan Liver

Tanda Kerusakan Liver – Hati menjadi organ yang sangat penting untuk kesehatan. Hati berperan sepenuhnya untuk membantu pencernaan dan mengolah semua zat yang masuk ke dalam tubuh. Ketika makan sepotong coklat atau minun segelas kopi, maka hati akan membantu memecah semua komponen dan senyawa dalam makanan atau minuman. Kemudian racun akan dinetralisir oleh liver sementara sari makanan akan diserap oleh tubuh. Jadi semua orang akan membutuhkan liver untuk mendukung kerja organ lain dalam tubuh.

Pada dasarnya liver juga bisa rusak oleh berbagai sebab yang berbeda. Setiap orang memiliki kondisi kesehatan liver yang berbeda. Namun umumnya kerusakan liver tidak pernah menunjukkan gejala yang terlihat hingga kerusakan sudah parah. Berikut ini beberapa Tanda Kerusakan Liver yang bisa dilihat dari luar tubuh :

 

  1. Organ mata dan kulit mulai menguning

Tanda Kerusakan Liver yang pertama bagian tubuh mulai menguning. Biasanya tidak akan berfungsi baik untuk mengolah makanan yang mengandung zat kuning atau yang sering disebut Bilirubin, akibatnya organ tubuh seperti mata dan kulit secara perlahan akan berubah warna menjadi kuning, tanda lainnya urin serta feses Anda akan lebih keruh dan lebih gelap.

  1. Perut Anda mengalami sakit

Sakit perut memang sering terjadi dan mungkin anda akan mengabaikan hal tersebut dan berpikir hal tersebut karena makanan saja, namun jika anda sering mengalami sakit pertu disertai pembengkakan maka berhati-hatilah sebab itu bisa jadi Tanda Kerusakan Liver Anda atau mungkin liver Anda mulai tak berfungsi secara baik lagi.

  1. Sendi-sendi Anda akan terasa nyeri

Sering lelah, kehilangan nafsu makan adalah Tanda Kerusakan Liver yang selanjutnya, ini sangat berkaitan dengan hepatitis Autoimun atau kondisi tubuh melakukan serangan ke jaringan hati tersebut. Ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang tidak bisa mendeteksi penyakit dalam hati sehingga malah merusak jaringan hati itu sendiri.

  1. Timbul Bercak pada sekitar kulit

Selain membuat kulit Anda berubah menjadi kuning, Tanda Kerusakan Liver juga akan menimbulkan bercak-bercak pada kulit Anda. Ini disebabkan oleh hati yang tak berfungsi secara baik untuk mengolah dan menyaring darah. Bercak tersebut bisanya akan lebih banyak muncul pada area dada  Anda.

  1. Bingung

Tanda Kerusakan Liver lainnya juga akan menyebabkan penumpukan zat zat tembaga dalam otak serta darah Anda. Ini biasanya akan membuat anda semakin bingung atau kepikunan. Hal ini biasanya terjadi ketika hati anda mulai rusak parah.

  1. Otot-otot Anda mulai melemah

Tanda Kerusakan Liver yang berikutnya mulai tak berfungsi dengan baik adalah otot Anda akan semakin melemah, pegelangan tangan dan kaki akan mengalami pembekakan, ini diakibatkan karena hati tak bisa mengolah cairan dengan baik sehingga membuat cairan itu tidak seimbang

  1. Pembengkakan limpa

Pembengkakan limpa bisa menjadi Tanda Kerusakan Liver yang sanga serius. Limpa merupakan organ kecil yang terletak di bagian perut atas. Pembengkakan limpa bisa menyebabkan beberapa gejala seperti tubuh yang sangat lemah, rasa nyeri seperti tertusuk pada bagian perut atas, kurang nyaman, tidak bisa makan, selalu mual dan keinginan muntah yang besar. Ketika gejala ini sudah muncul maka bisa menyebabkan penderita kekurangan kebutuhan nutrisi manusia.

  1. Tubuh kurus dan tidak nafsu makan

Tanda Kerusakan Liver yang terakhir adalah tubuh menjadi kurus akibat tidak nafsu makan. Ketika kerusakan liver sudah menyebabkan komplikasi pada beberapa organ lain maka tubuh sama sekali tidak akan menerima makanan dengan baik. Rasa tidak nyaman seperti sakit perut dan keinginan untuk muntah menyerang maka akan mengurangi nafsu makan. Bahkan jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka tubuh akan kekurangan nutrisi, berat badan yang menurun drastis dan fisik yang sangat kurus.

 

Nah itulah beberapa Tanda Kerusakan Liver. Segeralah periksa jika tanda tersebut mulai ada dalam tubuh Anda ya. Mengingat liver memiliki fungsi yang sangat penting,maka lebih baik untuk mencegah semua kerusakan liver sejak dini. Perhatian terhadap semua perubahan kondisi tubuh akan membuat Anda merasa lebih bijak dalam menjaga kesehatan.

 

 

Tanda Kerusakan Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

Penyakit liver atau penyakit hati tentu akan mempengaruhi fungsi hati dan menyebabkan kerusakan parah. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya pada tahap awal memang terjadi secara samar-samar, oleh sebab itu bagi yang tidak sensitif atau tidak menghiraukannya bisa jatuh ke dalam gangguan liver yang berat. Di bawah ini ada beberapa Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya, diantaranya :

 

  1. Keracunan Acetaminophen

Acetaminophen atau obat parasetamol adalah agen analgesik umum yang sering digunakan sebagai penurun panas atau untuk mengatasi nyeri ringan. Mengambil lebih dari dosis yang ditentukan dapat menyebabkan kerusakan hati dan kelainan pada tes darah yang digunakan untuk menilai fungsi hati. Toksisitas hati terjadi ketika sejumlah kecil acetaminophen dikonversi ke produk sampingan metabolisme beracun, yang berikatan dengan protein dalam hati dan menyebabkan cedera pada sel-sel hati. Jumlah zat beracun yang dihasilkan dan kemampuan hati untuk menghapus akan menentukan tingkat kerusakan hati. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya termasuk mual, muntah, dan pada kasus yang berat, dapat terjadi penumpukan asam dalam darah.

  1. Sakit Liver Akibat Alkohol

Terlalu sering mengonsumsin produk alkohol dapat menyebabkan penyakit hati alkoholik dan sering terlihat pada orang peminum berat. Kondisi ini akhirnya dapat mengarah ke sirosis hati. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya karena alkoholik meliputi nyeri perut, kebingungan, mulut kering, kelelahan, demam, sakit kuning, mual, dan kehilangan nafsu makan. Kondisi yang lebih parah dapat menyebabkan halusinasi, pusing, sulit berkonsentrasi, denyut jantung cepat, dan kelesuan. Penyakit hati alkoholik berkembang menjadi penyakit perlemakan hati, fibrosis, sirosis, dan hepatitis alkoholik. Konsumsi alkohol harus dihentikan agar gejala liver tersebut dapat berkurang. Diet tinggi karbohidrat dapat meminimalkan pemecahan protein dalam hati. Multivitamin yang mengandung tiamin dan asam folat bisa digunakan untuk memperbaiki gejala.

  1. Penyakit kuning

Sakit kuning dianggap sebagai Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya dan bukanGejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya penyakit. Hal ini menyebabkan perubahan warna kuning pada kulit dan mata karena akumulasi bilirubin, enzim hadir dalam empedu. Penyakit kuning mungkin hasil dari kondisi yang mendasarinya seperti hepatitis autoimun, saluran empedu diblokir, hepatitis akibat obat, hepatitis kronis aktif, dll. Dan inilah yang sering kita kenal sebagai Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya pada tahap awal.

  1. Hepatitis

Hepatitis berarti peradangan pada hati yang bisa disebabkan oleh virus ataupun obat-obatan tertentu. Virus hepatitis A, B, C, D, atau E merupakan virus penyebab hepatitis, meskipun konsumsi alkohol yang berlebihan, racun, dan beberapa obat dapat menyebabkan hepatitis. Hepatitis dapat terjadi akut atau kronis Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat hepatitis termasuk nyeri perut, urin gelap, pembesaran hati, kelelahan, sakit kuning, dll.

  1. Fibrosis Hati

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat proses peradangan yang berkepanjangan (kronis) jaringan hati bisa berserat-serat kebih kasar karena mengalami fibrosis yang menyebabkan hilangnya fungsi hati. Biasanya ini adalah kelanjutan dari hepatitis baik karena virus ataupu alkohol. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat fibrosis hati termasuk sakit perut, mudah memar, kelelahan, tangan gatal, mual, edema, kelemahan, penurunan berat badan, dll.

  1. Sirosis Hati

Sirosis hati merupakan kelanjutan dari hepatitis dan fibrosis, pada kondisi ini secara bertahap terbentuk jaringan parut yang luas pada hati yang mengganti sel-sel sehat, hati menjadi kehilangan kekenyalannya dan mulai mengeras, menghalangi aliran darah melalui hati. Beberapa penyebab umum dari sirosis hati adalah penyakit alkohol hati, hepatitis autoimun, dan penyumbatan saluran empedu. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat sirosis hati termasuk sakit perut, kelelahan, urin berwarna gelap, kurang nafsu makan, gagal hati, mual, dan warna kuning pada kulit dan mata. Kerusakan hati karena sirosis sering ireversibel meskipun pengobatan bisa menunda perkembangan penyakit ini. Menghentikan penggunaan alkohol yang berlebihan dan mengikuti diet yang sehat dapat membantu pasien sirosis hati. Jaringan parut yang berlebihan dari hati yang menyebabkan kerusakan hati akan membutuhkan transplantasi hati karena memang tidak bisa kembali normal lagi.   – Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

  1. Kanker Hati Primer

Kanker hati primer dapat terjadi tanpa diketahui gejalanya sampai menjadi kondisi lanjut dan menjadi sangat berat karena Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya yang satu ini tidak mudah dikenali. Celakanya lagi kanker hati primer tidak mudah diobati dan dapat menyebabkan kematian. Kondisi ini tidak sama dengan kanker hati metastatik, yang merupakan kanker hati akibat adanya kanker dari organ lain yang menyebar ke hati. Kanker hati primer berarti kanker memang berasal dari sel-sel hati itu sendiri. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat kanker hati termasuk perubahan warna kuning pada kulit, sakit perut dan bengkak, pembesaran hati, kelemahan dan kelesuan, kehilangan nafsu makan bersama-sama dengan mual dan muntah. Faktor risiko kanker hati termasuk diabetes, peminum alkohol, perokok, dan penyakit hepatitis kronis. Metode pengobatan kanker hati termasuk kemoterapi, radioterapi, transplantasi hati, dan operasi.

  1. Penyakit Fatty Liver

Jika Anda sering mudah lelas yang disertai dengan rasa sakit di perut kanan bagian atas mungkin itu merupakan Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat perlemakan hati. Pada tahap lanjut, penyakit perlemakan hati dapat menimbulkan gejala mual, kurang nafsu makan, gagal hati, penurunan berat badan, dll. Pasien yang gemuk dapat mengembangkan sirosis hati. Penyakit hati berlemak dapat disebabkan karena sindrom metabolik, yang dapat mencakup risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Pada penyakit hati berlemak, sel-sel hati yang sehat digantikan oleh sel-sel lemak. Penyakit perlemakan hati sederhana disebut steatosis di mana hati menjadi besar karena timbunan lemak.  – Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

  1. Sclerosing cholangitis

Sclerosing cholangitis adalah peradangan saluran empedu yang mengarah ke hati. Kondisi ini sering dikaitkan dengan kolitis ulserativa (radang usus). Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya yang satu ini termasuk juga infeksi saluran empedu yang menyebabkan menggigil dan demam, kelelahan, gatal-gatal, dan penyakit kuning yang parah akibat peradangan pada saluran empedu. Strategi pengobatan yang digunakan termasuk antibiotik, suplemen vitamin, dan antipruritus untuk mengurangi rasa gatal.

 

 

 

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver – Fungsi organ hati adalah untuk melindungi infeksi melalui proses pembuangan bahan beracun dan segala bakteri dari darah sehingga kesehatan tubuh dapat tetap terjaga. Hati pun memiliki peran besar dalam menyimpan energi serta membuat kadar gula lebih teratur, berikut juga hormon serta enzim dalam darah. Infeksi virus menjadi pemicu utama dari terjadinya peradangan pada organ hati dan berikut adalah Bahaya Penyakit Liver yang perlu diwaspadai, diantaranya :

 

  1. Sering merasa mual

Bahaya Penyakit Liver yang pertama yaitu sering merasa mual. Entah Anda bekerja atau tidak, menjadi sering merasa mual pasti dirasa tidak nyaman sama sekali karena akan mengganggu aktivitas. Mual ini terjadi pada penderita liver di mana memang kondisi ini serupa dengan gejala masuk angin, sakit maag atau malah tipes. Jika Bahaya Penyakit Liver seperti ini tak kunjung sembuh atau membaik, jangan remehkan dengan membiarkannya terus-menerus, melainkan segera temui dokter sebelum kondisi menjadi lebih serius dan fatal.

  1. Turunnya berat badan secara drastis

Bahaya Penyakit Liver sebaiknya tidaklah dianggap remeh karena bisa menyebabkan berat badan secara drastis jika tidak segera mendapatkan penanganan khusus dari dokter. Hilangnya nafsu makan pada penderita akan mengakibatkan penurunan berat badan yang drastis. Apabila gejala hilangnya nafsu makan tidak segera ditangani, maka tentu akan membawa efek buruk bagi tubuh, contohnya adalah turunnya berat badan ini.

  1. Warna feses yang berubah

Saat bagian organ hati kita terkena radang dan fungsinya terganggu, tubuh pun akan mengeluarkan feses yang warnanya berubah tak seperti biasa. Warnanya bakal lebih cerah yang disebabkan oleh zat kuning yang tidak dapat dibuang dari dalam tubuh. Bahaya Penyakit Liver ini jugalah yang memengaruhi air urin menjadi sangat keruh.

  1. Kerap mimisan

Bahaya Penyakit Liver dapat dengan mudah mengalami mimisan yang frekuensinya cukup sering, apalagi bila melakukan kegiatan yang termasuk padat. Mimisan adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja, namun hal ini tidak terlalu diperhatikan dan justru biasanya diremehkan. Mimisan bukan hanya sekadar kelelahan, tapi juga sebagai tanda bahwa ada yang tak beres pada organ tubuh kita, termasuk hati.

  1. Tubuh menguning

Bahaya Penyakit Liver lainnya dapat mengubah warna kulit tubuh menjadi kuning dan itulah alasan mengapa sakit liver atau hepatitis juga dikenal dengan nama sakit kuning. Bahaya Penyakit Liver seperti ini bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Pada tahap ini, bagian organ hati bukan lagi hanya mengalami peradangan, namun juga terjadi pembengkakan.

  1. Menjadi cepat lelah

Tubuh menjadi kurang bisa diajak bekerja sama ketika penyakit liver menyerang karena otomatis tubuh menjadi sangat mudah lelah. Ketika orang normal menjadi lelah karena melakukan terlalu banyak aktivitas, rasa lelah yang ekstrim bisa terjadi pada orang yang mengalami gejala sakit liver yang biasanya dialami oleh para orang dewasa. Bahaya Penyakit Liver ini adalah risikonya yang bisa memicu kematian jika tidak segera mendapatkan pertolongan serta pengobatan yang benar.

  1. Muncul bercak biru

Tidak hanya tubuh bisa berubah menguning, rupanya bercak biru pun dapat muncul yang termasuk di dalam gejala dari penyakit hepatitis atau liver ini. Alasan mengapa tubuh memiliki bercak-bercak biru adalah karena kurangnya asupan makanan berkandungan protein tinggi. Ketika penyakit liver melanda, nafsu makan akan otomatis berkurang dan bukan hanya akan menyebabkan turunnya berat badan drastis, melainkan juga kekurangan nutrisi seperti protein. Bahaya Penyakit Liver seperti ini lebih dikenal dengan sebutan memar, namun memang memar yang terjadi bukanlah karena terbentur benda tumpul maupun bekas pukulan. Murni memar kebiruan akan muncul karena kurangnya asupan protein pada tubuh penderita penyakit liver.

  1. Perubahan bentuk perut

Sadar atau tidak, bagi penderita liver, bentuk perut akan berubah dan ukurannya bakal semakin membesar. Bahaya Penyakit Liver ini tidak ada hubungannya dengan membesar karena terlalu banyak makan sebab penderita sendiri akan merasa malas untuk makan karena kurangnya nafsu makan. Membesarnya perut bukan karena lemak dari makanan yang dikonsumsi, melainkan Bahaya Penyakit Liver ini adalah salah satu efek dari pembengkakan yang terjadi di perut bagian kanan bawah. Ketika menyadari adanya pembengkakan, jangan ragu dan lebih baik segera menghubungi atau menemui dokter agar segera ditangani dan diobati secara tepat.

  1. Bentuk kuku mengalami kelainan

Bahaya Penyakit Liver lainnya jika menderita penyakit liver adalah bentuk kuku yang mengalami kelainan. Coba lihat bagian kuku yang biasanya dapat mengalami perubahan bentuk di mana kuku akan lebih melengkung. Hal ini menyebabkan kuku dari penderita penyakit hepatitis tidak tampak bagus jika dibandingkan dengan kuku orang yang tidak menderita sakit liver. Apabila kuku panjang, maka akan semakin terlihat jelas perbedaan kuku yang normal dan yang mengalami kelainan.

  1. Anemia

Sel darah merah akan dipengaruhi oleh penyakit liver sehingga penderita penyakit hepatitis atau liver menjadi lebih gampang lelah. Jika tubuh melemas setelah melakukan banyak kegiatan atau aktivitas yang berat, penderita penyakit liver akan kekurangan sel darah merah sehingga akhirnya menjadi lemas. Pada akhirnya, aktivitas pun akan menjadi terhambat sebab semakin penderita memaksakan untuk bergerak aktif, tubuh pun akan menjadi semakin lemah.

 

Jangan selalu menganggap remeh suatu penyakit yang datang pada Anda, kenali dahulu gejalanya cari tahu penyebabnya dan cari tahulah apakah penyakit yang menyerang Anda merupakan penyakit yang berbahaya atau tidak. Dalam ulasan kali ini kita membahas Bahaya Penyakit Liver yang mana penyakit ini juga jangan sampai dianggap enteng karena bisa fatal jika tidak segera diobati, semoga bermanfaat…

 

Bahaya Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tahapan Penyakit Liver

Tahapan Penyakit Liver

Tahapan Penyakit Liver

Tahapan Penyakit Liver – Ada berbagai jenis penyebab penyakit liver. Namun apapun itu, kerusakan hati yang sampai menimbulkan penyakit liver umumnya terjadi melalui proses atau cara yang sama. Apakah hati terinfeksi dengan virus, teracuni oleh bahan kimia, atau diserang oleh sistem kekebalan tubuh Anda sendiri, masalah dasarnya adalah sama, yaitu liver akan menjadi begitu rusak sehingga tidak bisa lagi bekerja dengan baik.

Jika penyakit liver sudah menyerang dan melumpuhkan fungsi hati, maka ini akan membahayakan nyawa seseorang, karena hati memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh, yaitu: Membantu melawan infeksi dan membersihkan darah, membantu mencerna makanan dan menyimpan energi ketika tubuh membutuhkannya.

Hati yang sehat memiliki kemampuan luar biasa untuk tumbuh kembali, atau regenerasi, ketika rusak. Namun pada suatu kondisi hal ini tidak terjadi sehingga terjadilah penyakit hati kronis atau penyakit liver kronis.

Berikut adalah Tahapan Penyakit Liver, mulai dari awal hingga terjadinya tahap akhir yang kita sebut dengan gagal hati.

 

  1. Peradangan Hati

Tahapan Penyakit Liver ini terjadi pada tahap awal penyakit liver jenis apapun, hati bisa menjadi meradang sehingga membengkak dan terkadang terasa sakit. Proses peradangan menunjukkan bahwa tubuh sedang mencoba untuk melawan infeksi atau menyembuhkan cedera. Tapi jika peradangan berlanjut dari waktu ke waktu, dapat mulai merusak hati secara permanen. Peradangan hati disebut dengan hepatitis.

Jika peradangan hati didiagnosis dan diobati dengan segera dan berhasil pada Tahapan Penyakit Liver ini, maka peradangan dapat sembuh dan hati kembali normal.

 

  1. Fibrosis Hati

Jika Tahapan Penyakit Liver diatas tidak diobati atau menyembuh dengan sempurna, maka hati yang meradang akan mulai membentuk bekas luka. Bekas luka yang parah akan membentuk jaringan parut, menggantikan jaringan hati yang sehat. Proses ini disebut fibrosis. (Jaringan parut adalah semacam jaringan fibrosa.)

Jaringan parut tidak bisa melakukan fungsiTahapan Penyakit Liver seperti hati sehat. Selain itu, jaringan parut dapat menghalangi darah mengalir melalui hati. Karena lebih banyak jaringan parut yang terbentuk, maka hati tidak dapat berfungsi seperti sedia kala. Atau, bagian hati yang masih sehat harus bekerja lebih keras untuk meng-kompensasi jaringan hati yang rusak.

Jika sampai pada Tahapan Penyakit Liver ini didiagnosis dan diobati dengan berhasil, maka masih ada kemungkinan bagi hati untuk menyembuhkan dirinya sendiri dari waktu ke waktu.

 

  1. Sirosis Hati

Akan tetapi jika pada Tahapan Penyakit Liver diatas tidak ditangani, hati bisa mengalami kerusakan yang begitu serius sehingga tidak bisa lagi menyembuhkan dirinya sendiri. Pada tahap ini ketika kerusakan hati tidak dapat dikembalikan maka disebut sirosis hati atau sirosis hepatitis. Tahapan Penyakit Liver sirosis hai ini dapat menyebabkan sejumlah komplikasi termasuk penyakit kanker hati.

 

  1. Kanker Hati

Secara garis besar ada dua macam kanker hati, kanker yang tumbuh dan berasal dari sel hati disebut kanker hati primer sedangkan kanker yang berasal dari organ lain dan menyebar di hati disebut kanker hati sekunder. Sirosis dan hepatitis B merupakan faktor risiko utama kanker hati primer. Namun demikian, kanker bisa saja berkembang di hati pada setiap Tahapan Penyakit Liver dalam perkembangan penyakit hati.

 

  1. Gagal hati

Gagal hati berarti hati kehilangan sebagian besar atau telah kehilangan seluruh fungsinya. Ini merupakan Tahapan Penyakit Liver yang mengancam jiwa yang menuntut perawatan medis yang intens.

Gejala pertama gagal hati yaitu sering mual, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan diare. Namun, karena gejala-gejala ini dapat memiliki sejumlah penyebab lain, maka akan sulit untuk memastikan bahwa itu benar-benar gagal hati kalau hanya memperhatikan gejala tersebut. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan yang lengkap.

Gagal hati adalah Tahapan Penyakit Liver yang mengancam jiwa yang menuntut perawatan medis yang mendesak. Seiring dengan berkembangnya gagal hati, gejala-gejala pada Tahapan Penyakit Liver akan menjadi lebih serius. Pasien mungkin menjadi mudah bingung, dan sangat mengantuk bisa terjadi koma dan bahkan kematian. Oleh karena itu pengobatan segera sangat diperlukan.

Ketika gagal hati terjadi sebagai akibat dari Tahapan Penyakit Liver sirosis, maka berarti bahwa hati mengalami kegagalan secara bertahap pada beberapa waktu, mungkin selama bertahun-tahun. Ini disebut gagal hati kronis.

Gagal hati kronis juga dapat disebabkan oleh kekurangan gizi. Pada kasus yang jarang, gagal hati dapat terjadi tiba-tiba, dalam waktu 48 jam. Kondisi ini disebut sebagai gagal hati akut dan biasanya akibat dari keracunan atau overdosis obat

 

Sekian ulasan mengenai Tahapan Penyakit Liver, untuk mengetahui gejala dan penyebab masalah hati ini harus memerlukan pemeriksaan yang intens. Hanya dengan melihat gejala yang jelas terlihat oleh mata, kita tidak dapat mendiagnosanya sendiri. Untuk itu jika terdapat gejala-gejala seperti yang dikatakan di atas maka tidak ada salahnya untuk mengunjungi dokter terdekat atau dokter kepercayaan Anda agar masalah hati ini tidak menjalar dengan cepat yang berakhir pada gagal hati. Semoga bermanfaat…

 

Tahapan Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Liver Apakah Menular ?

Penyakit Liver Apakah Menular ?

Penyakit Liver Apakah Menular ?

Penyakit Liver Apakah Menular ? – Liver merupakan organ penting yang ada di dalam tubuh. Organ ini termasuk salah satu organ terbesar dibanding organ tubuh lainnya. Salah satu fungsi liver adalah menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh. Karena itu, jika fungsi liver tidak berjalan dengan baik, maka berbagai penyakit akan mudah masuk.

Penyakit Liver atau kadang dikenal juga dengan penyakit hepatitis adalah peradangan hati yang menahun atau kronis yang ditandai dengan proses peradangan atau biasa disebut hepatitis, kematian jaringan hati (nekrosis), penambahan jaringan ikat dengan terbentuknya gumpalan-gumpalan atau adanya pembengkakan kecil jaringan (nodus) yang mengganggu susunan dan fungsi hati.

Peradangan hati sangat berbahaya karena hati mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh anda. Hati mempunyai fungsi sebagai alat ekskresi. Dalam kerjanya hati membantu fungsi ginjal dengan membantu melakukan pemecahan senyawa yang bersifat racun serta menghasilkan amonia, urea, dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Pada umumnya proses pemecahan senyawa racun oleh hati disebut proses detoksifikasi.

Penyakit ini ada banyak macamnya, diantaranya adalah penyakit hepatitis Akibat virus hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C. Ketiga jenis virus hepatitis tersebut dapat menular dari satu orang ke orang lain. Bahkan dikatakan bahwa penyakit hepatitis B dan C itu lebih menular dibanding dengan penyakit AIDS. Yaitu penyakit yang menyerang sistem imun tubuh seseorang. Karena itu, jika seseorang sudah terjangkit penyakit hepatitis B dan atau C, maka sangat mungkin orang terdekatnyapun akan tertular penyakit hepatitis . Oleh sebab itu, agar tidak menyebar, maka harus diketahui penyebab, dan pencegahan dari penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus.

Sehingga yang di tularkan antara sesama manusia adalah virus hepatitis nya bukan penyakitnya. Karena penyakit liver pun dapat disebabkan oleh non virus, contohnya adalah toxic hepatitis yaitu akibat keracunan (obat-obatan atau bahan kimiawi), Alkoholik hepatitis yakni akibat terlalu banyak minum-minuman alkohol. Dua jenis tersebut (alhokolik hepatitis dan toxic hepatitis) tidak termasuk kepada golongan penyakit menular. Kesimpulannya adalah yang ditularkan antara manusia dan manusia adalah virus penyebab penyakit ini. Sehingga pertanyaan apakah penyakit liver menular ?, maka jawabannya adalah ada yang menular dan ada juga yang tidak menular tergantung dari penyebab dan jenis penyakit orang tersebut.

 

Penyebab Penyakit Liver

Penyebab Penyakit Liver pada umumnya adalah virus, bahan-bahan beracun, bakteri dan alkohol. Masuknya penyebab Penyakit Liver tersebut biasanya melalui berbagai zat makanan dan minuman yang anda konsumsi yang tidak diproses dengan baik, kondisi dalam keadaan tidak bersih dan memang pada dasarnya mengandung racun. Selain itu pola hidup yang tidak sehat seperti meminum minuman yang mengandung alkohol juga bisa menjadi penyebab penyakit ini.

 

Gejala Penyakit Liver

Karena penyakit ini sangat berbahaya bagi kesehatan anda, oleh karena itu sangatlah penting untuk mengetahui gejala penyakit liver agar anda bisa mengetahui apakah Anda sedang mengidap penyakit liver dan melakukan pencegahan dini serta pengobatan.

Gejalanya yang umum dikenal adalah adanya perubahan warna selaput mata yang menjadi kuning, sehingga penyakit ini terkadang juga dikenal dengan nama penyakit kuning. Secara umum gejalanya adalah sebagai berikut :

  • Mudah kehilangan selera makan dan sering merasa mual-mual.
  • Sangat mudah merasa kelelahan, badan sering merasa kelelahan dan tidak bersemangat.
  • Warna kulit dan selaput mata berubah menjadi kuning.
  • Gairah seks menurun.
  • Perut bagian kanan atas sering terasa nyeri.
  • Warna urine berubah menjadi berwarna coklat.
  • Berat badan mengalami penurunan yang cukup drastis.
  • Mengalami pegal-pegal,otot terasa sakit dan demam walaupun ringan.
  • Kadar gula dalam tubuh juga rendah.Gambar Apakah Penyakit Liver Menular
  • Sering buang air besar (diare).

 

Pencegahan Penyakit Liver

Sebelum terlanjur terkena penyakit ini, sebaiknya Anda melakukan pencegahan. Untuk pencegahan penyakit ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan, diantaranya adalah :

  • Melakukan pola hidup yang sehat seperti tidak merokok dan tidak minum minuman yang mengandung alkohol.
  • Menghindari makanan dan minuman yang mengandung zat yang beracun atau zat yang berbahaya bagi fungsi hati anda.
  • Selalu mencuci makanan sebelum anda mengkonsumsinya.
  • Selalu berkonsultasi dengan dokter anda jika anda mengalami gejala-gejala penyakit liver.
  • Melakukan tes medis untuk memastikan apakah anda mengidap penyakit liver atau tidak.

 

Demikian artikel mengenai menular tidaknya Penyakit Liver. Semoga dengan mengetahui lebih banyak tentang penyakit liver, kita bisa terhindar dari penyakit ini. Semoga bermanfaat..

 

 

Penyakit Liver Apakah Menular ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Mencegah Penyakit Liver

Tips Mencegah Penyakit Liver

Tips Mencegah Penyakit LiverTips Mencegah Penyakit Liver – Banyak sekali hal yang dapat menjadi penyebab penyakit liver. Pengetahuan yang berkembang di masyarakat yang masih sedikit menyebabkan terjadinya mitos tentang penyebab sakit liver ini. Beberapa mitos tidak sepenuhnya salah, namun perlu diluruskan supaya lebih jelas. Penyebab sakit liver sendiri ada banyak sekali, namun disini kita hanya akan membahas beberapa hal Tips Mencegah Penyakit Liver. Berikut ini beberapa Tips Mencegah Penyakit Liver yang sangat mudah dilakukan, diantaranya :

 

  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tips Mencegah Penyakit Liver pertama yaitu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Selalu membiasakan diri dari hal yang paling kecil namun memiliki fungsi dan manfaat yang baik, seperti membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu dengan menggunakan sabun khusus pembersih tangan (hand soap) agar bakteri dan kuman yang bersarang pada kulit tangan mati. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal mulai dari dalam rumah membiasakan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah kecil, menutup makanan dengan tudung saji, kebersihan dari kamar kecil (toilet) dan lain sebagainya.
  • Rajin mengkonsumsi air mineral. Tips Mencegah Penyakit Liver yang kedua yaitu rajin mengonsumsi air mineral. Minimal sehari 8-10 gelas atau setara dengan 1,5-2 liter per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan anda.
  • Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan bahan pengawet. Tips Mencegah Penyakit LiverTips Mencegah Penyakit Liver berikutnya yaitu menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh. Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu sumber energi penting dalam tubuh, namun kebutuhan lemak dalam tubuh tetap harus terkendali dan diseimbangkan dengan kebutuhan gizi dan nutrisi lainnya. Bila tubuh banyak menyimpan dan menimbun lemak maka akan berakibat pada penurunan salah satu fungsi organ tubuh dan mudah terserang penyakit. Hindari makanan seperti makanan yang banyak menggunakan santan, makanan pedas, makanan yang menggunakan bahan pewaran kimia dan bahan pengawet makanan biasanya terdapat pada makanan dalam kemasan atau siap saji yang sudah lama pengolahannya. Karena hal tersebut akan memicu penyakit liver.
  • Banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Buah dan sayur merupakan sumber energi yang mengandung gizi, mineral, zat besi, magnesium, vitamin dan sumber nutrisi lainnya yang terkandung dalam buah dan sayur. Tips Mencegah Penyakit Liver lainnya dengan rajin mengkonsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin A, B, C dan D serta vitamin lainnya. Buah yang aman dikonsumsi bagi penderita penyakit liver atau hati seperti buah pepaya, jeruk, pisang, apel, mangga dan macam buah lainnya dan yang harus dihindari adalah buah nanas, nangka, durian. Ketiga buah tersebut mengandung zat yang dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan hati.
  • Menerapkan dan menyeimbangkan nilai gizi yang dibutuhkan tubuh. Mengkonsusmsi makanan yang diperkaya dengan karbohidrat, protein, zat besi dan zat gizi lainnya sangat penting dibutuhkan tubuh. Dengan menyeimbangkan kebutuhan akan gizi dan nutrisi dalam tubuh, misalnya ikan, telur, roti, gandum, nasi merah, kacang polong, kacang merah dan lain sebagainya. Tentunya semua itu harus diimbangi dengan gaya hidup, kebiasaan hidup yang baik dengan menghindari kebiasaan buruk. Satu hal yang paling penting bagi penderita yang terdiagnosa terserang penyakit hati adalah menghindari makanan dengan selera pedas, menghindari makanan yang mengandung rasa masam, hindari penggunaan saus, mengurangi kebiasaan minum air dingin, gorengan dan jenis makanan lainnya.
  • Olahraga yang teratur. Tips Mencegah Penyakit Liver yang satu ini sangat berdampak pada kesehatan kita. Setiap harinya disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan anda minimal 2 kali dalam seminggu minimal 1-2 jam per session.
  • Mengkonsumsi suplemen tambahan yang aman tanpa efek samping apapun. Tips Mencegah Penyakit Liver lainnya juga bisa mengonsumsi suplemen tambahan sebagai salah satu upaya membantu memperkuat sistem imun atau pertahanan diri dan tubuh dari serangan penyakit. Disarankan mengkonsumsi suplemen herbal yang dipercaya aman, dan memiliki khasiat terpercaya.

 

Itulah beberapa Tips Mencegah Penyakit Liver yang bisa dilakukan di rumah dan bagi Anda yang mempunyai faktor risiko terkena penyakit liver mungkin Tips Mencegah Penyakit Liver bisa Anda lakukan karena tindakan pencegahan bisa menurunkan risiko kita terkena penyakit liver. Semoga bermanfaat..

 

Tips Mencegah Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver

Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver

Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver

Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver – Liver merupakan organ dalam yang terletak di kanan perut atau tepatnya di bawah sekat rongga perut yang membagi antara dada dan perut. Organ ini berperan penting bagi tubuh karena berfungsi memecah racun yang terdapat dalam tubuh. Karena itu, hati atau liver sangat rawan mengalami kerusakan.

 

Penyakit liver bisa disebabkan karena beberapa hal, bisa dari virus, bakteri atau penyebab lain misalnya rokok dan alkohol. Oleh karena itu, jika anda menderita penyakit liver memiliki makanan pantangan yang perlu anda perhatikan. Ada beberapa pantangan penyakit liver yang harus dihindari demi menjaga agar penyakit ini tidak semakin parah. Pantangan yang ada ini juga bertujuan untuk menunjang pengobatan yang dilakukan.

 

Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver

Berikut makanan yang menjadi Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver (hati), diantaranya :

 

  1. Makanan Berlemak Tinggi

Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver Pantangan untuk Penderita Penyakit Liveryang pertama yaitu makanan berlemak tinggi. Makanan dengan kandungan lemak yang sangat tinggi. Contoh makanan seperti ini antara lain jeroan, kari daging ayam, sapi, kambing. Sebaiknya penderita penyakit liver menghindari makanan seperti ini. Makanan berlemak tinggi lainnya seperti susu full cream, mentega, keju, makanan yang digoreng, dan bersantan pun tidak boleh dimakan oleh penderita penyakit liver.

 

  1. Makanan Kemasan Kaleng

Makanan kalengan juga menjadi Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver. Sebut saja sarden, kornet, sosis dan semua jenis makanan olahan lain yang dikemas dalam bentuk kaleng.

 

  1. Beberapa Jenis Sayuran

Makanan Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver berupa jenis makanan yang bisa memicu gas di dalam perut. Contohnya antara lain lobak, buah mentimun, sayur kol, sayur sawi, ubi, kacang merang.

 

  1. Beberapa Jenis Buah-Buahan

Seharusnya buah menjadi makanan yang menyehatkan dan bagus untuk kita semua ketika sedang sakit. Tetapi ada beberapa buah yang menjadi Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver, diantaranya adalah buah durian, nangka, anggur dan buah nangka.

 

  1. Makanan Dengan Bumbu Rempah Tinggi

Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver lainnya yaitu masakan dengan bumbu yang sangat menyengat. Misalnya makanan dengan cabai, bawang, merica, jahe dan juga cuka yang banyak. Jika anda yang suka makan di restoran Padang, maka sebaiknya dihindari karena makanan padang kaya akan bumbu rempah-rempahan.

 

  1. Seafood

Beberapa jenis seafood seperti udang, kerang, cumi, dan kepiting menjadi pantangan bagi pengidap penyakit hati.

 

  1. Minuman Alkohol dan Bersoda

Penderita penyakit liver juga harus menghindari semua jenis makanan atau minuman yang beralkohol dan mengandung soda.

 

  1. Makanan yang Mengandung Zat Besi

Kadar zat besi yang terlalu banyak juga bisa merusak liver. Pasien penderita hepatitis C kadang bermasalah dalam menguraikan zat besi di dalam tubuh. Maka Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver adalah makanan yang mengandung zat besi.

 

  1. Makanan atau Minuman Berkafein

Makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, atau cokelat juga berpotensi memperparah kondisi penyakit liver. Khusus untuk teh, teh juga dapat mengganggu metabolisme tubuh. Jadi, Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver sebaiknya menahan diri untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman tersebut.

 

Itulah Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahui makanan pantangan tersebut, maka diharapkan anda lebih memperhatikan asupan nutrisi demi kesehatan anda.

 

Pantangan untuk Penderita Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver – Terlalu banyak makanan olahan di zaman sekarang tentu akan membuat orang merasa bahwa pilihan makanan sehat semakin sedikit saja. Namun, bagi yang memiliki penyakit liver, Makanan untuk Penderita Penyakit Liver bisa dilihat di bawah ini untuk meningkatkan kesehatan organ liver dan memulihkannya. Ketika racun dan lemak di liver menumpuk, maka akan banyak sekali penyakit yang bisa menyerang liver salah satunya adalah fatty liver.

Ada makanan-makanan yang tidak hanya akan menyehatkan, melainkan juga membersihkan liver secara natural dari racun. Berikut ini adalah Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang sehat untuk dikonsumsi :

 

  1. Apel

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang pertama yaitu buah apel. Sepertinya sudah tidak diragukan bahwa buah apel adalah buah yang paling direkomendasikan untuk menyehatkan tubuh. Bagi para penderita penyakit liver, termasuk dengan kondisi liver yang bengkak maupun rusak, Makanan untuk Penderita Penyakit Liver buah apel dengan kandungan pektinnya yang tinggi akan membantu kepulihan organ penting ini. Pektin adalah zat yang pasti dapat membersihkan racun dari saluran pencernaan. Apapun penyebab fatty liver, pada proses pembersihan racun di dalam tubuh, Anda sebaiknya memang memilih apel untuk dikonsumsi setiap hari.

 

  1. Alpukat

Banyak orang yang mengira bahwa alpukat mengandung banyak lemak sehingga dapat membuat pengonsumsinya dapat serta-merta menaikkan berat badan. Padahal kenyataannya, lemak yang ada di dalam alpukat adalah lemak baik yang pada dasarnya memang dibutuhkan oleh tubuh kita. Buah yang padat gizi ini bakal menjadi Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang paling lezat.

Tubuh akan dibantu oleh alpukat ini dalam memproduksi glutathione yang dibutuhkan oleh tubuh agar liver dapat berfungsi kembali dalam mendetoksifikasi tubuh. Senyawa ini sangat dibutuhkan dalam proses pembersihan racun yang masuk, entah dari makanan atau bahan kimia lainnya yang Anda konsumsi karena itulah alpukat juga dianggap sebagai Makanan untuk Penderita Penyakit Liver.

 

  1. Kubis

Kubis termasuk di dalam jenis Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang paling baik. Mengonsumsi kubis secara teratur dengan porsi yang tepat akan mampu membantu membuat dua enzim detoksifikasi penting pada liver akan aktif karena terstimulasi oleh kandungan yang ada pada kubis. Bila enzim sudah aktif, maka racun akan otomatis dapat dibuang dari tubuh, termasuk racun yang membuat hati menjadi bengkak. Sup kubis akan sangat nikmat dan sehat bagi Anda.

 

  1. Teh Hijau

Memang bukan merupakan jenis makanan, meski begitu minuman ini sudah sangat terkenal akan manfaatnya yang tinggi. Tidak hanya untuk mencegah kanker dan menurunkan kadar kolesterol, tapi teh hijau pun akan sangat berguna dalam penyembuhan fatty liver. Minuman ini sangat bagus untuk liver karena sangat tinggi kandungan antioksidannya yang dikenal juga dengan sebutan catechin, yaitu merupakan senyawa baik untuk membuat fungsi liver menjadi lebih baik. Bila Anda melakukan diet seimbang, teh hijau sebaiknya dimasukkan ke dalam menu diet Anda karena manfaatnya yang tidak hanya baik bagi liver tapi juga untuk seluruh organ tubuh. -Makanan untuk Penderita Penyakit Liver

 

  1. Jeruk Bali

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang lainnya yaitu jeruk Bali. Liver menjadi bengkak karena biasanya ada penumpukan racun,Makanan untuk Penderita Penyakit Liver cairan atau bahkan lemak yang membuatnya tak berfungsi dengan normal, dan jeruk Bali akan menyelamatkan Anda dari kondisi ini. Di tengah banyaknya pantangan makanan, buah yang sangat kaya akan antioksidan dan vitamin C ini bisa diandalkan dalam proses pembersihan organ liver secara alami. Racun-racun yang seharusnya bisa terbuang dari tubuh mungkin bertahan di dalam, maka minumlah 1 gelas kecil perasan/jus jeruk Bali segar agar enzim detoksifikasi bisa dihasilkan lebih untuk mengeluarkan racun, termasuk karsinogen yang bisa membahayakan tubuh dan berisiko kematian jadi jeruk bali sangat dipercara oleh banyak orang sebagai Makanan untuk Penderita Penyakit Liver.

 

  1. Bawang Putih

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang sangat mudah ditemukan yaitu bawang putih. Bumbu dapur satu ini kelihatannya memang berukuran kecil, namun segudang manfaat bagi kesehatan disediakan oleh bawang putih, termasuk membersihkan liver dari segala racun dan lemak yang membuatnya tak berfungsi normal. Enzim liver yang tadinya tidak aktif maka akan diaktivasi oleh kandungan dan kemampuan baik dari bawang putih sehingga racun-racun dapat dibuang secara sempurna. Bawang putih pun dikenal kaya akan selenium serta allicin yang merupakan senyawa-senyawa natural untuk membuat organ liver selalu bersih dari segala racun dan lemak penyebab bengkak, maka dari itu bawang putih dipercaya sebagai Makanan untuk Penderita Penyakit Liver.

 

  1. Wortel

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang sering kita jumpai berikutnya adalah wortel. Bila organ liver membengkak, makanan yang sangat boleh Anda makan untuk memulihkan kesehatan organ vital ini salah satunya adalah wortel. Jenis sayuran ini jelas tidak akan mengecewakan Anda karena kandungan beta-karoten maupun flavonoid yang bisa membantu mengembalikan fungsi liver kembali seperti semula secara keseluruhan.

 

  1. Mangga

Siapa yang tidak mengetahui buah mangga? Ternyata buah ini juga bisa menjadi Makanan untuk Penderita Penyakit Liver. Fatty liver dapat disebabkan oleh jumlah kolesterol yang banyak atau bisa juga karena tubuh mudah terkena racun, entah itu dari makanan atau dari obat berbahan kimia. Mangga menjadi salah satu Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang paling aman dikonsumsi oleh para penderita liver. Kandungan akan vitamin C-nya cukup tinggi berikut seratnya sehingga sangat baik dalam menurunkan dan menstabilkan kolesterol. Kabar baiknya lagi, mangga sanggup melawan dan mencegah pertumbuhan sel kanker.

 

  1. Minyak Zaitun

Minyak organik seperti minyak zaitun akan sangat berguna bagi pemulihan liver Anda yang bengkak apabila dikonsumsi dalam porsi yang benar Makanan untuk Penderita Penyakit Liverdan tidak berlebihan. Minyak zaitun sangat membantu tubuh Anda dalam menyediakan basis lipid yang tepat agar bisa menyedot dan membuang racun berbahaya dari tubuh. Fatty liver yang disebabkan oleh racun tentu sangat dapat terbantu dengan mengonsumsi minyak ini; gantilah minyak goreng biasa dengan minyak zaitun ketika Anda memasak. -Makanan untuk Penderita Penyakit Liver

 

  1. Kunyit

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang terakhir yang sering digunakan untuk campuran memasak yaitu kunyit. Kunyit merupakan salah satu rempah yang juga baik untuk kesehatan, terutama bagi para penderita liver. Bukan hanya dapat mendetoksifikasi bagian liver sehingga racun dapat dikeluarkan dengan sempurna, namun fungsi hati yang tadinya rusak dan kurang berfungsi akan kembali dipulihkan. Entah Anda ingin membuat sebuah ramuan air kunyit yang telah direbus lalu diminum atau mencampurkan rempah ini ke hidangan Anda yang kemudian bisa dimakan bersama. Enzim liver yang akan membuang karsinogen pun akan diaktifkan oleh kandungan bermanfaat dari kunyit.

 

 

Berikut ini adalah daftar pantangan makanan yang harus dihindari penderita fatty liver:

  • Makanan yang mengandung lemak jenuh. Makanan-makanan yang berlemak jenuh biasanya adalah makanan yang digoreng, terbuat dari mentega/margarin, produk susu dengan kandungan lemak tinggi, serta daging yang berlemak.
  • Makanan yang manis-manis. Makanan-makanan yang manis antara lain adalah makanan kemasan, soda, kue, dan biskuit.
  • Makanan yang melalui proses pengasinan. Misalnya ikan asin.
  • Minuman beralkohol atau minuman keras. Minuman beralkohol dengan kadar sedikit dan banyak tidak dianjurkan dikonsumsi.

Itulah Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang bisa dikonsumsi. Agar cepat sembuh hindarilah makanan pantangannya. Semoga dengan membaca Makanan untuk Penderita Penyakit Liver diatas, Anda bisa menyarankan kepada penderita penyakit liver sekitar Anda untuk mengonsumsi Makanan untuk Penderita Penyakit Liver yang baik demi kesehatannya.

Makanan untuk Penderita Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Penyakit Liver

Ciri Penyakit Liver

Ciri Penyakit Liver

Ciri Penyakit Liver – Penyakit liver adalah jenis penyakit yang termasuk dalam kategori penyakit berbahya. Karena liver/hati merupakan organ yang memiliki peran penting dalam tubuh manusia.

Penyakit hati atau liver ini dikenal juga dengan nama penyakit hepatitis A, hepatitis B atau penyakit hepatitis non A dan penyakit hepatitis non Byang disebabkan semuanya oleh virus.Munculnya penyakit liver bisa juga disebabkan oleh hal lain seperti dari pola mengkonsumsi makanan yang salah, serta zat zat kimia yang terkandung dalam obat yg biasa kita minum, seprti antibiotic,parasetamol,arsenal serta beberapa obat obatan yang biasa dikonsumsi dalam bentuk fastfood.

Cara terbaik dalam mencegah dan menghindari resiko penyakit liver adalah kita sebagai orang awam harus memahami Ciri Penyakit Liver dari awal dan berbagai solusi pencegahan/pengobatan alami yang bebas efek samping, hal ini berpengaruh besar sekali agar kita terhindar dari bahaya penyakit liver.

 

Ciri Penyakit Liver

Ciri Penyakit Liver perlu anda ketahui, karena penyakit ini merupakan penyakit berbahaya. Ketika Anda pertama kali mendengar kata penyakit liver mungkin Anda penasaran. Dalam benak Anda muncul pertanyaan, apa penyakit liver, bagaimana bisa terjadi, apa penyebab penyakit liver dan bagaimana ciri-cirinya ? Ciri Penyakit Liver adalah sebagai berikut:

  • Perubahan warna kulit

Ciri Penyakit Liver yang pertama yaitu perubahan warna kulit. Orang yang terkena penyakit liver bisa mengalami perubahan warna kulit yang cukup drastis. Perubahan warna kulit tubuh sangat mudah dikenali seperti warna kulit pada mata berubah menjadi kekuning-kuningan. Selain itu, lingkaran di bawah mata juga akan tampak gelap.

  • Air kencing menjadi pekat dan berbau

Ini adalah Ciri Penyakit Liver berikutnya yang sering didapati. Ketika Anda buang air kecil, maka air kemih menjadi sangat pekat dan memiliki bau yang cukup menyengat. Bukan hanya itu, gejala penyakit liver juga bisa ditandai dengan BAB yang menjadi tidak lancar.

  • Kehilangan nafsu makan

Ciri Penyakit Liver yang berikutnya juga bisa diketahui dengan kehilangan nafsu makan. Beberapa orang yang terkena penyakit liver umumnya nafsu makannya berkurang atau bahkan kehilangan nafsu makan. Akibatnya, penderita liver akan mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis. Tak jarang pula orang yang terkena penyakit liver akan mengalami anemia, perut mual, kembung dan terjadi gangguan pencernaan.

  • Terjadi perubahan bentuk tubuh

Penampilan dan bentuk tubuh juga bisa terjadi pada orang yang mulai terserang liver. Wanita yang terserang liver juga bisa bisa dikenali melewati Ciri Penyakit Liver yang mengalami perubahan pada bentuk kuku jari yang melengkung. Bahkan wanita yang menderita penyakit liver juga bisa mengalami keputihan yang parah.

  • Kerusakan pada kulit

Akibat gangguan fungsi hati ini juga akan mengalami kerusakan pada kulit. Ciri Penyakit Liver yang terjadi pada kulit misalnya kulit kering, gatal, eksim, jerawat, psoriasis dan masalah kulit lainnya.

  • Pendarahan pada hidung

Mimisan atau terjadinya pendarahan pada hCiri Penyakit Liveridung juga bisa berhubungan dengan terganggunya fungsi hati. Akibat kekurangan protein, tubuh juga akan sangat mudah memar apabila terjadi benturan sedikit saja.

  • Sering sakit kepala

Hati-hati untuk orang yang sering mengalami sakit kepala dan cepat kambuh. Bisa jadi, ini merupakan Ciri Penyakit Liver. Pusing yang disertai rasa lelah, letih maupun lesu ini berhubungan dengan penurunan fungsi hati. Biasanya disertai juga dengan perubahan mood, stres dan perasaan depresi.

 

Penyakit liver bukan penyakit biasa yang bisa disepelekan. Oleh karena itu, perhatikan ciri atau Ciri Penyakit Liver seperti yang telah disebutkan di atas. Dengan mengetahui Ciri Penyakit Liver ini maka kita akan segera melakukan pengobatan sedini mungkin ke rumah sakit. Pengobatan lebih dini akan memberikan harapan hidup yang lebih besar. Jika terlambat mendapat penanganan, bisa saja penyakit ini mengakibatkan kematian.

 

 

Ciri Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Liver

Cara Mencegah Penyakit Liver

Cara Mencegah Penyakit Liver

Cara Mencegah Penyakit Liver – Liver atau hati adalah salah satu organ yang ada di dalam tubuh manusia. Berada di bawah tulang rusuk, namun sedikit lebih rendah di sisi kanan. Fungsi utamanya adalah sebagai pembantu tubuh untuk membersihkan darah. Selain itu, liver juga berguna untuk menyingkirkan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Hati ini juga berkerjasama dengan cairan empedu, yang nantinya berguna untuk memecah lemak dari makanan.

Selain itu, masih ada banyak lagi fungsi liver atau hati untuk tubuh manusia. Misalnya saja sebagai penyimpan gula yang berbentuk glukosa, distributor lemak ke seluruh jaringan yang ada pada tubuh dengan fokus utama untuk memberikan energi dan memproduksi protein penting. Protein disini nantinya memiliki tugas lagi yang lebih kompleks, seperti untuk proses pembekuan darah, transportasi cairan dan lain sebagainya.

 

Cara Mencegah Penyakit Liver

Cara Mencegah Penyakit Liver – Melihat begitu pentingnya hati atau liver untuk tubuh, sudah sepantasnya setiap orang selalu berusaha melindungi serta merawat kesehatan dari hati ini. Ada beberapa jenis penyakit yang mungkin dapat menyerang hati, diantaranya yang paling umum adalah hepatitis, sirosis dan infeksi. Penyakit-penyakit ini dapat menyerang kapan saja dalam keadaan yang tidak terduga. Oleh sebab itu, sebelum semuanya terjadi, ada baiknya Anda menerapkan beberapa Cara Mencegah Penyakit Liver berikut ini.

 

  • Membatasi cairan sodium

Cara Mencegah Penyakit Liver yang pertama ialah membatasi cairan sodium. Perlu diketahui, cairan sodium mampu meningkatkan resistensi cairan serta menimbulkan pembengkakan pada liver jika dikonsumsi secara berlebih. Ketika Anda sudah berada di titik dimana liver mulai terserang penyakit, biasanya kemampuan darah untuk mempertahankan cairan akan berkurang. Hal tersebut disebabkan oleh sistesis protein yang menurun di dalam hati.

Ada beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan sodium, garam atau natrium yang tinggi, diantaranya adalah sup atau sayuran dalam kaleng, daging olahan, bumbu tertentu, keju dan makanan ringan.  – Cara Mencegah Penyakit Liver

 

  • Bawang putih

Bawang putih adalah rempah dapur yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia dan salah satunya adalah kemampuan untuk mengaktifkan enzim di dalam hati yang nantinya berguna utuk membantu tubuh mengeluarkan racun. Selain itu, bawang putih juga mengandung senyawa selenium dan allicin yang mampu membantu pembersihan hati. Maka dari itu Cara Mencegah Penyakit Liver dengan mengonsumsi bawang putih juga dianjurkan.

 

  • Jeruk bali

Memiliki kadar antioksidan dan vitamin C yang tinggi, jeruk bali sangat cocok digunakan sebagai Cara Mencegah Penyakit Liver. Dua kandungan senyawa tersebut diteliti mampu membersihkan hati secara alami. Anda hanya perlu mengonsumsi segelas air jeruk bali dan tubuh akan meningkatkan jumlah produksinya akan enzim detoksifikasi, sehingga proses flush atau pengeluaran racun serta karsinogen akan semakin meningkat.

 

  • Wortel

Wortel mengandung senyawa beta-karoten serta flavonoid yang mampu membantu tubuh merangsang serta meningkatkan fungsi liver secara keseluruhan. Cara Mencegah Penyakit Liver dengan mengonsumsi wortel juga sangat baik untuk melindungi liver dari penyakit.

 

  • Teh hijau

Cara Mencegah Penyakit Liver lainnya juga dengan mengonsumsi teh hijau. Teh hijau adalah minuman bagi hati Anda sejak masa silam. Kandungan antioksidan pada tanaman ini yang diberi nama Catechin memiliki fungsi yang baik untuk membantu kinerja liver. Selain itu, teh hijau juga baik untuk diet Anda secara ke seluruhan.

 

  • Hindari lemak jenuh

Cara Mencegah Penyakit Liver berikutnya yaitu hindari lemak jenuh. Biasanya penyakit hati hadir bersamaan dengan turunnya berat badan. Selain itu, penyakit liver juga bisa saja menyebabkan fungsi empedu menjadi menurun. Ketika empedu memiliki kinerja yang melemah, maka tubuh akan sulit untuk menyerap lemak. Secara bersamaan, tubuh membutuhkan sedikit lemak sebagai cadangan energi.

Oleh sebab itu, pasien penyakit liver biasanya akan diberi asupan lemak. Namun perlu diingat bahwa lemak disini adalah lemak sehat, seperti minyak canola, minyak zaitun dan alpukat. Cara Mencegah Penyakit Liver Anda harus tetap berusaha untuk menghindari lemak jenuh serta trans lemak. Karena lemak jenuh adalah lemak yang terdiri dari trigliserida dengan hanya asam lemak jenuh dan lemak jenuh ini dapat mendatangkan penyakit yang berbahaya seperti penyakit liver ini.

 

  • Sayuran hijau

Cara Mencegah Penyakit Liver terakhir yaitu dengan mengonsumsi sayuran hijau. Teman terbaik untuk Anda yang mampu menjaga kesehatan liver dari berbagai penyakit adalah sayuran berdaun hijau. Anda bisa mengolahnya menjadi jus, mengonsumsinya dalam keadaan masih mentah ataupun dimasak terlebih dahulu. Kandungan klorofil yang tinggi pada sayuran mampu menghisap racun di dalam aliran darah. Secara bersamaan, sayuran hijau mampu menetralisir logam berat, pestisida serta bahan kimia berbahaya lainnya, sehingga fungsi hati akan semakin kuat.

 

Beberapa Cara Mencegah Penyakit Liver di atas sebenarnya masih sedikit untuk menggambarkan begitu banyaknya pola hidup sehat untuk menjaga organ tubuh yang satu ini. Cara Mencegah Penyakit Liver lainnya juga banyak, Anda masih bisa mengonsumsi jenis makanan lainnya untuk menjaga hati tetap berfungsi dengan baik, misalnya saja buah apel, biji-bijian, lemon, kubis kenari, kunyit dan bahan makanan sehat lainnya.

 

Organ hati yang dimiliki oleh manusia memiliki banyak fungsi, diantaranya membantu dalam mengeluarkan racun yang berada dalam tubuh, menyimpan cadangan energi, mengontrol kadar gula darah dalam tubuh dan juga berbagai fungsi lainnya. Dengan banyaknya fungsi hati tersebut maka hati menjadi salahsatu organ sangat penting dalam tubuh.   – Cara Mencegah Penyakit Liver

 

Banyak faktor yang bisa membuat hati mengalami kerusakan, diantaranya dari racun yang diakibatkan oleh lingkungan sampai konsumsi obat yang sembarangan membuat hati mengalami masalah. Dan pada tingkat tertentu kerusakan pada hati tersebut mengakibatkan seseorang harus melakukan transplantasi hati yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga dan mencegah kerusakan organ hati. Mari jaga kesehatan organ tubuh yang kita miliki, salam sehat!

 

 

 

Cara Mencegah Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment