Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver

Bahaya Penyakit Liver – Fungsi organ hati adalah untuk melindungi infeksi melalui proses pembuangan bahan beracun dan segala bakteri dari darah sehingga kesehatan tubuh dapat tetap terjaga. Hati pun memiliki peran besar dalam menyimpan energi serta membuat kadar gula lebih teratur, berikut juga hormon serta enzim dalam darah. Infeksi virus menjadi pemicu utama dari terjadinya peradangan pada organ hati dan berikut adalah Bahaya Penyakit Liver yang perlu diwaspadai, diantaranya :

 

  1. Sering merasa mual

Bahaya Penyakit Liver yang pertama yaitu sering merasa mual. Entah Anda bekerja atau tidak, menjadi sering merasa mual pasti dirasa tidak nyaman sama sekali karena akan mengganggu aktivitas. Mual ini terjadi pada penderita liver di mana memang kondisi ini serupa dengan gejala masuk angin, sakit maag atau malah tipes. Jika Bahaya Penyakit Liver seperti ini tak kunjung sembuh atau membaik, jangan remehkan dengan membiarkannya terus-menerus, melainkan segera temui dokter sebelum kondisi menjadi lebih serius dan fatal.

  1. Turunnya berat badan secara drastis

Bahaya Penyakit Liver sebaiknya tidaklah dianggap remeh karena bisa menyebabkan berat badan secara drastis jika tidak segera mendapatkan penanganan khusus dari dokter. Hilangnya nafsu makan pada penderita akan mengakibatkan penurunan berat badan yang drastis. Apabila gejala hilangnya nafsu makan tidak segera ditangani, maka tentu akan membawa efek buruk bagi tubuh, contohnya adalah turunnya berat badan ini.

  1. Warna feses yang berubah

Saat bagian organ hati kita terkena radang dan fungsinya terganggu, tubuh pun akan mengeluarkan feses yang warnanya berubah tak seperti biasa. Warnanya bakal lebih cerah yang disebabkan oleh zat kuning yang tidak dapat dibuang dari dalam tubuh. Bahaya Penyakit Liver ini jugalah yang memengaruhi air urin menjadi sangat keruh.

  1. Kerap mimisan

Bahaya Penyakit Liver dapat dengan mudah mengalami mimisan yang frekuensinya cukup sering, apalagi bila melakukan kegiatan yang termasuk padat. Mimisan adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja, namun hal ini tidak terlalu diperhatikan dan justru biasanya diremehkan. Mimisan bukan hanya sekadar kelelahan, tapi juga sebagai tanda bahwa ada yang tak beres pada organ tubuh kita, termasuk hati.

  1. Tubuh menguning

Bahaya Penyakit Liver lainnya dapat mengubah warna kulit tubuh menjadi kuning dan itulah alasan mengapa sakit liver atau hepatitis juga dikenal dengan nama sakit kuning. Bahaya Penyakit Liver seperti ini bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Pada tahap ini, bagian organ hati bukan lagi hanya mengalami peradangan, namun juga terjadi pembengkakan.

  1. Menjadi cepat lelah

Tubuh menjadi kurang bisa diajak bekerja sama ketika penyakit liver menyerang karena otomatis tubuh menjadi sangat mudah lelah. Ketika orang normal menjadi lelah karena melakukan terlalu banyak aktivitas, rasa lelah yang ekstrim bisa terjadi pada orang yang mengalami gejala sakit liver yang biasanya dialami oleh para orang dewasa. Bahaya Penyakit Liver ini adalah risikonya yang bisa memicu kematian jika tidak segera mendapatkan pertolongan serta pengobatan yang benar.

  1. Muncul bercak biru

Tidak hanya tubuh bisa berubah menguning, rupanya bercak biru pun dapat muncul yang termasuk di dalam gejala dari penyakit hepatitis atau liver ini. Alasan mengapa tubuh memiliki bercak-bercak biru adalah karena kurangnya asupan makanan berkandungan protein tinggi. Ketika penyakit liver melanda, nafsu makan akan otomatis berkurang dan bukan hanya akan menyebabkan turunnya berat badan drastis, melainkan juga kekurangan nutrisi seperti protein. Bahaya Penyakit Liver seperti ini lebih dikenal dengan sebutan memar, namun memang memar yang terjadi bukanlah karena terbentur benda tumpul maupun bekas pukulan. Murni memar kebiruan akan muncul karena kurangnya asupan protein pada tubuh penderita penyakit liver.

  1. Perubahan bentuk perut

Sadar atau tidak, bagi penderita liver, bentuk perut akan berubah dan ukurannya bakal semakin membesar. Bahaya Penyakit Liver ini tidak ada hubungannya dengan membesar karena terlalu banyak makan sebab penderita sendiri akan merasa malas untuk makan karena kurangnya nafsu makan. Membesarnya perut bukan karena lemak dari makanan yang dikonsumsi, melainkan Bahaya Penyakit Liver ini adalah salah satu efek dari pembengkakan yang terjadi di perut bagian kanan bawah. Ketika menyadari adanya pembengkakan, jangan ragu dan lebih baik segera menghubungi atau menemui dokter agar segera ditangani dan diobati secara tepat.

  1. Bentuk kuku mengalami kelainan

Bahaya Penyakit Liver lainnya jika menderita penyakit liver adalah bentuk kuku yang mengalami kelainan. Coba lihat bagian kuku yang biasanya dapat mengalami perubahan bentuk di mana kuku akan lebih melengkung. Hal ini menyebabkan kuku dari penderita penyakit hepatitis tidak tampak bagus jika dibandingkan dengan kuku orang yang tidak menderita sakit liver. Apabila kuku panjang, maka akan semakin terlihat jelas perbedaan kuku yang normal dan yang mengalami kelainan.

  1. Anemia

Sel darah merah akan dipengaruhi oleh penyakit liver sehingga penderita penyakit hepatitis atau liver menjadi lebih gampang lelah. Jika tubuh melemas setelah melakukan banyak kegiatan atau aktivitas yang berat, penderita penyakit liver akan kekurangan sel darah merah sehingga akhirnya menjadi lemas. Pada akhirnya, aktivitas pun akan menjadi terhambat sebab semakin penderita memaksakan untuk bergerak aktif, tubuh pun akan menjadi semakin lemah.

 

Jangan selalu menganggap remeh suatu penyakit yang datang pada Anda, kenali dahulu gejalanya cari tahu penyebabnya dan cari tahulah apakah penyakit yang menyerang Anda merupakan penyakit yang berbahaya atau tidak. Dalam ulasan kali ini kita membahas Bahaya Penyakit Liver yang mana penyakit ini juga jangan sampai dianggap enteng karena bisa fatal jika tidak segera diobati, semoga bermanfaat…

 

Bahaya Penyakit Liver

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*