Penyebab Kerusakan Liver

Penyebab Kerusakan Liver

Penyebab Kerusakan Liver

Liver adalah organ yang sangat aktif metabolik. Hati sangat penting bagi kelangsungan hidup tubuh manusia. Meskipun semua ini, tubuh manusia dapat menahan hilangnya sekitar 60% dari liver yang normal. Hal ini karena hati memiliki kemampuan untuk meregenerasi sendiri. Namun, masalah hati tidak harus dipandang santai. Dalam kasus terjadinya penyebab kerusakan liver tersebut, Anda harus segera berkonsultasi dengan ahli kesehatan untuk intervensi yang diperlukan.

 

Gejala awal kerusakan liver termasuk kelelahan, kelemahan, kurang nafsu makan, kehilangan energi, penurunan berat badan dan mual.

  • Suatu liver yang rusak tidak dapat menghapus bilirubin dari darah. Kulit dan bagian putih mata menjadi kuning karena kehadirannya dalam darah. Kondisi ini disebut penyakit kuning, yang merupakan salah satu gejala utama kerusakan liver.
  • Kuku berubah warna dan penampilan. Mereka menjadi lebih melengkung (clubbing) dan terlihat putih bukan merah muda.
  • Kehilangan nafsu makan terjadi dan akhirnya dapat mengakibatkan penurunan berat badan dan anemia. Ada pencernaan atau metabolisme yang tidak benar dari protein, lemak dan karbohidrat.  Penyebab Kerusakan Liver
  • 20% dari pasien yang menderita penyakit hati terjadi penggelapan warna kulit mereka.
  • Tinja pasien menjadi lebih ringan dalam warna. Hal ini disebabkan tidak adanya empedu di dalamnya.    Penyebab Kerusakan Liver
  • Sindrom iritasi usus adalah tanda lain umum dari kerusakan hati.
  • Pada banyak pasien kerusakan liver, pembesaran hati dapat diamati. Ini disebut hepatomegali. Ada pelebaran bagian perut bawah kanan bawah tulang rusuk.
  • Tingkat keparahan masalah di atas dapat meningkatkan tekanan pada diafragma. Ini lebih lanjut dapat mengakibatkan komplikasi pernapasan.

 

Penyebab Kerusakan Liver

Banyak hal yang dapat memengaruhi organ liver dalam tubuh kita. Berikut di bawah ini merupakan apa apa saja yang menyebabkan kerusakan liver yang mengakibatkan penyakit pada liver.

 

  1. Hepatitis

Ini adalah salah satu alasan penyebab kerusakan liver yang paling penting. Hepatitis A, B, C, D, dan G adalah virus yang merusak organ liver. Gejala utama dari masalah ini adalah penyakit kuning, malaise dan anoreksia. Hal ini biasanya menyebabkan peradangan pada liver. Apa yang terjadi ini adalah karena liver mulai menghadapi masalah dalam menyaring makanan. Hal ini menjadi penyebab kerusakan liver dan penyakit menular terlebih hepatitis c.

 

  1. Sirosis

Sirosis adalah kondisi medis yang merusak jaringan liver. Ini membunuh sel-sel pada liver kemudian membentuk jaringan bekas luka. Penyebab kerusakan liver ini memiliki dampak negatif pada sel-sel liver dan darah, yang berarti bahwa liver tidak bisa lagi membersihkan darah dari racun. Darah juga tidak dapat mengalir bebas melalui liver dan sel-sel liver. Pencernaan juga terpengaruh karena sekresi empedu dari liver terkena. Empedeu tidak bisa lagi mengeluarkan racun keluar dari tubuh.

 

  1. Overdosis obat

Penyebab Kerusakan LiverObat-obatan tertentu kadang juga dapat menjadi penyebab kerusakan liver karena merusak jaringan liver. Hal ini dapat terjadi jika seseorang mengalami overdosis obat. Resep sesuai petunjuk dokter tidak memengaruhi liver, tetapi jika dikonsumsi lebih dari itu ada kemungkinan timbul masalah. Obat-obatan tertentu, bagaimanapun juga memengaruhi liver bahkan ketika diminum dalam jumlah kecil. Namun hal itu hanyalah masalah sementara dan fungsi liver kembali normal ketika obat dihentikan.

 

  1. Penyakit wilson

Ini adalah penyebab kerusakan liver lain dimana terjadi penumpukan tembaga dalam tubuh. Gejala pertama dari masalah ini adalah kerusakan pada liver. Ini adalah kelainan bawaan yang mengurangi kemampuan tubuh kita untuk proses metabolisme tembaga dan juga dapat menyebabkan sirosis.

 

  1. Kelainan pada aliran darah dan empedu

Pembentukan bekuan darah dalam vena hepatik mencegah aliran darah dari jantung ke liver. Apa yang terjadi berikutnya adalah bahwa tekanan dalam vena portal meningkat dan ini menjadi penyebab kerusakan liver. Batu empedu dapat menghambat aliran empedu dari liver ke kantong empedu dan kemudian ke usus. Jika ada semacam obstruksi pada saluran empedu, maka dapat mencegah empedu mengalir bebas.

 

  1. Konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol berlebih juga dapat menjadi penyebab kerusakan liver, karena kerusakan jaringan liver yang mengakibatkan peradangan pada liver. Seseorang yang mengonsumsi alkohol berlebihan, seringkali mempunyai liver yang tidak berfungsi dengan baik.

 

Jika Anda mendapati gejala-gejala yang terdapat diatas segeralah konsultasikan ke dokter terdekat Anda. Semoga bermanfaat…

 

 

 

Penyebab Kerusakan Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kerusakan Liver

Gejala Kerusakan Liver

Gejala Kerusakan LiverLiver menjadi organ yang sangat penting untuk kesehatan. Liver berperan sepenuhnya untuk membantu pencernaan dan mengolah semua zat yang masuk ke dalam tubuh. Ketika makan sepotong coklat atau minum segelas kopi, maka liver akan membantu memecah semua komponen dan senyawa dalam makanan atau minuman. Kemudian racun akan dinetralisir oleh liver sementara sari makanan akan diserap oleh tubuh. Jadi semua orang akan membutuhkan liver untuk mendukung kerja organ lain dalam tubuh.

Pada dasarnya liver juga bisa rusak oleh berbagai sebab yang berbeda. Setiap orang memiliki kondisi kesehatan liver yang berbeda. Namun umumnya kerusakan liver tidak pernah menunjukkan gejala yang terlihat hingga kerusakan sudah parah. Berikut ini beberapa gejala kerusakan liver yang bisa dikenali lewat tubuh:

 

  1. Merasa Sangat Lelah

Liver memiliki peran yang sangat besar untuk energi tubuh. Ketika liver mengalami kerusakan maka energi tubuh secara otomatis tidak akan terpenuhi. Kemudian karena masalah ini maka tubuh akan terasa sangat lelah. Gejala kerusakan liver ini termasuk jenis lelah ekstrim yang akan membuat tubuh sama sekali tidak bisa digunakan untuk menjalani pekerjaan dan aktivitas yang lain. Tubuh tidak akan semangat dan semua pekerjaan tidak akan bisa dilakukan dengan baik. Untuk mengatasi hal ini maka lebih baik jika minum air mineral dan konsumsi makanan sehat, buah serta sayuran segar.

 

  1. Sakit Perut / Diare

Liver memiliki peran yang sangat penting untuk pencernaan. Ketika liver bermasalah maka bisa menyebabkan diare yang sangat buruk. Perut akan terasa sangat sakit kemudian banyak cairan usus yang keluar sehingga membuat buang air besar menjadi encer dan terlalu sering. Bahkan gejala kerusakan liver ini bisa menyebabkan tubuh mengalami kekurangan cairan. Tubuh akan menjadi semakin lemah jika tidak mendapatkan nutrisi yang bisa mengurangi rasa  tidak nyaman karena diare.

 

  1. Kulit dan Putih Mata Menjadi Kuning

Gejala kerusakan liver juga dapat ditandai dengan perubahan warna kulit dan mata putih berwarna kuning. Perubahan ini kemudian akan menyebabkan tubuh menjadi sangat lemah. Awalnya kulit tidak akan langsung berubah menjadi kuning tapi seperti pucat kecoklatan kemudian menguning. Bahkan bagian putih mata juga akan mulai berubah menjadi lebih kuning. Ini menandakan bahwa kadar bilirubin dalam liver sangat tinggi. Gejala kerusakan liver ini juga sering terjadi pada bayi yang baru lahir.

 

  1. Pembengkakan

Gejala Kerusakan LiverPembengkakan pada bagian tangan, kaki dan wajah bisa menjadi gejala kerusakan liver yang cukup serius. Pembengkakan disebabkan karena jaringan tubuh mendapatkan penumpukan cairan yang berlebihan. Biasanya pembengkakan tidak menimbulkan rasa sakit hanya kurang nyaman saja. Berjalan setidaknya 15 menit per hari bisa mengurangi pembengkakan.

 

  1. Ingin Muntah Terus

Keinginan untuk muntah terus menerus tanpa sebab bisa menjadi gejala kerusakan liver. Kondisi ini terjadi ketika saluran pencernaan tidak bisa bekerja dengan baik. Hampir semua makanan tidak bisa masuk ke dalam lambung dan berjalan ke usus. Justru ketika baru makan maka selalu ada rasa mual. Gejala kerusakan liver yang terjadi bisa menjadi lebih buruk jika penderita juga mengalami penyakit maag atau radang lambung.

 

  1. Kulit Mudah Membekas

Pada penderita penyakit kerusakan liver yang sudah parah maka biasanya bagian kulit tubuh akan lebih mudah membekas atau memar. Gejala kerusakan liver ini berhubungan dengan masalah pendarahan yang sudah terjadi pada bagian jaringan bawah kulit. Ketika terkena pukulan atau terantuk benda keras maka kulit akan memar dan meninggalkan bercak biru kemerahan pada bagian dalam kulit. Jika tubuh sudah masuk dalam tahap ini maka perawatan yang intensif sangat diperlukan untuk mengurangi resiko pendarahan organ yang buruk.

 

  1. Tubuh Kurus dan Tidak Nafsu Makan

Ketika kerusakan liver sudah menyebabkan komplikasi pada beberapa organ lain maka tubuh sama sekali tidak akan menerima makanan dengan baik. Gejala kerusakan liver yang dirasa seperti tidak nyaman di bagian perut dan keinginan untuk muntah menyerang maka akan mengurangi nafsu makan. Bahkan jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka tubuh akan kekurangan nutrisi, berat badan yang menurun drastis dan fisik yang sangat kurus.

 

 

 

Gejala Kerusakan Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Liver Bengkak

Penyebab Liver Bengkak

Penyebab Liver Bengkak

Penyebab Liver Bengkak – Bengkaknya liver bukan hanya karena ada cairan yang menumpuk seperti definisi pembengkakan yang biasanya kita ketahui. Hati yang bengkak ini juga dinamakan fatty liver di mana terdapat penumpukan lemak yang terdapat pada bagian hati. Memang terbilang normal apabila pada organ hati terdapat lemak, namun ini menjadi tak normal dan perlu diwaspadai ketika ada lebih dari 5-10% dari berat organ hati Anda adalah lemak.

 

Fatty liver juga dianggap sebagai gejala awal yang bisa memunculkan masalah di organ hati, berikut juga gangguan fungsi hati. Pembengkakan yang terjadi akan membuat liver sulit bekerja dengan baik yang kemudian akan diikuti dengan gejala-gejala dari penyakit liver. Ada beragam penyebab liver bengkak yang sebaiknya diketahui dan bisa dilihat sebagai berikut:

 

  1. Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

Sudah sangat jelas bahwa minuman beralkohol akan merusak kesehatan, termasuk juga organ hati di mana kandungan etanol di minuman keras akan benar-benar mengganggu fungsi hati. Dianggap sebagai racun, tentu ketika zat-zat tak sehat ini tertimbun di dalam hati akan membuat sel-sel di dalamnya akan rusak karena tak dapat menolerir zat racun tersebut terlalu lama. Inilah yang kerap kemudian menjadi penyebab liver bengkak yang dinamakan dengan istilah hepatitis alkoholik.   penyebab liver bengkak

 

  1. Penyumbatan pada Saluran Empedu

Saluran empedu yang tersumbat dikenal dengan istilah medis Cholelithiasis yang menjadi salah satu penyebab liver bengkak. Hati akan membuat cairan di dalam empedu dan kemudian menyimpannya dan apabila saluran dalam empedu itu tersumbat, hati akhirnya terhalang dari fungsinya dalam menyalurkan zat yang semestinya tersimpan di dalam kantong empedu. Bisa juga, substrat pada kantong empedu tak bisa disalurkan ke bagian pencernaan sehingga akan sangat penuh dan empedu pun tertimbun di dalam hati. Peradangan sel hati adalah risiko dari pembengkakan akibat penyumbatan di kantong empedu.   penyebab liver bengkak

 

  1. Keracunan

Hati adalah organ yang memiliki peran untuk menawarkan racun di dalam tubuh, tapi jika zat racun yang ada pada tubuh akhirnya tidak bisa dinetralisir, maka zat racun akan menumpuk di liver yang menjadikan penyebab liver bengkak. Jika dibiarkan, lama-kelamaan selama beberapa tahun penumpukan zat semakin banyak dan hatilah yang akan terkena efek buruknya.    penyebab liver bengkak

 

  1. Kolesterol Terlalu Banyak

Hati dalam salah satu fungsinya adalah untuk mengubah kolesterol menjadi asam lemak dan bila jumlah kolesterol di dalam tubuh terlalu banyak, kerja liver pun akan lebih berat jadinya. Itulah sebabnya juga, sakit kolesterol dihubungkan dengan penyebab liver bengkak. Pada akhirnya kolesterol tinggi jugalah yang akan membawa penderita memiliki penyakit liver.

 

  1. Kelainan Bawaan

Mungkin Anda pernah mendengar seseorang yang mengalami kelainan bawaan yang terjadi pada metabolisme tirosin, homosistin, glikogen serta galaktose? Kelainan-kelainan ini rupanya bisa menjadi pemicu dari adanya organ hati yang bengkak sehingga akan membuat hati tak berfungsi seperti biasanya dan ini bisa menjadi penyebab liver bengkak yang serius jika juga diabaikan.

 

  1. Penyakit Adanya Penumpukan Asam Fitanik

Penyebab liver bengkak ini juga memiliki nama lain penyakit refsum di mana pada tubuh penderitanya akan terdapat asam fitanik yang tertimbun yang tak hanya akan memicu kerusakan saraf dan retina, tapi juga berimbas menjadi penyebab liver bengkak dan menjadi kurang berfungsi dengan baik. Bahkan penyakit ini akan menimbulkan ketidaknyamanan pada pergerakan tubuh penderitanya karena saking kakunya dan bahkan pada tulang dan kulit juga mengalami perubahan. Kalau penderita hati bengkak biasanya dianjurkan untuk mengonsumsi buah serta sayuran hijau, khusus penderita hati bengkak yang disebabkan penyakit ini tidak dibolehkan karena merupakan pantangan supaya penyakit tak merambat semakin parah ke hati.   penyebab liver bengkak

 

  1. Efek Samping Berasal dari Obat

Tak semua obat yang Anda konsumsi bakal memberikan efek samping buruk, tapi hanya obat-obat tertentu saja dan hal ini pun bisa menjadi penyebab liver bengkak karena efek sampingnya. Obat-obatan kimia yang sebaiknya dihindari untuk pemakaian terlalu sering dengan jangka waktu lama antara lain adalah tetrasiklin, metotreksat, karbon tetraklorid, asam valproat, serta kortikosteroid. Dengan pemakaian dosis tinggi pada semua obat tersebut, hati lama-lama tak bisa menoleransi dan kemudian menjadi rusak sehingga fungsinya yang biasa tak dapat dijalankan.   penyebab liver bengkak

 

 

Penyebab Liver Bengkak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Menangani Liver Bengkak

Cara Menangani Liver Bengkak

Cara Menangani Liver Bengkak

Jika Anda mengalami beberapa dari gejala-gejala yang telah disebutkan, segera tangani dengan serius. Jangan biarkan penyakit menggerogoti tubuh Anda dengan menjadi semakin parah. Gejala liver bengkak jika tidak ditangani akan bisa menimbulkan liver kronis yang justru akan semakin membahayakan kesehatan tubuh Anda. Di bawah ini beberapa cara menangani liver bengkak:

 

  1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

Penyakit sebenarnya di awali dari kuman atau bakteri yang bisa muncul dikarenakan kurang menjaga kebersihan. Cara menangani liver bengkak pertama yaitu dengan menjaga kebersihan mulailah dari diri sendiri dan lingkungan tempat tinggal sendiri. Seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Menjaga kebersihan lingkungan seperti lingkungan rumah dan sekitar rumah, tidak menimbun sampah yang dapat menyebabkan menjadi sumber penyakit.   Cara Menangani Liver Bengkak

 

  1. Rajin mengkonsumsi air mineral

Kebutuhan tubuh kita terhadap air putih sekitar 1,5 liter yaitu setara 8-10 gelas. Minumlah air putih sehari minimal 1,5 liter. Air putih akan membantu pencernaan dalam tubuh kita sehingga lancar dan tidak ada timbunan sampah dalam tubuh kita.

 

  1. Hindari makanan yang mengandung banyak lemak jenuh dan pengawet

Tubuh kita membutuhkan lemak untuk bahan dasarCara Menangani Liver Bengkak tenaga, namun jika berlebihan akan menimbulkan penyakit, seperti penyakit liver sehingga fungsi hati tidak lagi normal. Cara menangani liver bengkak yang baik dengan menghindari mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak berlebih serta bahan kimia seperti pengawet dan pewarna kimia yang sering terkandung dalam makanan kemasan siap saji.   Cara Menangani Liver Bengkak

 

  1. Perbanyak konsumsi sayur dan buah

Sayur dan buah banyak mengandung zat besi dan vitamin yang sangat diperlukan tubuh kita. Cara menangani liver bengkak yang bagus yaitu pilihlah buah yang aman dikonsumsi oleh penderita liver seperti pepaya, jeruk, pisang, apel serta mangga. Yang penting hindari mengkonsumsi buah nanas, nangka dan durian.

 

  1. Menerapkan nilai gizi yang dibutuhkan tubuh

Penuhi kebutuhan tubuh Anda empat sehat lima sempurna dengan diimbangi olahraga yang teratur. Cara menangani liver bengkak dengan menghindari makanan yang pedas, masam, minum air dingin, gorengan juga menjadi salah satu pilihan terbaik. Makanan tersebut tidak di bolehkan untuk dikonsumsi penderita liver.

 

  1. Istirahat cukup

Jika Anda telah terserang penyakit hati atau liver, apalagi liver bengkak usahakan istirahat cukup. Istirahat yang cukup yaitu 6-7 jam per hari. Istirahat yang cukup akan membantu organ hati Anda tidak bekerja begitu keras, sehingga akan kembali normal lagi seperti semula ini menjadi salah satu yang sering disarankan sebagai cara menangani liver bengkak.

 

  1. Konsumsi suplemen

Konsumsilah siplemen yang aman tanpa efek samping. Suplemen berfungsi untuk memperkuat sistem imun Anda sehingga tidak mudah terserang penyakit seperti penyakit liver bengkak.   Cara Menangani Liver Bengkak

 

  1. Konsultasi dengan dokter

Jika Anda telah merasakan beberapa gejala penyakit liver bengkak, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis agar lebih spesifik penanganan dan solusinya.

 

  1. Operasi

Jika sudah tervonis mengalami gangguan hati, dokter akan melakukan operasi pembedahan hati. Operasi bagi banyak orang merupakan sesuatu yang berat, karena belum tentu berhasil. Jika berhasil terkadang menimbulkan efek pada kesehatan Anda, baik efek jangka pendek atau pun jangka panjang.  Cara Menangani Liver Bengkak

 

  1. Konsumsi makanan bervitamin

Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B6, B12, hati dan ikan. Perbanyaklah mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B6 dan B12, serta hati dan ikan. Anda juga jangan lupa perhatikan pola makan Anda sehari-hari. Pola makan akan sangat mempengaruhi kesehatan Anda.   Cara Menangani Liver Bengkak

 

  1. Hindari makanan yang dilarang dikonsumsi oleh penderita gejala liver bengkak

Cara menangani liver bengkak lainnya dengan menjauhi beberapa makanan harus dihindari oleh orang yang terserang gejala liver bengkak, seperti makanan yang dibakar atau diasapin, hindari makanan yang berbahan dasar daging sapi, kambing, ayam, cumi-cumi, kepiting, udang dan kerang. Buah-buahan yang perlu dihindari yaitu nanas, durian, belimbing dan nangka. Jika Anda tidak dapat menghindarinya akan berdampak pada kesehatan Anda.  Jika sedang masa pengobatan akan menyebabkan lebih susah sembuh, jika sudah sembuh bisa menjadikan kambuh kembali.

 

  1. Menggunakan temulawak

Temulawak berkahsiat untuk mengobati gejala liver bengkak. Gunakan temulawak sebagai cara menangani liver bengkak dengan dibuat jamu, caranya pertama siapkan ¼ temulawak kuning, lalu iris tipis, lalu ditambah dengan 3 lembar daun sirsak keringkan dengan cara dijemur. Langkah selanjutnya rebus daun sirsak beserta temulawak dengan 4 gelas air lalu ditambah gula merah secukupnya. Setalah mendidih angkat dan dinginkan. Minum 3 kali sehari sampai penyakit liver sembuh. Untuk hasil lebih cepat sembuh berjemurlah dibawah terik matahari pagi sekitar jam7 sampai jam 9 dalam jangka waktu 30 menit.   Cara Menangani Liver Bengkak

 

 

 

 

Cara Menangani Liver Bengkak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Penyakit Liver

Mencegah Penyakit Liver

Mencegah Penyakit Liver

Mencegah Penyakit Liver – Penyakit pada organ hati ini biasanya kita sebut dengan sakit liver dan penyakit ini dapat muncul ketika ada kelainan yang terjadi pada fungsi hati kita. Penyakit liver atau yang kita juga bisa sebut dengan hepatitis adalah suatu kondisi sel-sel hati yang terkena peradangan. Padahal organ hati sangatlah penting untuk membuat segala yang masuk ke dalam tubuh kita dapat tersaring dengan baik.

 

Fungsi organ hati adalah untuk melindungi infeksi melalui proses pembuangan bahan beracun dan segala bakteri dari darah sehingga kesehatan tubuh dapat tetap terjaga. Hati pun memiliki peran besar dalam menyimpan energi serta membuat kadar gula lebih teratur, berikut juga hormon serta enzim dalam darah. Infeksi virus menjadi pemicu utama dari terjadinya peradangan pada organ hati dan berikut adalah bahaya penyakit liver yang perlu diwaspadai.

 

Berikut beberapa faktor penyebab penyakit liver diantaranya yaitu :

  • Mengkonsumsi minuman beralkohol merupakan salah satu faktor penyebab paling tinggi terhadap kerusakan organ hati, hal ini disebut dengan hepatitis alkoholik.
  • Sirosis merupakan tahap akhir dari penyakit liver, ini dikarenakan jaringan pada perut dan hilangnya sel hati dapat mengakibatkan hati untuk gagal dalam fungsinya.
  • Terjadinya kelainan hati sejak kecil atau sejak lahir
  • Terganggunya metabolisme di dalam tubuh
  • Terinfeksi virus dan bakteri jahat kedalam tubuh, bakteri atau virus ini biasanya terdapat di dalam makanan yang dikonsumsi
  • Ketergantungan mengkonsumsi obat-obatan kimia yang tanpa direkomendasikan oleh dokter
  • Melakukan kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang (Narkoba)
  • Terjadinya infeksi pada tubuh yang disebabkan oleh jamur seperti chloride, anabolic steroids, arsenic dan aflatoxin.

 

Beberapa gejala yang ditimbulkan, yaitu :

  • Menurunnya nafsu makan, sehingga berat badan juga ikut menurun secara drastis dan otomatis kesehatan tubuh akan terganggu.
  • Terdapat tanda perubahan pada selaput mata yang berubah warna menjadi kuning, tanda ini dikarenakan terjadi penumpukan empedu di dalam darah., selain itu, terjadi perubahan warna kulit yang kekuning-kuningan.
  • Sering merasa depresi atau stress
  • Timbul rasa nyeri didaerah perut kanan
  • Perubahan warna urin yang menjadi kecokelatan
  • Terjadi pembesaran pada pembuluh vena
  • Mudah lelah dan hilangnya gairah, sehingga malas untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari
  • Terjadi penurunan gula darah
  • Sering merasa mual dan muntah, bahkan dapat terjadi muntah darah

 

Tips Mencegah Penyakit Liver

Berikut ini adalah cara mencegah penyakit liver yang efektif :

 

  1. Imunisasi

Jelas sekali bahwa mencegah penyakit liver paling ampuh adalah dengan melakukan imunisasi karena imunisasi adalah yang paling efektif untuk membuat infeksi penyakit hepatitis dapat dicegah.Mencegah Penyakit Liver Sesudah memperoleh imunisasi, antibodi akan dihasilkan oleh tubuh dengan bentuk zat daya tahan tubuh yang bisa melawan hepatitis. Imunisasi ini pun hanya perlu diberikan sekali seumur hidup pada anak usia 2-18 tahun agar terlindung dari penyakit hepatitis serius.    mencegah penyakit liver

 

  1. Menjaga kebersihan

Tentu dengan menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar kita adalah yang paling baik agar diri sendiri, serta orang lain tidak mudah terkena maupun tertular penyakit liver. Cara mencegah penyakit liver yaitu dengan mencuci tangan sebelum makan dengan menggunakan sabun, bahkan juga sehabis dari toilet.

 

  1. Tidak Saling Bertukar Barang

Walaupun hidup bersama di dalam satu atap, meski hubungan dengan orang tersebut masih keluarga, alangkah baiknya mencegah penyakit liver untuk tidak memakai sikat gigi, handuk maupun barang pribadi lainnya secara bergantian alias 1 barang milik bersama. Tidak terkecuali alat makan, seperti misalnya menggunakan sendok dan garpu yang sama tanpa dicuci lebih dulu akan dapat berbahaya bagi kesehatan karena bakteri dan virus akan mudah tersebar. mencegah penyakit liver

 

  1. Mengonsumsi Makanan Matang

Mungkin Anda menemukan jenis makanan yang memang enak-enak saja dinikmati mentah atau bahkan setengah matang, namun akan jauh lebih sehat bila makanan yang disantap dijamin sudah dimasak secara matang. Makanan yang matang tentu akan lebih bersih. mencegah penyakit liver

 

  1. Tidak Jajan Sembarangan

Anak-anak sangat suka jajan apalagi ketika di sekitar sekolahnya banyak pedagang makanan dan minuman. Orang dewasa pun ada yang suka jajan di pinggir jalan. Namun, perhatikan apakah makanan serta minuman yang dijajakan tersebut benar-benar bersih karena jajanan terbuka apalagi di pinggir jalan tidak semuanya terjamin bersih.

 

  1. Menerapkan Pola Tidur yang Baik

Mencegah penyakit liver yang terakhir yaitu pola tidur yang dianggap baik dan sehat adalah seseorang yang dapat beristirahat selama 8 jam sehari dan waktu tersebut merupakan waktu tidur minimal.

 

Demikianlah mencegah penyakit liver yang harus dilakukan sebelum terlambat. Jangan pernah megabaikan bahaya penyakit liver tersebut dan berlaku masa bodoh. Mulailah hidup sehat dari sekarang dan lakukanlah pencegahan sedini mungkin.

 

 

Mencegah Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Menyembuhkan Penyakit Liver

Cara Menyembuhkan Penyakit Liver

Cara Menyembuhkan Penyakit Liver

Cara Menyembuhkan Penyakit Liver – Menjaga kesehatan ditengah kesibukan yang menumpuk merupakan prioritas yang seharusnya Anda lakukan. Tanpa disadari oleh kita, liver sedang bekerja keras kian berat tiap harinya. Baik karena pola hidup maupun pola makan yang tidak dapat sepenuhnya memenuhi standar gizi yang seimbang.

Liver merupakan organ terpenting yang membantu dalam detokfikasi yang berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh dan membentuk antibody untuk sistem pertahanan tubuh. Selain itu juga, liver atau hati bertuga menyimpan energi dan mengatur kadar gula, kolesterol, hormon serta enzim-enzim dalam darah. Apabila sel-sel mengalami kerusakan, maka tubuh akan tidak dapat lagi dilindungi dari infeksi kuman, bakteri maupun racun. Salah satu penyebab penyakit liver yaitu dengan terjadinya peradangan di dalam hati oleh infeksi virus.

Salah satu hal yang perlu di waspadai dari penyakit liver ini yaitu apabila tidak segera mungkin ditangani oleh medis, maka akan menyebabkan kematian. Maka dari itu sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui pengetahuan seputar cara menyembuhkan penyakit liver. Dimana penyakit ini memiliki gejala-gejala dengan warna urin yang berubah kecoklatan, mengalami perubahan warna kekuningan pada kulit, mengalami mual, demam ringan, muntah, diare, hilangnya selera makan, berat badan turun secara drastis, mudah sekali lelah, pegal-pegal dan sakit otot, tidak enak badan dan kurang bersemangat.

 

Biasanya penyakit liver ini disebabkan karena terjadinya infeksi yang terjadi karena parasit atau amuda disentri, malaria, cacing, toxoplasma dan juga biasanya paling banyak yaitu oleh virus. Pada saat ini jenis virus yang menyerang hati yang dikenal yaitu virus hepatitis B (HVB) dan juga hepatitis C (HCV).

Jika gejala penyakit liver ini dirasakan semakin parah, maka bisa mengalami infeksi yang menyebabkan masalah hepatitis dan kemudian menjalar pada penyakit lainnya biasanya ujung dari masalah dari penyakit ini yaitu sirosis. Sirosis yaitu penyakit dimana fungsi dari hati yang tidak teratur dan terjadi penambahan jaringan ikat, kerusakan ginjal dan juga gagal hati. Maka dari itu, di bawah ini akan memberikan informasi seputar cara menyembuhkan penyakit liver yang baik untuk kesehatan anda, seperti berikut :

 

  1. Temulawak

cara menyembuhkan penyakit liver yang pertama yaitu dengan menggunakan Temulawak atau Curcuma Xanthoriza merupakan curcumin yang terdapat dari ekstak temulawak bermanfaat sebagai pelindung liver dan memperkuat sel-sel liver, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu juga temulawak merupakan salah satu tanaman obat yang termasuk dalam suku temu-temuan yang mengandung curcumin yang memiliki khasiat anti inflamasi dan anti hepatotoksik yang sangat berguna untuk melindungi kesehatan hati dari radang hati.

 

  1. Mengkonsumsi Buah dan Sayur

Cara Menyembuhkan Penyakit LiverSumber energi yang mengandung gizi, mmineral, zat besi, magnesium, vitamin dan sumber nutrisi lainnya yang terkandung dalam buah dan sayut sangatlah banyak memiliki manfaat untuk kesehatan. Dengan rajin mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, B, C dan D serta vitamin dan mineral lainnya, sangatlah bermanfaat sebagai cara menyembuhkan penyakit liver. Akan tetapi ada beberpa jenis buah yang tidak boleh di konsumsi oleh penderita liver yaitu buah nanas, nangka, dan durian.

 

  1. Pegagan

Kandungan yang terdapat dalam pegagan seperti asiaticoside, madecassoide, brahminoside, brahmic acid, centellose, carotenoids, isothankuniside, kalium, natrium, magnesium, kalium, zat besi dan senyawa glikosida. Senyawa glikosida ini merupakan senyawa yang memiliki khasiat anti lepra, yang memiliki efek hepatoprotektor pada penderita hepatitis dengan kandungan asiatikoside dimana bekerja sebagai mekanisme perbaikan dan penguatan sel hati. Selain itu juga bertindak sebagai penangkal radikal bebas dan meregenarasi sel-sel Liver yang rusak dan mengembalikannya menjadi sel-sel yang sehat. Maka dari itu pegagan juga dipercaya sebagai cara menyembuhkan penyakit liver.

 

  1. Mengkonsumsi Makanan yang Amis

Mengkonsumsi makanan yang amis seperti halnya makan ikan, tutut, dan lain-lain nya dipercaya dapat digunakan sebagai cara menyembuhkan penyakit liver, karena kandungan vitamin dan mineral yang tinggi yang bisa memperbaiki sel-sel yang rusak dan mengembalikan menjadi sel yang sehat.

 

 

Demikianlah informasi tentang cara menyembuhkan penyakit liver diatas, ini hanya sebagian dari cara menyembuhkan penyakit liver. Sebenarnya masih bayak cara menyembuhkan penyakit liver lainnya diantaranya dengan banyak mengkonsumsi suplement tambahan, istirahat teratur, dan pola makan yang sehat. Semoga bermanfaat…

 

 

 

Cara Menyembuhkan Penyakit Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Indikasi Liver Bengkak

Indikasi Liver Bengkak

Indikasi Liver Bengkak

Indikasi Liver Bengkak – Hati merupakan organ tubuh yang mempunyai peranan penting dalam kerja organ tubuh kita. Fungsi hati yang paling utama yaitu menyaring racun dalam darah. Hati mempunyai bebeberapa fungsi lain yaitu memproduksi empedu, tempat meyimpan vitamin dan zat besi, menyimpan glukosa, memecah hemaglobin, mengkonverensi amonia menjadi urea yang sangat penting dalam metabolisme serta menghancurkan sel-sel darah merah tua. Begitu banyak tugas hati dalam tubuh kita sehingga jika hati bermasalah tentunya aktifitas kerja tubuh kita akan sangat terganggu.

Salah satu penyakit hati yang perlu ditangani dengan serius yaitu penyakit liver bengkak. Penyakit liver bengkak biasanya disebabkan karena penyakit hepatitis yang parah. Penyakit hepatitis disebabkan karena virus ataupun racun yang masuk ke tubuh melalu makanan atau minuman. Liver bengkak merupakan penyakit pembengkakan pada hati, sehingga hati tidak bisa berfungsi lagi dengan normal atau biasa disebut gangguan fungsi hati. Pembengkakan pada hati terjadi akibat lemak yang terdapat di dalam sel-sel hati tertimbun. Pembengkakan pada hati ini menyebabkan hati tidak dapat berfungsi dengan baik dan menyebabkan timbulnya gejala penyakit liver. Indikasi liver bengkak merupakan ciri-ciri awal seseorang mengidap atau terserang penyakit liver. Beberapa Indikasi liver bengkak diantaranya:

 

  1. Perubahan Perut

Indikasi Liver BengkakIndikasi liver bengkak yang pertama yaitu perut akan berubah menjadi buncit karena terjadi pembengkakan. Ketika digunakan untuk bernapas akan terasa sakit karena diafragma seperti terkena tekanan berat.

 

  1. Perubahan warna kulit

Indikasi liver bengkak yang kedua yaitu seseorang yang mengidap penyakit hati atau liver kulitnya akan berubah warna menjadi agak kekuning-kuningan serta bagian bawah mata terdapat lingkaran gelap. Kulit yang berubah menjadi kekuning-kuningan sehingga orang sering menyebutnya menjadi penyakit kuning.

 

  1. Air seni warna kuning keruh

Indikasi liver bengkak air seni pada seseorang akan berubah menjadi kuning dan keruh. Orang yang sehat air kencingnya bening. Air seni kuning keruh juga disertai buang air besar yang tidak teratur misalnya tidak setiap hari buang air besar.

 

  1. Penurunan berat badan yang drastis

Berat badan akan terjadi penurunan yang tidak normal. Hal ini terjadi karena penderita nafsu makannya berkurang dan bahkan hilang sehingga tidak ada asupan gizi yang masuk ke tubuh. Penderita sering merasakan mual, anemia serta terjadi gangguan pencernaan.

 

  1. Kuku melengkung dan warna kuning

Indikasi liver bengkak lainnya yaitu kuku berubah menjadi melengkung dan warnanya menjadi kuning, padahal kuku yang sehat yaitu yang berwarna kemerahan atau pink.

 

  1. Tubuh mudah memar dan juga sering pendarahan pada hidung

Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan protein, kekurangan protein terjadi karena kurangnya asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh karena nafsu makan berkurang.

 

  1. Bau mulut dan bau badan yang berlebih

Hati sudah tidak berfungsi dengan baik sehingga racun tubuh tidak diserap dengan baik dan menimbulkan bau mulut dan bau badan yang lebih tidak sedap dari bau badan dan bau normal.

 

  1. Sakit kepala, lesu, lemah dan mengalami depersi serta kejang

Indikasi liver bengkak ini merupakan efek yang kadang kurang diperhatikan oleh penderita, mereka mengira indikasi liver bengkak ini sebagai gejala penyakit biasa. Kenali gejala lainnya dan tetap waspada.

 

  1. Nyeri hati disertai nyeri punggung atau bahu

Indikasi liver bengkak lainnya juga seringkali ditandai dengan nyeri hati yang disertai nyeri pada punggung atau bahu. Biasanya punggung atau bahu sebelah kanan karena hati berada disebelah kanan tubuh kita.

 

  1. Cepat lelah

Indikasi Liver BengkakTubuh akan cepat merasa lelah ini merupakan salah satu gejala penyakit liver. Tentunya setiap orang mempunyai kemampuan berbeda-beda, tetapi jika telah mengidap penyakit liver maka tubuh akan lebih mudah terasa lelah dari biasanya.

 

  1. Diare

Penyakit liver merupakan penyakit yang ada di hati yang termasuk juga mengatur proses pencernaan. Salah satu indikasi liver bengkak ini juga mengalami diare.

 

  1. Telapak kaki dan tangan berubah warna

Indikasi liver bengkak yang terjadi pada kaki dan tangan penderita akan berubah menjadi merah, sampai gatal dan bahkan meradang.

 

  1. Pembengkakan dan gatal-gatal pada mata

Selain warna kulit yang berubah, orang yang terkena penyakit liver juga terjadi perubahan pada matanya, yaitu mata menjadi bengkak. Pembengkakan pada mata juga disertai rasa gatal.

 

  1. Mudah mengantuk

Mudah mengantuk juga merupakan salah satu indikasi liver bengkak. Dalam kondisi ataupun keadaan apapun akan lebih mudah terserang rasa kantuk.

Demikian indikasi liver bengkak yang bisa dipaparkan dalam ulasan kali ini, semoga bermanfaat untuk menambah wawasan Anda bahwa indikasi liver bengkak hampir sama seperti indikasi penyakit lainnya, maka dari itu jika menemukan indikasi di atas janganlah ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.

 

 

 

 

 

Indikasi Liver Bengkak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Fatty Liver Pada Anak

Fatty Liver Pada Anak

Fatty Liver Pada Anak

Fatty Liver Pada Anak – Lemak dalam jumlah sedikit di liver (hati) merupakan hal yang normal. Namun bila jumlah lemak mencapai 5-10% dari berat liver Anda, maka kemungkinan besar Anda memiliki kondisi yang dinamakan perlemakan hati (fatty liver). Apakah anak Anda kelebihan berat badan? Apakah dia merasa lelah dan malas sepanjang waktu? Jika Anda dapat berhubungan anak Anda untuk situasi di atas, mungkin anak Anda terjangkit penyakit fatty liver. Bagaimana cara mengetahuinya? Di bawah ini saatnya untuk memberikan pengertian penyakit hati berlemak pikiran.

 

Apa itu Fatty Liver Disease?

Menurut teori sebelumnya, penyakit hati berlemak mempengaruhi orang dewasa alkohol saja. Namun, kasus Fatty Liver Pada Anak juga sering kerap terjadi. Oleh karena itu, penyakit hati berlemak non-alkohol atau NAFLD adalah istilah yang tepat untuk kondisi Fatty Liver Pada Anak.

 

Apa Apakah Penyebab Dari Fatty Liver Pada Anak?

  1. Obesitas. Anak-anak yang kelebihan berat badan, cenderung menderita penyakit ini. Namun, obesitas bukan satu-satunya alasan untuk Fatty Liver Pada Anak ini.
  2. Genetik. Fatty Liver Pada Anak bisa terjadi jika kondisi hati yang berlemak merajalela dalam keluarga Anda. Penyakit ini genetik dan dapat lulus dari satu generasi ke generasi lainnya.
  3. Ibu Obesitas. Fatty Liver Pada Anak juga bisa meningkat risikonya jika ketika Anda sedang hamil anak Anda, Anda memiliki kelebihan berat badan(obesitas) karena lemak berlebih dalam tubuh Anda.
  4. Diabetes Dan Hiperlipidemia. Fatty Liver Pada Anak juga terjadi jika anak Anda sudah menderita diabetes dan kadar kolesterol tinggi, terus memantau fungsi hati secara teratur karena ia rentan terhadap NAFLD.

Penyebab Fatty Liver Pada Anak lain meliputi:

  • Obat
  • Viral Hepatitis
  • penurunan berat badan cepat
  • Malnutrisi (1)

 

Apakah Gejala Fatty Liver Pada Anak?

Tidak ada gejala spesifik penyakit ini, dan Anda mungkin tidak menyadari bahwa anak Anda menderita untuk waktu yang sangat lama. Namun, anak Anda mungkin menampilkan tanda-tanda berikut jika ia menderita Fatty Liver Pada Anak:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan dan kelelahan kelemahan
  • Mual / muntah
  • Sulit berkonsentrasi
  • Pembesaran hati
  • Sakit perut konstan
  • Patch kulit gelap dileher dan di bawah lengan.

 

Cara Mendiagnosa The Fatty Liver Disease?

Diagnosis untuk penyakit ini bertujuan untuk melihat kesesuaian gejala yang dialami dengan pertanda khas penyakit. Adapun diagnosis dapat juga digunakan untuk menemukan penyebab sekaligus tingkatan penyakit yang sedang diderita, yang nantinya sangat penting untuk menentukan jenis pengobatan yang tepat. Dokter mungkin menggunakan metode berikut untuk mendiagnosa Fatty Liver Pada Anak:

  1. USG

Dia mungkin menggunakan teknik pencitraan yang populer untuk mendiagnosa penyakit. Dia mungkin mencari tanda-tanda peradangan dan jaringan parut pada hati yang menunjukkan timbunan lemak abnormal.

  1. Biopsi hati

Dokter mungkin mendapatkan sampel kecil jaringan hati anak Anda dengan memasukkan jarum yang dirancang khusus untuk mencari tanda-tanda dari sel yang rusak.

  1. Lab Pengujian

Dokter mungkin menyarankan anak Anda untuk menjalani beberapa tes darah dan urin untuk memeriksa peningkatan abnormal pada enzim hati. Dia juga mungkin menyarankan tes toleransi glukosa oral untuk memeriksa resistensi insulin dan diabetes 2 yang menyebabkan NAFLD Ketik.

 

Apa itu Perawatan Untuk Fatty Liver Disease?

Ada pilihan pengobatan terbatas untuk penyakit ini.Berikut adalah beberapa cara dengan mana Anda dapat melindungi dari Fatty Liver Pada Anak:

  1. Weight Loss

Beritahu anak Anda untuk mengikuti latihan rutin yang sehat dan menurunkan berat badan. Memerangi obesitas dapat membantu anak Anda tetap ancaman gangguan hati ini di teluk.

  1. Intake Of A Diet Sehat

Tidak ada yang bisa mengalahkan diet seimbang yang sehat ketika datang untuk menjaga kesehatan. Minta anak Anda untuk memiliki diet seimbang dan tidak pernah melewatkan makan nya.

  1. Mengurangi Karbohidrat Konsumsi

Jika sayang Anda memiliki timbunan lemak di hatinya, maka karbohidrat yang lengkap tidak-tidak untuk dia. Kurangi asupan nya makanan manis dan minuman ringan soda.

 

Jika Anda sudah mengetahui Fatty Liver Pada Anak juga bisa terjadi juga sudah mengetahui gejala dan tanda-tanda yang mungkin terjadi pada anak Anda, maka kunjungi dokter merupakan jalan yang terbaik untuk meyakinkan apakah benar anak Anda terserang penyakit fatty liver ini atau tidak, semoga ulasan di atas bermanfaat..

 

 

 

Fatty Liver Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Fatty Liver

Faktor Penyebab Fatty Liver

Faktor Penyebab Fatty Liver

Faktor Penyebab Fatty Liver – Berbagai Penyebab Penyakit Liver yang Sebaiknya Anda KetahuiPenyakit Liver merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya, sehingga Anda perlu mengetahui penyebab penyakit liver tersebut agar dapat mencegah secara lebih dini. Penyakit liver merupakan istilah untuk menyebut penyakit pada organ hati secara umum.

Penyakit liver ini ada berbagai macam jenisnya, seperti penyakit hepatitis (jenis A, B, C, D, dan E), perlemakan hati (fatty liver), sirosis hati, kanker hati (hepatoma), gangguan aliran empedu (kolestasis), dan gangguan metabolisme zat besi dalam hati (hemochromatosis). Liver atau hati merupakan organ yang sangat penting bagi manusia, sebab berperan penting dalam sistem metabolisme tubuh, terutama dalam memecah senyawa-senyawa dalam tubuh yang bersifat racun (detoksifikasi).

 

Zat-zat racun di dalam tubuh akan diproses di dalam hati kemudian disalurkan ke ginjal dalam bentuk urine dan feses. Jika organ hati terganggu, maka racun-racun tersebut tidak dapat dikeluarkan sehingga membahayakan tubuh manusia. Penyakit liver sering disebut dengan istilah penyakit kuning, sebab pada umumnya kulit dan mata orang yang sakit liver berwarna kuning. Selain kekuningan (ikterik), gejala penyakit liver antara lain demam, badan mudah lelah, nafsu makan menurun, mual atau muntah, nyeri abdomen/perut, pembengkakan pada perut dan kaki, dapat terjadi muntah dan BAB disertai darah, serta munculnya bercak-bercak di kulit seperti laba-laba (spider nevi).

 

Faktor Penyebab Fatty Liver

Penyakit liver dapat bersifat menular dan tidak menular, hal itu tegantung dari Faktor Penyebab Fatty Liver itu sendiri. Penyakit liver yang menular disebabkan oleh mikroorganisme (pada umumnya virus). Sedangkan jenis penyakit liver yang tidak menular biasanya disebabkan oleh kelainan organ sejak lahir, gaya hidup, maupun konsumsi makanan, minuman atau obat-obatan tertentu. Faktor Penyebab Fatty Liver adalah sebagai berikut:

 

  1. Konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan dalam waktu yang cukup lama dapat menjadi Faktor Penyebab Fatty Liver. Hal ini terjadi karena alkohol merupakan zat yang dapat merusak fungsi organ hati. Sehingga konsumsi alkohol secara Faktor Penyebab Fatty Liverterus-menerus menyebabkan fungsi hati tidak optimal dan lama-kelamaan akan semakin parah yang pada akhirnya organ hati tidak berfungsi sama sekali. Sehingga untuk para alkoholic sebaiknya segera menghentikan kebiasaannya agar dapat terhindar dari penyakit yang mematikan ini. – Faktor Penyebab Fatty Liver

 

  1. Konsumsi lemak jenuh yang berlebihan

Lemak jenuh merupakan lemak jahat yang bersifat yang susah dipecah di dalam tubuh. Pemecahan lemak adalah salah satu tugas dari organ hati agar lemak tersebut dimanfaatkan oleh tubuh sebagai energi, mengangkut protein, dan melindungi pembuluh darah. Namun karena lemak jenuh ini merupakan jenis lemak yang bersifat solid/padat, maka hati akan bekerja dengan lebih keras. Kerja keras ini jika terus dilakukan dalam jangka waktu yang lama akan menurunkan kinerja organ hati secara progresif. Ini menjadi salah satu Faktor Penyebab Fatty Liver.

Selain itu lemak jenuh juga dapat menumpuk di dalam hati sehingga akan menghambat proses metabolisme di dalam organ tersebut. Oleh karena itu kebiasaan mengkonsumsi lemak jenuh yang berlebihan dapat menjadi salah satu Faktor Penyebab Fatty Liver. Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh antara lain makanan yang digoreng, makanan bersantan, jerohan, daging-dagingan, makanan cepat saji (fastfood), dan sebagainya.  – Faktor Penyebab Fatty Liver

 

  1. Efek samping pemakaian obat-obatan kimia

Pemakaian obat-obatan tertentu dalam jangka waktu yang lama juga dapat menjadi Faktor Penyebab Fatty Liver. Obat-obatan ini antara lain dari golongan jenis kortikosteroid, karbon tetraklorid, tetrasiklin, metotreksat, tetrasiklin, fosfor kuning, dan asam valproat. Obat-obatan tersebut mempunyai efek samping yang dapat merusak organ hati. Oleh karena itu dalam setiap penggunaan obat, selalu konsultasikan kepada dokter agar dapat mengkonsumsinya dalam dosis dan penggunaan yang tepat.

 

  1. Zat-zat karsinogenik

Zat-zat karsinogenik juga dapat berperan sebagai Faktor Penyebab Fatty Liver, khususnya kanker hati. Zat karsinogenik dapat ikut bersama makanan yang Anda konsumsi sehingga dapat masuk ke dalam organ hati, mengalami penumpukan, dan akhirnya dapat menimbulkan kanker. Zat karsinogenik tersebut antara lain terdapat pada makanan yang mengandung MSG, bahan pengawet, dan bahan pemanis buatan, dan berbagai zat yang terdapat dalam bahan pembuat plastik yang dimungkinkan bercampur dengan bahan pangan.  – Faktor Penyebab Fatty Liver

 

  1. Kelainan bawaan

Faktor Penyebab Fatty LiverFaktor Penyebab Fatty Liver karena kelainan bawaan ini umumnya terjadi karena gangguan dalam proses metabolisme ketika seseorang masih di dalam kandungan dalam bentuk janin. Sehingga kelainan tersebut mengakibatkan organ hati tidak berfungsi secara semestinya. Kelainan tersebut antara lain gangguan dalam metabolisme galaktose, glikogen, homosistin, dan tirosin. Selain gangguan metabolisme, kelainan bawaan ini juga dapat berupa gangguan sistem kekebalan tubuh, seperti yang terjadi pada penyakit autoimun, misalnya penyakit primary biliary corrhosis, hepatitis autoimun, dan primary sclerosis colangitis.

 

  1. Penyakit diabetes melitus

Penyakit kencing manis atau diabetes melitus, dalam beberapa kasus juga dapat menjadi Faktor Penyebab Fatty Liver. Kekurangan insulin yang diakibatkan karena kerusakan pada pankreas, menyebabkan glukosa sulit diserap oleh sel-sel/jaringan tubuh dan kadar gula di dalam darah meningkat. Sehingga penyakit diabetes melitus tersebut dalam jangka waktu yang lama dapat memperberat organ hati dalam pemecahan glukosa dan dapat menyebabkan sel-sel dalam organ hati kekurangan nutrisi pentingnya.

 

  1. Istirahat yang sangat kurang

Kebiasaan bekerja dengan sangat keras atau terlalu diforsir juga dapat menjadi Faktor Penyebab Fatty Liver. Hal ini terutama terjadi pada pekerja yang sering bekerja sampai larut malam atau sering begadang. Pada kasus ini, hati dipaksa secara lebih cepat dan melakukan proses detoksifikasi secara lebih ekstra. Akibatnya lama-lama fungsi hati dapat menurun. Faktor Penyebab Fatty Liver ini diperparah dengan asupan nutrisi yang kurang, terutama protein. Oleh karena itu agar terhindar dari penyakit liver, bekerjalah secara wajar dan upayakan beristirahat dengan cukup setiap harinya.

 

  1. Virus

Virus adalah Faktor Penyebab Fatty Liver yang paling banyak kasusnya. Faktor Penyebab Fatty Liver yang diakibatkan oleh virus adalah jenis hepatitis, baik karena virus hepatitis A,B,C,D, dan E. Yang paling sering terjadi di Indonesia adalah virus hepatitis jenis A,B,C. Penyakit hepatitis bersifat menular, sehingga penyebarannya harus diwaspadai. Virus hepatitis dapat menyebar melalui tranfusi darah, hubungan seksual, serta makanan atau alat makan yang telah terkontaminasi virus.

 

Jika Anda sudah mengetahui apa saja Faktor Penyebab Fatty Liver maka langkah yang sebaiknya Anda sekeluarga lakukan yaitu mencegahnya agar terhindar dari penyakit berbahaya ini. Semoga bermanfaat… 🙂

 

 

 

Faktor Penyebab Fatty Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Mencegah Fatty Liver

Tips Mencegah Fatty Liver

Tips Mencegah Fatty Liver

Tips Mencegah Fatty Liver – Fatty liver merupakan suatu kondisi dimana hati menjadi bengkak yang disebabkan penimbunan lemak (lipid) yang berlebihan di sel-sel hati. Sel-sel lemak menggantikan sel-sel hati yang sehat sehingga warnanya berubah kuning mengkilat, membesar dan lebih berat dari keadaan normal. Dalam kondisi normal, kadar lemak di hati tidak lebih dari 10% dari berat hati. Di bawah ini ada beberapa Tips Mencegah Fatty Liver untuk mengurangi risiko perlemakan hati antara lain :

 

  1. Turunkan berat badan

Penurunan berat badan secara bertahap dapat dijadikan Tips Mencegah Fatty Liver jika Anda memiliki penyakit hati berlemak dan juga kelebihan berat badan atau obesitas.

 

  1. Olahraga

Terus aktif secara fisik dapat membantu Anda mengurangi berat badan atau memelihara berat badan yang sehat. Olahraga juga memperbaiki sirkulasi yang meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyebarkan lemak ke seluruh tubuh, dan juga memaksa tubuh menggunakan karbohidrat untuk energi alih-alih mengubahnya menjadi lemak tambahan.

 

  1. Batasi gula dan karbohidrat sederhana

Insulin adalah hormon yang menyimpan lemak, Anda harus menurunkan tingkat insulin dalam tubuh jika ingin memulihkan hati berlemak ke kondisi semula. Gula sederhana dan karbohidrat olahan akan meningkatkan insulin dalam tubuh, jadi Tips Mencegah Fatty Liver yaitu Anda harus menghindari keduanya.

 

  1. Makan sayur lebih banyak

Tips Mencegah Fatty LiverSayuran memberi karbohidrat kompleks dan sehat dalam dosis yang lebih kecil dari gandum, sehingga memiliki efek yang kecil pada gula darah dan insulin. Sayur-sayuran bahkan menjadi salah satu Tips Mencegah Fatty Liver karena mengurangi kadar lemak dalam hati dan mengembalikan kemampuan filtrasi organ tubuh.

 

  1. Makan lebih banyak protein

Protein tidak memiliki efek berbahaya pada gula darah atau tingkat insulin. Kalaupun ada, protein dapat membantu agar tingkat gula darah Anda stabil. Protein juga mengurangi rasa lapar, sehingga akan lebih mudah bagi Anda untuk makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan.  – Tips Mencegah Fatty Liver

 

  1. Konsumsi lemak sehat

Mungkin Anda berpikir bahwa diet rendah lemak akan membantu memulihkan efek hati berlemak, tetapi itu hanya setengah benar. Tips Mencegah Fatty Liver yang tepat yaitu Anda harus menghindari lemak tidak sehat yang terkandung dalam “makanan sampah” seperti keripik kentang dan pizza, tetapi Anda harus memasukkan lemak sehat dalam diet jika ingin tubuh Anda mendapatkan gizi penuh.

 

  1. Tinggalkan alkohol

Alkohol adalah penyebab utama hati berlemak. Bahkan seandainya Anda mengidap penyakit hati berlemak nonalkohol, Tips Mencegah Fatty Liver yang baik yaitu Anda tetap harus mengeluarkan alkohol dari diet atau membatasi dengan ketat. Alkohol menyebabkan inflamasi dan merusak sel-sel hati. Akibatnya, Tips Mencegah Fatty Liverhati menjadi lemah dalam melawan sel-sel lemak dan membiarkan sel lemak tersebut menumpuk.

Penelitian inkonvensional yang dilakukan oleh University of California-San Diego School of Medicine menunjukkan bahwa minum segelas anggur setiap hari dapat mengurangi dan memulihkan hati berlemak nonalkohol. Risiko penyakit hati lebih lanjut bahkan dapat dikurangi setengahnya. Namun ini hanya berlaku untuk anggur, dan tidak untuk jenis alkohol lain. Bir dan minuman keras lain akan meningkatkan risiko kerusakan hati lebih lanjut.

 

  1. Hindari obat-obatan yang tidak perlu

Hati Anda berfungsi sebagai filter. Meskipun banyak obat-obatan tidak berdampak pada hati, tetapi banyak yang lainnya menjadikan hati Anda lemah atau rusak. Tips Mencegah Fatty Liver dengan menghindari obat-obatan tersebut dapat memperlambat atau memulihkan penyakit hati berlemak. Obat-obatan yang diketahui memiliki efek negatif pada hati termasuk obat analgesik (aspirin, ibuprofen), antibiotik, obat gastrointestinal, obat kardiovaskular, agen hipoglikemik, perawatan hormon seks, agen antineoplastik, obat antipsikotik, obat antiepilepsi.   – Tips Mencegah Fatty Liver

 

  1. Gunakan vitamin E

Tips Mencegah Fatty Liver berikutnya yaitu minum kapsul suplemen vitamin E yang cukup untuk memberi Anda 800 IU per hari. Sebuah penelitian yang dilakukan di Virginia Commonwealth University Medical Center mengindikasikan bahwa vitamin E mengurangi beberapa enzim hati yang umumnya dipercaya meningkatkan penyakit hati. Bahkan vitamin E juga dapat menyembuhkan jaringan parut pada hati.

 

  1. Minum kapsul minyak ikan

Konsumsi 1.000 mg asam lemak Omega-3 tambahan setiap hari. Asam lemak ini dapat diperoleh dari kapsul minyak ikan. British Medical Journal melaporkan bahwa Omega-3 dalam jumlah tersebut dapat mengurangi serum spesifik yang diasosiasikan dengan kerusakan sel hati. Selain itu juga dapat menurunkan tingkat trigliserida dan tingkat glukosa dalam tubuh, sehingga Tips Mencegah Fatty Liver ini dapat mengurangi faktor risiko yang dikaitkan dengan penyakit hati berlemak.

 

 

Tips Mencegah Fatty Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment