Indikasi Liver Bengkak

Indikasi Liver Bengkak

Indikasi Liver Bengkak

Indikasi Liver Bengkak – Hati merupakan organ tubuh yang mempunyai peranan penting dalam kerja organ tubuh kita. Fungsi hati yang paling utama yaitu menyaring racun dalam darah. Hati mempunyai bebeberapa fungsi lain yaitu memproduksi empedu, tempat meyimpan vitamin dan zat besi, menyimpan glukosa, memecah hemaglobin, mengkonverensi amonia menjadi urea yang sangat penting dalam metabolisme serta menghancurkan sel-sel darah merah tua. Begitu banyak tugas hati dalam tubuh kita sehingga jika hati bermasalah tentunya aktifitas kerja tubuh kita akan sangat terganggu.

Salah satu penyakit hati yang perlu ditangani dengan serius yaitu penyakit liver bengkak. Penyakit liver bengkak biasanya disebabkan karena penyakit hepatitis yang parah. Penyakit hepatitis disebabkan karena virus ataupun racun yang masuk ke tubuh melalu makanan atau minuman. Liver bengkak merupakan penyakit pembengkakan pada hati, sehingga hati tidak bisa berfungsi lagi dengan normal atau biasa disebut gangguan fungsi hati. Pembengkakan pada hati terjadi akibat lemak yang terdapat di dalam sel-sel hati tertimbun. Pembengkakan pada hati ini menyebabkan hati tidak dapat berfungsi dengan baik dan menyebabkan timbulnya gejala penyakit liver. Indikasi liver bengkak merupakan ciri-ciri awal seseorang mengidap atau terserang penyakit liver. Beberapa Indikasi liver bengkak diantaranya:

 

  1. Perubahan Perut

Indikasi Liver BengkakIndikasi liver bengkak yang pertama yaitu perut akan berubah menjadi buncit karena terjadi pembengkakan. Ketika digunakan untuk bernapas akan terasa sakit karena diafragma seperti terkena tekanan berat.

 

  1. Perubahan warna kulit

Indikasi liver bengkak yang kedua yaitu seseorang yang mengidap penyakit hati atau liver kulitnya akan berubah warna menjadi agak kekuning-kuningan serta bagian bawah mata terdapat lingkaran gelap. Kulit yang berubah menjadi kekuning-kuningan sehingga orang sering menyebutnya menjadi penyakit kuning.

 

  1. Air seni warna kuning keruh

Indikasi liver bengkak air seni pada seseorang akan berubah menjadi kuning dan keruh. Orang yang sehat air kencingnya bening. Air seni kuning keruh juga disertai buang air besar yang tidak teratur misalnya tidak setiap hari buang air besar.

 

  1. Penurunan berat badan yang drastis

Berat badan akan terjadi penurunan yang tidak normal. Hal ini terjadi karena penderita nafsu makannya berkurang dan bahkan hilang sehingga tidak ada asupan gizi yang masuk ke tubuh. Penderita sering merasakan mual, anemia serta terjadi gangguan pencernaan.

 

  1. Kuku melengkung dan warna kuning

Indikasi liver bengkak lainnya yaitu kuku berubah menjadi melengkung dan warnanya menjadi kuning, padahal kuku yang sehat yaitu yang berwarna kemerahan atau pink.

 

  1. Tubuh mudah memar dan juga sering pendarahan pada hidung

Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan protein, kekurangan protein terjadi karena kurangnya asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh karena nafsu makan berkurang.

 

  1. Bau mulut dan bau badan yang berlebih

Hati sudah tidak berfungsi dengan baik sehingga racun tubuh tidak diserap dengan baik dan menimbulkan bau mulut dan bau badan yang lebih tidak sedap dari bau badan dan bau normal.

 

  1. Sakit kepala, lesu, lemah dan mengalami depersi serta kejang

Indikasi liver bengkak ini merupakan efek yang kadang kurang diperhatikan oleh penderita, mereka mengira indikasi liver bengkak ini sebagai gejala penyakit biasa. Kenali gejala lainnya dan tetap waspada.

 

  1. Nyeri hati disertai nyeri punggung atau bahu

Indikasi liver bengkak lainnya juga seringkali ditandai dengan nyeri hati yang disertai nyeri pada punggung atau bahu. Biasanya punggung atau bahu sebelah kanan karena hati berada disebelah kanan tubuh kita.

 

  1. Cepat lelah

Indikasi Liver BengkakTubuh akan cepat merasa lelah ini merupakan salah satu gejala penyakit liver. Tentunya setiap orang mempunyai kemampuan berbeda-beda, tetapi jika telah mengidap penyakit liver maka tubuh akan lebih mudah terasa lelah dari biasanya.

 

  1. Diare

Penyakit liver merupakan penyakit yang ada di hati yang termasuk juga mengatur proses pencernaan. Salah satu indikasi liver bengkak ini juga mengalami diare.

 

  1. Telapak kaki dan tangan berubah warna

Indikasi liver bengkak yang terjadi pada kaki dan tangan penderita akan berubah menjadi merah, sampai gatal dan bahkan meradang.

 

  1. Pembengkakan dan gatal-gatal pada mata

Selain warna kulit yang berubah, orang yang terkena penyakit liver juga terjadi perubahan pada matanya, yaitu mata menjadi bengkak. Pembengkakan pada mata juga disertai rasa gatal.

 

  1. Mudah mengantuk

Mudah mengantuk juga merupakan salah satu indikasi liver bengkak. Dalam kondisi ataupun keadaan apapun akan lebih mudah terserang rasa kantuk.

Demikian indikasi liver bengkak yang bisa dipaparkan dalam ulasan kali ini, semoga bermanfaat untuk menambah wawasan Anda bahwa indikasi liver bengkak hampir sama seperti indikasi penyakit lainnya, maka dari itu jika menemukan indikasi di atas janganlah ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.

 

 

 

 

 

Indikasi Liver Bengkak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Fatty Liver Pada Anak

Fatty Liver Pada Anak

Fatty Liver Pada Anak

Fatty Liver Pada Anak – Lemak dalam jumlah sedikit di liver (hati) merupakan hal yang normal. Namun bila jumlah lemak mencapai 5-10% dari berat liver Anda, maka kemungkinan besar Anda memiliki kondisi yang dinamakan perlemakan hati (fatty liver). Apakah anak Anda kelebihan berat badan? Apakah dia merasa lelah dan malas sepanjang waktu? Jika Anda dapat berhubungan anak Anda untuk situasi di atas, mungkin anak Anda terjangkit penyakit fatty liver. Bagaimana cara mengetahuinya? Di bawah ini saatnya untuk memberikan pengertian penyakit hati berlemak pikiran.

 

Apa itu Fatty Liver Disease?

Menurut teori sebelumnya, penyakit hati berlemak mempengaruhi orang dewasa alkohol saja. Namun, kasus Fatty Liver Pada Anak juga sering kerap terjadi. Oleh karena itu, penyakit hati berlemak non-alkohol atau NAFLD adalah istilah yang tepat untuk kondisi Fatty Liver Pada Anak.

 

Apa Apakah Penyebab Dari Fatty Liver Pada Anak?

  1. Obesitas. Anak-anak yang kelebihan berat badan, cenderung menderita penyakit ini. Namun, obesitas bukan satu-satunya alasan untuk Fatty Liver Pada Anak ini.
  2. Genetik. Fatty Liver Pada Anak bisa terjadi jika kondisi hati yang berlemak merajalela dalam keluarga Anda. Penyakit ini genetik dan dapat lulus dari satu generasi ke generasi lainnya.
  3. Ibu Obesitas. Fatty Liver Pada Anak juga bisa meningkat risikonya jika ketika Anda sedang hamil anak Anda, Anda memiliki kelebihan berat badan(obesitas) karena lemak berlebih dalam tubuh Anda.
  4. Diabetes Dan Hiperlipidemia. Fatty Liver Pada Anak juga terjadi jika anak Anda sudah menderita diabetes dan kadar kolesterol tinggi, terus memantau fungsi hati secara teratur karena ia rentan terhadap NAFLD.

Penyebab Fatty Liver Pada Anak lain meliputi:

  • Obat
  • Viral Hepatitis
  • penurunan berat badan cepat
  • Malnutrisi (1)

 

Apakah Gejala Fatty Liver Pada Anak?

Tidak ada gejala spesifik penyakit ini, dan Anda mungkin tidak menyadari bahwa anak Anda menderita untuk waktu yang sangat lama. Namun, anak Anda mungkin menampilkan tanda-tanda berikut jika ia menderita Fatty Liver Pada Anak:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan dan kelelahan kelemahan
  • Mual / muntah
  • Sulit berkonsentrasi
  • Pembesaran hati
  • Sakit perut konstan
  • Patch kulit gelap dileher dan di bawah lengan.

 

Cara Mendiagnosa The Fatty Liver Disease?

Diagnosis untuk penyakit ini bertujuan untuk melihat kesesuaian gejala yang dialami dengan pertanda khas penyakit. Adapun diagnosis dapat juga digunakan untuk menemukan penyebab sekaligus tingkatan penyakit yang sedang diderita, yang nantinya sangat penting untuk menentukan jenis pengobatan yang tepat. Dokter mungkin menggunakan metode berikut untuk mendiagnosa Fatty Liver Pada Anak:

  1. USG

Dia mungkin menggunakan teknik pencitraan yang populer untuk mendiagnosa penyakit. Dia mungkin mencari tanda-tanda peradangan dan jaringan parut pada hati yang menunjukkan timbunan lemak abnormal.

  1. Biopsi hati

Dokter mungkin mendapatkan sampel kecil jaringan hati anak Anda dengan memasukkan jarum yang dirancang khusus untuk mencari tanda-tanda dari sel yang rusak.

  1. Lab Pengujian

Dokter mungkin menyarankan anak Anda untuk menjalani beberapa tes darah dan urin untuk memeriksa peningkatan abnormal pada enzim hati. Dia juga mungkin menyarankan tes toleransi glukosa oral untuk memeriksa resistensi insulin dan diabetes 2 yang menyebabkan NAFLD Ketik.

 

Apa itu Perawatan Untuk Fatty Liver Disease?

Ada pilihan pengobatan terbatas untuk penyakit ini.Berikut adalah beberapa cara dengan mana Anda dapat melindungi dari Fatty Liver Pada Anak:

  1. Weight Loss

Beritahu anak Anda untuk mengikuti latihan rutin yang sehat dan menurunkan berat badan. Memerangi obesitas dapat membantu anak Anda tetap ancaman gangguan hati ini di teluk.

  1. Intake Of A Diet Sehat

Tidak ada yang bisa mengalahkan diet seimbang yang sehat ketika datang untuk menjaga kesehatan. Minta anak Anda untuk memiliki diet seimbang dan tidak pernah melewatkan makan nya.

  1. Mengurangi Karbohidrat Konsumsi

Jika sayang Anda memiliki timbunan lemak di hatinya, maka karbohidrat yang lengkap tidak-tidak untuk dia. Kurangi asupan nya makanan manis dan minuman ringan soda.

 

Jika Anda sudah mengetahui Fatty Liver Pada Anak juga bisa terjadi juga sudah mengetahui gejala dan tanda-tanda yang mungkin terjadi pada anak Anda, maka kunjungi dokter merupakan jalan yang terbaik untuk meyakinkan apakah benar anak Anda terserang penyakit fatty liver ini atau tidak, semoga ulasan di atas bermanfaat..

 

 

 

Fatty Liver Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Fatty Liver

Faktor Penyebab Fatty Liver

Faktor Penyebab Fatty Liver

Faktor Penyebab Fatty Liver – Berbagai Penyebab Penyakit Liver yang Sebaiknya Anda KetahuiPenyakit Liver merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya, sehingga Anda perlu mengetahui penyebab penyakit liver tersebut agar dapat mencegah secara lebih dini. Penyakit liver merupakan istilah untuk menyebut penyakit pada organ hati secara umum.

Penyakit liver ini ada berbagai macam jenisnya, seperti penyakit hepatitis (jenis A, B, C, D, dan E), perlemakan hati (fatty liver), sirosis hati, kanker hati (hepatoma), gangguan aliran empedu (kolestasis), dan gangguan metabolisme zat besi dalam hati (hemochromatosis). Liver atau hati merupakan organ yang sangat penting bagi manusia, sebab berperan penting dalam sistem metabolisme tubuh, terutama dalam memecah senyawa-senyawa dalam tubuh yang bersifat racun (detoksifikasi).

 

Zat-zat racun di dalam tubuh akan diproses di dalam hati kemudian disalurkan ke ginjal dalam bentuk urine dan feses. Jika organ hati terganggu, maka racun-racun tersebut tidak dapat dikeluarkan sehingga membahayakan tubuh manusia. Penyakit liver sering disebut dengan istilah penyakit kuning, sebab pada umumnya kulit dan mata orang yang sakit liver berwarna kuning. Selain kekuningan (ikterik), gejala penyakit liver antara lain demam, badan mudah lelah, nafsu makan menurun, mual atau muntah, nyeri abdomen/perut, pembengkakan pada perut dan kaki, dapat terjadi muntah dan BAB disertai darah, serta munculnya bercak-bercak di kulit seperti laba-laba (spider nevi).

 

Faktor Penyebab Fatty Liver

Penyakit liver dapat bersifat menular dan tidak menular, hal itu tegantung dari Faktor Penyebab Fatty Liver itu sendiri. Penyakit liver yang menular disebabkan oleh mikroorganisme (pada umumnya virus). Sedangkan jenis penyakit liver yang tidak menular biasanya disebabkan oleh kelainan organ sejak lahir, gaya hidup, maupun konsumsi makanan, minuman atau obat-obatan tertentu. Faktor Penyebab Fatty Liver adalah sebagai berikut:

 

  1. Konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan dalam waktu yang cukup lama dapat menjadi Faktor Penyebab Fatty Liver. Hal ini terjadi karena alkohol merupakan zat yang dapat merusak fungsi organ hati. Sehingga konsumsi alkohol secara Faktor Penyebab Fatty Liverterus-menerus menyebabkan fungsi hati tidak optimal dan lama-kelamaan akan semakin parah yang pada akhirnya organ hati tidak berfungsi sama sekali. Sehingga untuk para alkoholic sebaiknya segera menghentikan kebiasaannya agar dapat terhindar dari penyakit yang mematikan ini. – Faktor Penyebab Fatty Liver

 

  1. Konsumsi lemak jenuh yang berlebihan

Lemak jenuh merupakan lemak jahat yang bersifat yang susah dipecah di dalam tubuh. Pemecahan lemak adalah salah satu tugas dari organ hati agar lemak tersebut dimanfaatkan oleh tubuh sebagai energi, mengangkut protein, dan melindungi pembuluh darah. Namun karena lemak jenuh ini merupakan jenis lemak yang bersifat solid/padat, maka hati akan bekerja dengan lebih keras. Kerja keras ini jika terus dilakukan dalam jangka waktu yang lama akan menurunkan kinerja organ hati secara progresif. Ini menjadi salah satu Faktor Penyebab Fatty Liver.

Selain itu lemak jenuh juga dapat menumpuk di dalam hati sehingga akan menghambat proses metabolisme di dalam organ tersebut. Oleh karena itu kebiasaan mengkonsumsi lemak jenuh yang berlebihan dapat menjadi salah satu Faktor Penyebab Fatty Liver. Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh antara lain makanan yang digoreng, makanan bersantan, jerohan, daging-dagingan, makanan cepat saji (fastfood), dan sebagainya.  – Faktor Penyebab Fatty Liver

 

  1. Efek samping pemakaian obat-obatan kimia

Pemakaian obat-obatan tertentu dalam jangka waktu yang lama juga dapat menjadi Faktor Penyebab Fatty Liver. Obat-obatan ini antara lain dari golongan jenis kortikosteroid, karbon tetraklorid, tetrasiklin, metotreksat, tetrasiklin, fosfor kuning, dan asam valproat. Obat-obatan tersebut mempunyai efek samping yang dapat merusak organ hati. Oleh karena itu dalam setiap penggunaan obat, selalu konsultasikan kepada dokter agar dapat mengkonsumsinya dalam dosis dan penggunaan yang tepat.

 

  1. Zat-zat karsinogenik

Zat-zat karsinogenik juga dapat berperan sebagai Faktor Penyebab Fatty Liver, khususnya kanker hati. Zat karsinogenik dapat ikut bersama makanan yang Anda konsumsi sehingga dapat masuk ke dalam organ hati, mengalami penumpukan, dan akhirnya dapat menimbulkan kanker. Zat karsinogenik tersebut antara lain terdapat pada makanan yang mengandung MSG, bahan pengawet, dan bahan pemanis buatan, dan berbagai zat yang terdapat dalam bahan pembuat plastik yang dimungkinkan bercampur dengan bahan pangan.  – Faktor Penyebab Fatty Liver

 

  1. Kelainan bawaan

Faktor Penyebab Fatty LiverFaktor Penyebab Fatty Liver karena kelainan bawaan ini umumnya terjadi karena gangguan dalam proses metabolisme ketika seseorang masih di dalam kandungan dalam bentuk janin. Sehingga kelainan tersebut mengakibatkan organ hati tidak berfungsi secara semestinya. Kelainan tersebut antara lain gangguan dalam metabolisme galaktose, glikogen, homosistin, dan tirosin. Selain gangguan metabolisme, kelainan bawaan ini juga dapat berupa gangguan sistem kekebalan tubuh, seperti yang terjadi pada penyakit autoimun, misalnya penyakit primary biliary corrhosis, hepatitis autoimun, dan primary sclerosis colangitis.

 

  1. Penyakit diabetes melitus

Penyakit kencing manis atau diabetes melitus, dalam beberapa kasus juga dapat menjadi Faktor Penyebab Fatty Liver. Kekurangan insulin yang diakibatkan karena kerusakan pada pankreas, menyebabkan glukosa sulit diserap oleh sel-sel/jaringan tubuh dan kadar gula di dalam darah meningkat. Sehingga penyakit diabetes melitus tersebut dalam jangka waktu yang lama dapat memperberat organ hati dalam pemecahan glukosa dan dapat menyebabkan sel-sel dalam organ hati kekurangan nutrisi pentingnya.

 

  1. Istirahat yang sangat kurang

Kebiasaan bekerja dengan sangat keras atau terlalu diforsir juga dapat menjadi Faktor Penyebab Fatty Liver. Hal ini terutama terjadi pada pekerja yang sering bekerja sampai larut malam atau sering begadang. Pada kasus ini, hati dipaksa secara lebih cepat dan melakukan proses detoksifikasi secara lebih ekstra. Akibatnya lama-lama fungsi hati dapat menurun. Faktor Penyebab Fatty Liver ini diperparah dengan asupan nutrisi yang kurang, terutama protein. Oleh karena itu agar terhindar dari penyakit liver, bekerjalah secara wajar dan upayakan beristirahat dengan cukup setiap harinya.

 

  1. Virus

Virus adalah Faktor Penyebab Fatty Liver yang paling banyak kasusnya. Faktor Penyebab Fatty Liver yang diakibatkan oleh virus adalah jenis hepatitis, baik karena virus hepatitis A,B,C,D, dan E. Yang paling sering terjadi di Indonesia adalah virus hepatitis jenis A,B,C. Penyakit hepatitis bersifat menular, sehingga penyebarannya harus diwaspadai. Virus hepatitis dapat menyebar melalui tranfusi darah, hubungan seksual, serta makanan atau alat makan yang telah terkontaminasi virus.

 

Jika Anda sudah mengetahui apa saja Faktor Penyebab Fatty Liver maka langkah yang sebaiknya Anda sekeluarga lakukan yaitu mencegahnya agar terhindar dari penyakit berbahaya ini. Semoga bermanfaat… 🙂

 

 

 

Faktor Penyebab Fatty Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Mencegah Fatty Liver

Tips Mencegah Fatty Liver

Tips Mencegah Fatty Liver

Tips Mencegah Fatty Liver – Fatty liver merupakan suatu kondisi dimana hati menjadi bengkak yang disebabkan penimbunan lemak (lipid) yang berlebihan di sel-sel hati. Sel-sel lemak menggantikan sel-sel hati yang sehat sehingga warnanya berubah kuning mengkilat, membesar dan lebih berat dari keadaan normal. Dalam kondisi normal, kadar lemak di hati tidak lebih dari 10% dari berat hati. Di bawah ini ada beberapa Tips Mencegah Fatty Liver untuk mengurangi risiko perlemakan hati antara lain :

 

  1. Turunkan berat badan

Penurunan berat badan secara bertahap dapat dijadikan Tips Mencegah Fatty Liver jika Anda memiliki penyakit hati berlemak dan juga kelebihan berat badan atau obesitas.

 

  1. Olahraga

Terus aktif secara fisik dapat membantu Anda mengurangi berat badan atau memelihara berat badan yang sehat. Olahraga juga memperbaiki sirkulasi yang meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyebarkan lemak ke seluruh tubuh, dan juga memaksa tubuh menggunakan karbohidrat untuk energi alih-alih mengubahnya menjadi lemak tambahan.

 

  1. Batasi gula dan karbohidrat sederhana

Insulin adalah hormon yang menyimpan lemak, Anda harus menurunkan tingkat insulin dalam tubuh jika ingin memulihkan hati berlemak ke kondisi semula. Gula sederhana dan karbohidrat olahan akan meningkatkan insulin dalam tubuh, jadi Tips Mencegah Fatty Liver yaitu Anda harus menghindari keduanya.

 

  1. Makan sayur lebih banyak

Tips Mencegah Fatty LiverSayuran memberi karbohidrat kompleks dan sehat dalam dosis yang lebih kecil dari gandum, sehingga memiliki efek yang kecil pada gula darah dan insulin. Sayur-sayuran bahkan menjadi salah satu Tips Mencegah Fatty Liver karena mengurangi kadar lemak dalam hati dan mengembalikan kemampuan filtrasi organ tubuh.

 

  1. Makan lebih banyak protein

Protein tidak memiliki efek berbahaya pada gula darah atau tingkat insulin. Kalaupun ada, protein dapat membantu agar tingkat gula darah Anda stabil. Protein juga mengurangi rasa lapar, sehingga akan lebih mudah bagi Anda untuk makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan.  – Tips Mencegah Fatty Liver

 

  1. Konsumsi lemak sehat

Mungkin Anda berpikir bahwa diet rendah lemak akan membantu memulihkan efek hati berlemak, tetapi itu hanya setengah benar. Tips Mencegah Fatty Liver yang tepat yaitu Anda harus menghindari lemak tidak sehat yang terkandung dalam “makanan sampah” seperti keripik kentang dan pizza, tetapi Anda harus memasukkan lemak sehat dalam diet jika ingin tubuh Anda mendapatkan gizi penuh.

 

  1. Tinggalkan alkohol

Alkohol adalah penyebab utama hati berlemak. Bahkan seandainya Anda mengidap penyakit hati berlemak nonalkohol, Tips Mencegah Fatty Liver yang baik yaitu Anda tetap harus mengeluarkan alkohol dari diet atau membatasi dengan ketat. Alkohol menyebabkan inflamasi dan merusak sel-sel hati. Akibatnya, Tips Mencegah Fatty Liverhati menjadi lemah dalam melawan sel-sel lemak dan membiarkan sel lemak tersebut menumpuk.

Penelitian inkonvensional yang dilakukan oleh University of California-San Diego School of Medicine menunjukkan bahwa minum segelas anggur setiap hari dapat mengurangi dan memulihkan hati berlemak nonalkohol. Risiko penyakit hati lebih lanjut bahkan dapat dikurangi setengahnya. Namun ini hanya berlaku untuk anggur, dan tidak untuk jenis alkohol lain. Bir dan minuman keras lain akan meningkatkan risiko kerusakan hati lebih lanjut.

 

  1. Hindari obat-obatan yang tidak perlu

Hati Anda berfungsi sebagai filter. Meskipun banyak obat-obatan tidak berdampak pada hati, tetapi banyak yang lainnya menjadikan hati Anda lemah atau rusak. Tips Mencegah Fatty Liver dengan menghindari obat-obatan tersebut dapat memperlambat atau memulihkan penyakit hati berlemak. Obat-obatan yang diketahui memiliki efek negatif pada hati termasuk obat analgesik (aspirin, ibuprofen), antibiotik, obat gastrointestinal, obat kardiovaskular, agen hipoglikemik, perawatan hormon seks, agen antineoplastik, obat antipsikotik, obat antiepilepsi.   – Tips Mencegah Fatty Liver

 

  1. Gunakan vitamin E

Tips Mencegah Fatty Liver berikutnya yaitu minum kapsul suplemen vitamin E yang cukup untuk memberi Anda 800 IU per hari. Sebuah penelitian yang dilakukan di Virginia Commonwealth University Medical Center mengindikasikan bahwa vitamin E mengurangi beberapa enzim hati yang umumnya dipercaya meningkatkan penyakit hati. Bahkan vitamin E juga dapat menyembuhkan jaringan parut pada hati.

 

  1. Minum kapsul minyak ikan

Konsumsi 1.000 mg asam lemak Omega-3 tambahan setiap hari. Asam lemak ini dapat diperoleh dari kapsul minyak ikan. British Medical Journal melaporkan bahwa Omega-3 dalam jumlah tersebut dapat mengurangi serum spesifik yang diasosiasikan dengan kerusakan sel hati. Selain itu juga dapat menurunkan tingkat trigliserida dan tingkat glukosa dalam tubuh, sehingga Tips Mencegah Fatty Liver ini dapat mengurangi faktor risiko yang dikaitkan dengan penyakit hati berlemak.

 

 

Tips Mencegah Fatty Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Fatty Liver

Bahaya Fatty Liver

Bahaya Fatty Liver

Bahaya Fatty Liver – Hati merupakan salah satu dari seluruh bagian di dalam tubuh yang merupakan bagian terpenting dalam tubuh. Hati memiliki fungsi untuk mengeluarkan racun, untuk itu hati perlu dijaga, terutama dijaga dari lemak berbahaya, karena ada beberapa hal yang diakibatkan dari penumpukan lemak dalam hati. Beberapa penyakit hati yang berbahaya adalah salah satunya lemak di hati ini, selain itu adapula penyakit liver yang dapat dilihat gejala awal liver sehingga dapat ditangani lebih awal. Namun pada kesempatan kali ini akan lebih membahas mengenai Bahaya Fatty Liver, ketika lemak dihati tidak seimbang maka akan menyebabkan penyakit lain seperti :

 

  1. Obesitas

Bahaya Fatty LiverBahaya Fatty Liver yang tidak terkontrol akan menyebabkan obesitas bagi penderitanya, penyebab obesitas di dalam tubuh salah satunya memang karena penumpukan lemak di dalam hati, oleh karena itu, harus hati-hati agar tidak terjadi obesitas, sebenarnya ada banyak cara mencegah obesitas yang sangat baik agar badan tetap norma

 

  1. Stroke

Selain mengakibatkan obesitas, Bahaya Fatty Liver yang lain adalah membuat penderitanya mengalami stroke, hal ini diakibatkan karena fungsi hati tidak dapat berfungsi dengan maksimal.

 

  1. Kolesterol tinggi

Kelesterol tinggi dapat dibilang sebagai penyebab penumpukan lemak di hati dan dapat pula dibilang akibat dari Bahaya Fatty Liver. Pada dasarnya ketika lemak dihati semakin banyak, maka akan mengalami koleseterol tinggi, begitu sebaliknya, jika kolesterol terlalu tinggi dapat mengakibatkan penumpukan lemak di hati.

 

  1. Tekanan darah naik

Tekanan darah naik sangat berbahaya sekali, karena dengan tekanan darah naik seorang akan sulit mengontrol dirinya, mungkin orang itu akan lebih mudah emosi dan lain sebagainya. Tekanan darah naik juga merupakan salah satu Bahaya Fatty Liver.

 

  1. Kegagalan hati

Hati mengalami kegagalan ketika ia tidak mampu berfungsi dengan normal, dan Bahaya Fatty Liver mengalami ketidak normalan sehingga membuat kegagalan pada hati.

 

  1. Kanker hati

Bahaya Fatty Liver terakhir dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih parah yaitu, hati yang memiliki banyak lemak dapat menyebabkan gangguan pada hati sehingga hati mengalami kanker hati.

 

Penyakit tersebut merupakan Bahaya Fatty Liver yang paling berbahaya, oleh sebab itu hati benar-benar harus dijaga kesehatannya. Kesehatan hati dapat dilakukan dengan memahami dan malakukan cara mencegah kerusakan hati agar hati tetap terjaga. Selain itu penting untuk diketahui adalah bagaimana cara mencegah dan mengobati agar penumpukan lemak di hati ini tidak terjadi pada diri Anda. Berikut beberapa cara mencegah

  • Hindari alkohol

Alkohol tidak hanya memabukan, tetapi berbahaya bagi kesehatan tubuh salah satunya bagi kesehatan hati, oleh sebab itu sangat penting menjauhkan alkohol dari diri Anda agar tubuh dan hati Anda tetap terjaga.    – Bahaya Fatty Liver

  • Lakukan diet penurunan berat badan

Bahaya Fatty LiverTerkadang obesitas membuat penumpukan lemak semakin banyak, terutama penumpukan pada bagian perut, penumpukan pada bagian perut akan mengakibatkan lemak dihati semakin menumpuk, untuk itu harus benar-benar dihindari.

  • Atur pola makan dan asupan makanan

Pola makan dan asupan makanan yang selalu terjaga akan menghindari dari penumpukan lemak di dalam hati, sehingga tidak akan ada penyakit-penyakit yang ditimbulkan karena penumpukan lemak di dalam hati itu.     – Bahaya Fatty Liver

  • Konsumsi lemak omega 3

Lemak yang satu ini adalah lemak yang bermanfaat untuk membantu proses tumbuh kembang seseorang terutama pada hati, dengan adanya lemak omega-3 akan membantu hati dalam melaksanakan tugasnya untuk membunuh racun dan tugas-tugas yang lainnya karena omega-3 ini merupakan lemak yang sangat dibutuhkan.

  • Jaga kolesterol darah

salah satu penyebab lain selain obesitas adalah kolesterol, untuk itu kadar kolesterol dalam tubuh harus dijaga dengan baik, jangan sampai kolesterol pada tubuh semakin banyak hingga akhirnya lemak-lemak kolesterol itu membuat penumpukan di hati.

  • Konsumsi vitamin E

Vitamin E  mengandung anti oksidan yang sangat alami sehingga dapat membantu merawat kesehatan hati dan menjaga hati dari resiko penumpukan lemak. Banyak sekali makanan yang mengandung vitamin E yang dapat dikonsumsi setiap harinya.

  • Konsumsi kopi

Kopi bagi penderita penyakit liver memang memiliki manfaat yang cukup baik, oleh karena itu dianjurkan untuk menjaga hati sesekali mengkonsumsi kopi, namun yang terpenting tidak boleh terlalu sering mengkonsumsi kopi.    – Bahaya Fatty Liver

 

Dengan memahami beberapa aspek diatas, insya Allah penumpukan lemak tidak akan terjadi pada Anda, yang terpenting selain melakukan tips di atas tidak boleh lupa olahraga secara rutin, agar tidak hanya lemak dihati saja yang merasakan sehat, namun seluruh anggota tubuh akan merasakan kesehatan dan kebugaran.

 

 

 

Bahaya Fatty Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Penyakit Liver

Faktor Penyebab Penyakit Liver

Faktor Penyebab Penyakit Liver

Faktor Penyebab Penyakit Liver – Salah satu organ vital kita adalah liver (hati). Hati adalah organ terbesar dari tubuh dan terlibat dalam lebih dari 500 fungsi yang berbeda dari tubuh termasuk pencernaan, metabolisme, penyimpanan nutrisi dan pembuangan racun.

Oleh karena itu, menjaga agar liver kita tetap dalam kondisi sehat adalah kunci dari kesehatan kita. Kebiasaan-kebiasaan tertentu yang mungkin pernah kita lakukan secara tidak langsung bisa membuat liver kita menjadi terganggu. Berikut ini adalah beberapa Faktor Penyebab Penyakit Liver, seperti dilansir DNA.

 

  1. Alkohol

Konsumsi alkohol yang sering adalah Faktor Penyebab Penyakit Liver paling umum. Bila Anda minum alkohol, liver akan dialihkan dari fungsi-fungsi lainnya dan berfokus terutama pada mengubah alkohol menjadi bentuk yang kurang toksik. Penyerapan alkohol oleh hati menyebabkan penyakit hati berlemak, peradangan hati, dan sirosis.

  1. Obesitas

Orang yang mengalami obesitas memiliki jumlah kelebihan lemak tubuh yang cenderung menumpuk di sekitar liver yang menjadikan salah satu Faktor Penyebab Penyakit Liver. Obesitas juga dikaitkan dengan sirosis liver dan gagal liver.

  1. Diabetes

Memiliki diabetes meningkatkan risiko penyakit liver sebesar 50 persen. Orang dengan diabetes karena resistensi insulin memiliki tingkat insulin dalam darah mereka yang memicu kenaikan berat badan pada perut. Faktor Penyebab Penyakit Liver ini menyimpan lemak internal, yang menyebabkan penyakit liver berlemak.

  1. Tinggi asupan garam

Asupan garam tinggi dikenal dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi juga dapat menjadi Faktor Penyebab Penyakit Liver berlemak dengan membangun cairan di liver (retensi air) dan pembengkakan liver.

  1. Merokok

Meskipun asap rokok tidak memiliki efek langsung pada fungsi liver, bahan kimia berbahaya dalam asap rokok meningkatkan stres oksidatif sistem setelah mencapai liver, yang menjadi Faktor Penyebab Penyakit Liver ireversibel yang merusak sel-sel liver.

  1. Terlalu sering menggunakan obat

Terlalu sering menggunakan obat dosis tinggi dan obat resep tertentu diketahui menjadi Faktor Penyebab Penyakit Liver. Beberapa obat ini termasuk antidepresan, stabilisator suasana hati, kortikosteroid (digunakan untuk mengobati peradangan) dan penghilang rasa sakit Baca petunjuk karena itu penting untuk meninjau efek samping obat sebelum mengonsumsinya.

  1. Suplemen gizi

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen makanan atau gizi dapat meningkatkan produksi enzim liver tertentu ketika diambil dalam jumlah berlebih menyebabkan kerusakan. Faktor Penyebab Penyakit Liver terkenal toksisitas liver adalah overdosis vitamin A.

 

Tips untuk memiliki liver yang sehat

  • Menjaga berat badan yang sehat dengan menghindari makanan berlemak dan tetap sehat. Ganti junk food dengan makanan sehat dari semua kelompok makanan seperti biji-bijian, buah-buahan, produk susu, dan sayuran. Hindari diet yang mungkin mengekspos liver dengan kondisi stres. Berolahraga secara teratur untuk membakar lemak berlebih jika Anda kelebihan berat badan.
  • Sebelum mengambil obat apapun, mencari peringatan toksisitas liver pada label. Ikuti dosis yang dianjurkan oleh dokter Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda mengambil beberapa obat untuk kondisi yang berbeda untuk memastikan mereka tidak merusak liver Anda.  –  Faktor Penyebab Penyakit Liver
  • Kebersihan yang baik memainkan peran penting dalam mencegah infeksi virus. Infeksi hepatitis dapat ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi, air, darah dan cairan tubuh lain, terutama ketika Anda bepergian ke luar negeri. Periksa wabah sebelum bepergian. Jangan berbagi pisau cukur atau jarum dengan siapa pun.
  • Minum banyak cairan. Daripada minum kopi, teh, atau minuman soda lebih baik minum jus buah segar dan banyak air. Ini akan membantu liver untuk detoksifikasi sistem.  –  Faktor Penyebab Penyakit Liver
  • Berhenti merokok. Merokok tidak hanya merusak liver dengan sendirinya tetapi juga meningkatkan efek toksik obat-obatan bagi liver Anda.
  • Hindari alkohol. Semakin banyak Anda minum, semakin besar kemungkinan Anda untuk merusak hati.
  • Jika Anda memiliki diabetes atau hipertensi, periksakan secara teratur glukosa Anda, kadar lemak dan kolesterol yang dapat menyebabkan penyakit liver berlemak.

 

Semoga dengan mengetahui apa saja Faktor Penyebab Penyakit Liver bisa membantu Anda untuk segera menjauhi apa saja Faktor Penyebab Penyakit Liver yang bisa berakibat fatal. Semoga bermanfaat…

 

 

Faktor Penyebab Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanda Liver Bermasalah

Tanda Liver Bermasalah

Tanda Liver Bermasalah

Tanda Liver Bermasalah – Hati alias liver merupakan salah satu organ yang berperan penting bagi kesehatan tubuh. Ketika Anda makan sepotong coklat atau minum segelas kopi, maka hati akan membantu memecah semua komponen dan senyawa dalam makanan atau minuman. Kemudian racun akan dinetralisir oleh liver sementara sari makanan akan diserap oleh tubuh.

Gejala liver bisa diketahui dengan kamu memperhatikan perubahan yang terjadi pada tubuh. Liver atau hati adalah organ paling besar dalam tubuh yang mempunyai banyak fungsi. Salah satu fungsi dari organ hati atau liver yakni mengganti sel tubuh yang rusak/ hilang. Tapi, jika sel-selnya hilang maka, liver tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh dengan baik.

Untuk itu, kesehatan liver harus terjaga karena begitu banyak dan penting fungsinya bagi tubuhmu. Ada banyak penyakit liver diantaranya sirosis hati, hepatitis, kanker hati dan lainnya. Penyebab penyakit liver yang paling sering adalah karena infeksi virus. Supaya kamu mengetahui kalau organ liver bermasalah, sebaiknya ketahui beberapa Tanda Liver Bermasalah.

 

Tanda Liver Bermasalah

Pada dasarnya liver juga bisa rusak oleh berbagai sebab yang berbeda. Setiap orang memiliki kondisi kesehatan liver yang berbeda. Namun umumnya kerusakan liver tidak pernah menunjukkan gejala yang terlihat hingga kerusakan sudah parah. Berikut ini beberapa Tanda Liver Bermasalah yang wajib Anda waspadai:

 

  1. Merasa sangat lelah

Tanda Liver Bermasalah yang pertama adalah merasa sangat lelah. Tanda Liver BermasalahKetika liver sudah tak mampu lagi untuk mengolah serta membuang racun dalam tubuh. Racun menjalar ke darah, jaringan otot dan organ lainnya yang menjadikan metabolisme terhambat sehingga mengakibatkan perasaan lelah yang tak bisa dihilangkan meski sudah beristirahat.

  1. Sering ingin mual dan muntah

Ketika organ hati terganggu, tubuh akan menunjukkan Tanda Liver Bermasalah seperti mual dan muntah yang berulang. Hal ini dikarenakan adanya penumpukan racun dalam tubuh terutama pada saluran pencernaan. Nah, untuk menetralisir ini tubuh merangsang rasa muah hingga semua racun dimuntahkan. Apabila kamu sering merasakan muntah tanpa alasan, periksakan diri ke dokter secepatnya.

  1. Sembelit

Liver memiliki peran yang sangat penting untuk pencernaan. Karena proses produksi empedu terhambat bisa menimbulkan sembelit atau susah BAB. Jika sembelit biasa pasti lebih banyak makan makanan berserat dan minum obat pencahar akan sembuh. Tapi, kalau organ liver bermasalah sembelit berlangasung sampai beberapa minggu.

  1. Kadar trombosit yang rendah

Ketika hati mulai mengalami kerusakan dan tidak bisa bekerja dengan baik maka produksi trombosit juga akan sangat rendah. Tanda Liver Bermasalah ini sering menyebabkan kematian mendadak karena pendarahan  dalam yang dialami oleh penderita kerusakan hati.

  1. Perut terasa kembung

Ketika kondisi liver semakin bertambah parah, perut akan terasa kembung dan nampak lebih mengembang. Ini dikarenakan adanya penumpukan cairan hati di dalam perut. Kondisi seperti itu menandakan Tanda Liver Bermasalah dan butuh penanganan tepat.

  1. Kulit dan putih mata menjadi kuningTanda Liver Bermasalah

Tanda Liver Bermasalah juga dapat ditandai dengan perubahan warna kulit dan mata putih berwarna kuning. Perubahan ini kemudian akan menyebabkan tubuh menjadi sangat lemah.

  1. Pembengkakan

Pembengkakan pada bagian tangan, kaki dan wajah bisa menjadi Tanda Liver Bermasalah yang cukup serius. Pembengkakan disebabkan karena jaringan tubuh mendapatkan penumpukan cairan yang berlebihan.

 

Itulah Tanda Liver Bermasalah yang harus Anda waspadai. Mulai dari sekarang rawat liver Anda dengan makan-makanan yang bergizi agar liver tetap sehat. Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga informasi yang kami sajikan ini bisa bermanfaat untuk Anda.

 

 

Tanda Liver Bermasalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanda Kerusakan Liver

Tanda Kerusakan Liver

Tanda Kerusakan Liver

Tanda Kerusakan Liver – Hati menjadi organ yang sangat penting untuk kesehatan. Hati berperan sepenuhnya untuk membantu pencernaan dan mengolah semua zat yang masuk ke dalam tubuh. Ketika makan sepotong coklat atau minun segelas kopi, maka hati akan membantu memecah semua komponen dan senyawa dalam makanan atau minuman. Kemudian racun akan dinetralisir oleh liver sementara sari makanan akan diserap oleh tubuh. Jadi semua orang akan membutuhkan liver untuk mendukung kerja organ lain dalam tubuh.

Pada dasarnya liver juga bisa rusak oleh berbagai sebab yang berbeda. Setiap orang memiliki kondisi kesehatan liver yang berbeda. Namun umumnya kerusakan liver tidak pernah menunjukkan gejala yang terlihat hingga kerusakan sudah parah. Berikut ini beberapa Tanda Kerusakan Liver yang bisa dilihat dari luar tubuh :

 

  1. Organ mata dan kulit mulai menguning

Tanda Kerusakan Liver yang pertama bagian tubuh mulai menguning. Biasanya tidak akan berfungsi baik untuk mengolah makanan yang mengandung zat kuning atau yang sering disebut Bilirubin, akibatnya organ tubuh seperti mata dan kulit secara perlahan akan berubah warna menjadi kuning, tanda lainnya urin serta feses Anda akan lebih keruh dan lebih gelap.

  1. Perut mengalami sakit

Tanda Kerusakan LiverSakit perut memang sering terjadi dan mungkin anda akan mengabaikan hal tersebut dan berpikir hal tersebut karena makanan saja, namun jika anda sering mengalami sakit pertu disertai pembengkakan maka berhati-hatilah sebab itu bisa jadi Tanda Kerusakan Liver Anda atau mungkin liver Anda mulai tak berfungsi secara baik lagi.

Sering lelah, kehilangan nafsu makan adalah Tanda Kerusakan Liver yang selanjutnya, ini sangat berkaitan dengan hepatitis Autoimun atau kondisi tubuh melakukan serangan ke jaringan hati tersebut. Ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang tidak bisa mendeteksi penyakit dalam hati sehingga malah merusak jaringan hati itu sendiri.

  1. Timbul bercak pada sekitar kulit

Selain membuat kulit Anda berubah menjadi kuning, Tanda Kerusakan Liver juga akan menimbulkan bercak-bercak pada kulit Anda. Ini disebabkan oleh hati yang tak berfungsi secara baik untuk mengolah dan menyaring darah. Bercak tersebut bisanya akan lebih banyak muncul pada area dada  Anda.

  1. Bingung

Tanda Kerusakan Liver lainnya juga akan menyebabkan penumpukan zat zat tembaga dalam otak serta darah Anda. Ini biasanya akan membuat anda semakin bingung atau kepikunan. Hal ini biasanya terjadi ketika hati anda mulai rusak parah.

  1. Otot-otot mulai melemah

Tanda Kerusakan Liver yang berikutnya mulai tak berfungsi dengan baik adalah otot Anda akan semakin melemah, pegelangan tangan dan kaki akan mengalami pembekakan, ini diakibatkan karena hati tak bisa mengolah cairan dengan baik sehingga membuat cairan itu tidak seimbang

  1. Pembengkakan limpa

Tanda Kerusakan LiverPembengkakan limpa bisa menjadi Tanda Kerusakan Liver yang sanga serius. Limpa merupakan organ kecil yang terletak di bagian perut atas. Pembengkakan limpa bisa menyebabkan beberapa gejala seperti tubuh yang sangat lemah, rasa nyeri seperti tertusuk pada bagian perut atas, kurang nyaman, tidak bisa makan, selalu mual dan keinginan muntah yang besar. Ketika gejala ini sudah muncul maka bisa menyebabkan penderita kekurangan kebutuhan nutrisi manusia.

  1. Tubuh kurus dan tidak nafsu makan

Tanda Kerusakan Liver yang terakhir adalah tubuh menjadi kurus akibat tidak nafsu makan. Ketika kerusakan liver sudah menyebabkan komplikasi pada beberapa organ lain maka tubuh sama sekali tidak akan menerima makanan dengan baik. Rasa tidak nyaman seperti sakit perut dan keinginan untuk muntah menyerang maka akan mengurangi nafsu makan. Bahkan jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka tubuh akan kekurangan nutrisi, berat badan yang menurun drastis dan fisik yang sangat kurus.

 

Nah itulah beberapa Tanda Kerusakan Liver. Segeralah periksa jika tanda tersebut mulai ada dalam tubuh Anda ya. Mengingat liver memiliki fungsi yang sangat penting,maka lebih baik untuk mencegah semua kerusakan liver sejak dini. Perhatian terhadap semua perubahan kondisi tubuh akan membuat Anda merasa lebih bijak dalam menjaga kesehatan.

 

 

Tanda Kerusakan Liver

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

Penyakit Liver DaGejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnyan Gejalanya

Penyakit liver atau penyakit hati tentu akan mempengaruhi fungsi hati dan menyebabkan kerusakan parah. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya pada tahap awal memang terjadi secara samar-samar, oleh sebab itu bagi yang tidak sensitif atau tidak menghiraukannya bisa jatuh ke dalam gangguan liver yang berat. Di bawah ini ada beberapa Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya, diantaranya :

 

  1. Keracunan Acetaminophen

Acetaminophen atau obat parasetamol adalah agen analgesik umum yang sering digunakan sebagai penurun panas atau untuk mengatasi nyeri ringan. Mengambil lebih dari dosis yang ditentukan dapat menyebabkan kerusakan hati dan kelainan pada tes darah yang digunakan untuk menilai fungsi hati. Toksisitas hati terjadi ketika sejumlah kecil acetaminophen dikonversi ke produk sampingan metabolisme beracun, yang berikatan dengan protein dalam hati dan menyebabkan cedera pada sel-sel hati. Jumlah zat beracun yang dihasilkan dan kemampuan hati untuk menghapus akan menentukan tingkat kerusakan hati. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya termasuk mual, muntah, dan pada kasus yang berat, dapat terjadi penumpukan asam dalam darah.

  1. Sakit Liver Akibat Alkohol

Terlalu sering mengonsumsin produk alkohol dapat menyebabkan penyakit hati alkoholik dan sering terlihat pada orang peminum berat. Kondisi ini akhirnya dapat mengarah ke sirosis hati. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya karena alkoholik meliputi nyeri perut, kebingungan, mulut kering, kelelahan, demam, sakit kuning, mual, dan kehilangan nafsu makan. Kondisi yang lebih parah dapat menyebabkan halusinasi, pusing, sulit berkonsentrasi, denyut jantung cepat, dan kelesuan. Penyakit hati alkoholik berkembang menjadi penyakit perlemakan hati, fibrosis, sirosis, dan hepatitis alkoholik. Konsumsi alkohol harus dihentikan agar gejala liver tersebut dapat berkurang. Diet tinggi karbohidrat dapat meminimalkan pemecahan protein dalam hati. Multivitamin yang mengandung tiamin dan asam folat bisa digunakan untuk memperbaiki gejala.

  1. Penyakit kuning

Gejala Penyakit Liver Sesuai PenyebabnyaSakit kuning dianggap sebagai Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya dan bukan penyakit. Hal ini menyebabkan perubahan warna kuning pada kulit dan mata karena akumulasi bilirubin, enzim hadir dalam empedu. Penyakit kuning mungkin hasil dari kondisi yang mendasarinya seperti hepatitis autoimun, saluran empedu diblokir, hepatitis akibat obat, hepatitis kronis aktif, dll. Dan inilah yang sering kita kenal sebagai Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya pada tahap awal.

  1. Hepatitis

Hepatitis berarti peradangan pada hati yang bisa disebabkan oleh virus ataupun obat-obatan tertentu. Virus hepatitis A, B, C, D, atau E merupakan virus penyebab hepatitis, meskipun konsumsi alkohol yang berlebihan, racun, dan beberapa obat dapat menyebabkan hepatitis. Hepatitis dapat terjadi akut atau kronis Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat hepatitis termasuk nyeri perut, urin gelap, pembesaran hati, kelelahan, sakit kuning, dll.

  1. Fibrosis Hati

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat proses peradangan yang berkepanjangan (kronis) jaringan hati bisa berserat-serat kebih kasar karena mengalami fibrosis yang menyebabkan hilangnya fungsi hati. Biasanya ini adalah kelanjutan dari hepatitis baik karena virus ataupu alkohol. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat fibrosis hati termasuk sakit perut, mudah memar, kelelahan, tangan gatal, mual, edema, kelemahan, penurunan berat badan, dll.

  1. Sirosis Hati

Sirosis hati merupakan kelanjutan dari hepatitis dan fibrosis, pada kondisi ini secara bertahap terbentuk jaringan parut yang luas pada hati yang mengganti sel-sel sehat, hati menjadi kehilangan kekenyalannya dan mulai mengeras, menghalangi aliran darah melalui hati. Beberapa penyebab umum dari sirosis hati adalah penyakit alkohol hati, hepatitis autoimun, dan penyumbatan saluran empedu. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat sirosis hati termasuk sakit perut, kelelahan, urin berwarna gelap, kurang nafsu makan, gagal hati, mual, dan warna kuning pada kulit dan mata. Kerusakan hati karena sirosis sering ireversibel meskipun pengobatan bisa menunda perkembangan penyakit ini. Menghentikan penggunaan alkohol yang berlebihan dan mengikuti diet yang sehat dapat membantu pasien sirosis hati. Jaringan parut yang berlebihan dari hati yang menyebabkan kerusakan hati akan membutuhkan transplantasi hati karena memang tidak bisa kembali normal lagi.   – Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

  1. Kanker Hati Primer

Kanker hati primer dapat terjadi tanpa diketahui gejalanya sampai menjadi kondisi lanjut dan menjadi sangat berat karena Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya yang satu ini tidak mudah dikenali. Celakanya lagi kanker hati primer tidak mudah diobati dan dapat menyebabkan kematian. Kondisi ini tidak sama dengan kanker hati metastatik, yang merupakan kanker hati akibat adanya kanker dari organ lain yang menyebar ke hati. Kanker hati primer berarti kanker memang berasal dari sel-sel hati itu sendiri. Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat kanker hati termasuk perubahan warna kuning pada kulit, sakit perut dan bengkak, pembesaran hati, kelemahan dan kelesuan, kehilangan nafsu makan bersama-sama dengan mual dan muntah. Faktor risiko kanker hati termasuk diabetes, peminum alkohol, perokok, dan penyakit hepatitis kronis. Metode pengobatan kanker hati termasuk kemoterapi, radioterapi, transplantasi hati, dan operasi.

  1. Penyakit Fatty Liver

Jika Anda sering mudah lelas yang disertai dengan rasa sakit di perut kanan bagian atas mungkin itu merupakan Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya akibat perlemakan hati. Pada tahap lanjut, penyakit perlemakan hati dapat menimbulkan gejala mual, kurang nafsu makan, gagal hati, penurunan berat badan, dll. Pasien yang gemuk dapat mengembangkan sirosis hati. Penyakit hati berlemak dapat disebabkan karena sindrom metabolik, yang dapat mencakup risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Pada penyakit hati berlemak, sel-sel hati yang sehat digantikan oleh sel-sel lemak. Penyakit perlemakan hati sederhana disebut steatosis di mana hati menjadi besar karena timbunan lemak.  – Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

  1. Sclerosing cholangitis

Sclerosing cholangitis adalah peradangan saluran empedu yang mengarah ke hati. Kondisi ini sering dikaitkan dengan kolitis ulserativa (radang usus). Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya yang satu ini termasuk juga infeksi saluran empedu yang menyebabkan menggigil dan demam, kelelahan, gatal-gatal, dan penyakit kuning yang parah akibat peradangan pada saluran empedu. Strategi pengobatan yang digunakan termasuk antibiotik, suplemen vitamin, dan antipruritus untuk mengurangi rasa gatal.

 

 

 

Gejala Penyakit Liver Sesuai Penyebabnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver – Fungsi organ hati adalah untuk melindungi infeksi melalui proses pembuangan bahan beracun dan segala bakteri dari darah sehingga kesehatan tubuh dapat tetap terjaga. Hati pun memiliki peran besar dalam menyimpan energi serta membuat kadar gula lebih teratur, berikut juga hormon serta enzim dalam darah. Infeksi virus menjadi pemicu utama dari terjadinya peradangan pada organ hati dan berikut adalah Bahaya Penyakit Liver yang perlu diwaspadai, diantaranya :

 

  1. Sering merasa mual

Bahaya Penyakit Liver yang pertama yaitu sering merasa mual. Entah Anda bekerja atau tidak, menjadi sering merasa mual pasti dirasa tidak nyaman sama sekali karena akan mengganggu aktivitas. Mual ini terjadi pada penderita liver di mana memang kondisi ini serupa dengan gejala masuk angin, sakit maag atau malah tipes. Jika Bahaya Penyakit Liver seperti ini tak kunjung sembuh atau membaik, jangan remehkan dengan membiarkannya terus-menerus, melainkan segera temui dokter sebelum kondisi menjadi lebih serius dan fatal.

  1. Turunnya berat badan secara drastis

Bahaya Penyakit Liver sebaiknya tidaklah dianggap remeh karena bisa menyebabkan berat badan secara drastis jika tidak segera mendapatkan penanganan khusus dari dokter. Hilangnya nafsu makan pada penderita akan mengakibatkan penurunan berat badan yang drastis. Apabila gejala hilangnya nafsu makan tidak segera ditangani, maka tentu akan membawa efek buruk bagi tubuh, contohnya adalah turunnya berat badan ini.

  1. Warna feses yang berubah

Saat bagian organ hati kita terkena radang dan fungsinya terganggu, tubuh pun akan mengeluarkan feses yang warnanya berubah tak seperti biasa. Warnanya bakal lebih cerah yang disebabkan oleh zat kuning yang tidak dapat dibuang dari dalam tubuh. Bahaya Penyakit Liver ini jugalah yang memengaruhi air urin menjadi sangat keruh.

  1. Kerap mimisan

Bahaya Penyakit Liver dapat dengan mudah mengalami Bahaya Penyakit Livermimisan yang frekuensinya cukup sering, apalagi bila melakukan kegiatan yang termasuk padat. Mimisan adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja, namun hal ini tidak terlalu diperhatikan dan justru biasanya diremehkan. Mimisan bukan hanya sekadar kelelahan, tapi juga sebagai tanda bahwa ada yang tak beres pada organ tubuh kita, termasuk hati.

  1. Tubuh menguning

Bahaya Penyakit Liver lainnya dapat mengubah warna kulit tubuh menjadi kuning dan itulah alasan mengapa sakit liver atau hepatitis juga dikenal dengan nama sakit kuning. Bahaya Penyakit Liver seperti ini bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Pada tahap ini, bagian organ hati bukan lagi hanya mengalami peradangan, namun juga terjadi pembengkakan.

  1. Menjadi cepat lelah

Tubuh menjadi kurang bisa diajak bekerja sama ketika penyakit liver menyerang karena otomatis tubuh menjadi sangat mudah lelah. Ketika orang normal menjadi lelah karena melakukan terlalu banyak aktivitas, rasa lelah yang ekstrim bisa terjadi pada orang yang mengalami gejala sakit liver yang biasanya dialami oleh para orang dewasa. Bahaya Penyakit Liver ini adalah risikonya yang bisa memicu kematian jika tidak segera mendapatkan pertolongan serta pengobatan yang benar.

  1. Muncul bercak biru

Tidak hanya tubuh bisa berubah menguning, rupanya bercak biru pun dapat muncul yang termasuk di dalam gejala dari penyakit hepatitis atau liver ini. Alasan mengapa tubuh memiliki bercak-bercak biru adalah karena kurangnya asupan makanan berkandungan protein tinggi. Ketika penyakit liver melanda, nafsu makan akan otomatis berkurang dan bukan hanya akan menyebabkan turunnya berat badan drastis, melainkan juga kekurangan nutrisi seperti protein. Bahaya Penyakit Liver seperti ini lebih dikenal dengan sebutan memar, namun memang memar yang terjadi bukanlah karena terbentur benda tumpul maupun bekas pukulan. Murni memar kebiruan akan muncul karena kurangnya asupan protein pada tubuh penderita penyakit liver.

  1. Perubahan bentuk perut

Sadar atau tidak, bagi penderita liver, bentuk perut akan berubah dan ukurannya bakal semakin membesar. Bahaya Penyakit LiverBahaya Penyakit Liver ini tidak ada hubungannya dengan membesar karena terlalu banyak makan sebab penderita sendiri akan merasa malas untuk makan karena kurangnya nafsu makan. Membesarnya perut bukan karena lemak dari makanan yang dikonsumsi, melainkan Bahaya Penyakit Liver ini adalah salah satu efek dari pembengkakan yang terjadi di perut bagian kanan bawah. Ketika menyadari adanya pembengkakan, jangan ragu dan lebih baik segera menghubungi atau menemui dokter agar segera ditangani dan diobati secara tepat.

  1. Bentuk kuku mengalami kelainan

Bahaya Penyakit Liver lainnya jika menderita penyakit liver adalah bentuk kuku yang mengalami kelainan. Coba lihat bagian kuku yang biasanya dapat mengalami perubahan bentuk di mana kuku akan lebih melengkung. Hal ini menyebabkan kuku dari penderita penyakit hepatitis tidak tampak bagus jika dibandingkan dengan kuku orang yang tidak menderita sakit liver. Apabila kuku panjang, maka akan semakin terlihat jelas perbedaan kuku yang normal dan yang mengalami kelainan.

  1. Anemia

Sel darah merah akan dipengaruhi oleh penyakit liver sehingga penderita penyakit hepatitis atau liver menjadi lebih gampang lelah. Jika tubuh melemas setelah melakukan banyak kegiatan atau aktivitas yang berat, penderita penyakit liver akan kekurangan sel darah merah sehingga akhirnya menjadi lemas. Pada akhirnya, aktivitas pun akan menjadi terhambat sebab semakin penderita memaksakan untuk bergerak aktif, tubuh pun akan menjadi semakin lemah.

 

Jangan selalu menganggap remeh suatu penyakit yang datang pada Anda, kenali dahulu gejalanya cari tahu penyebabnya dan cari tahulah apakah penyakit yang menyerang Anda merupakan penyakit yang berbahaya atau tidak. Dalam ulasan kali ini kita membahas Bahaya Penyakit Liver yang mana penyakit ini juga jangan sampai dianggap enteng karena bisa fatal jika tidak segera diobati, semoga bermanfaat…

 

Bahaya Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment