Gejala Penyakit Liver

Gejala Penyakit Liver

Gejala Penyakit Liver -Menjaga kesehatan di tengah kesibukan yang menumpuk adalah prioritas yang seharusnya Anda lakukan. Tanpa sadar liver Anda bekerja keras kian berat dan tiap hari. Baik karena pola hidup maupun pola makan yang tidak dapat sepenuhnya memenuhi standar konsumsi gizi seimbang. Liver merupakan organ penting yang membantu Anda dalam detoksifikasi, mengatur metabolism tubuh dan membentuk antibody untuk system pertahanan tubuh. Menjaga liver agar tetap sehat mulai dari sekarang, karena fungsinya yang sangat penting dan hanya ada 1 buah saja dalam tubuh kita ( seperti jantung).

Gejala Penyakit Liver

Gejala Penyakit Liver

Penyebab radang hati atau liver adalah :

  • Pola hidup yang tidak sehat
  • Aktivitas tinggi dan olahraga berlebihan tanpa diimbangi oleh istirahat dan pola tidur yang baik.
  • Minum obat berlebihan
  • Mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan higienis
  • Minum alkohol berlebihan
  • Pola makan yang tidak teratur dan tidak seimbang

Mengenali gejala penyakit liver dan menjaga liver tetap sehat :

  • Mudah lelah dan lesu gejala penyakit liver
  • Mengalami depresi gejala penyakit liver
  • Nyeri di sisi kanan perut gejala penyakit liver
  • Nafsu makan hilang gejala penyakit liver
  • Mual, muntah, dan diare gejala penyakit liver
  • Warna kulit dan bola mata berwarna kekuningan atau bahkan kuning gejala penyakit liver
  • Kadang persendian terasa nyeri gejala penyakit liver
  • Air seni berwarna gelap, seperti air teh gejala penyakit liver

Pencegahan Penyakit Liver

Tidak semua penyakit hati atau liver dapat dicegah dan diatasi begitu saja, salah satu hepatitis A dan hepatitis B pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemberian vaksinasi.

Berikut ini ada beberapa cara untuk mencegah dan mengurangi resiko penyakit infeksi hati :

  1. Selalu menjaga kebersihan lingkungan baik dirumah maupun di tempat bekerja, seperti membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu.
  2. Menghindari meminum atau memakai air kran jika berpergian ke luar negri
  3. Menghindari penggunaan obat-obatan terlarang, terutama yang berupa kapsul, pil atau jarum suntik.
  4. Melakukan hubungan intim yang aman
  5. Menghindari penggunaan bersama alat-alat kesehatan pribadi seperti alat cukur atau gunting kuku
  6. Menyeimbangkan asupan nutrisi, vitamin dan mineral dan lainnya.
  7. Jangan mengkonsumsi obat-obatan medis secara terus menerus. Cobalah beralih pada obat-obatan herbal tradisional.
  8. Menghindari pembelian atau pemakaian produk dalam beberapa jenis makanan yang banyak menggunakan bahan pengawet dan pewarna makanan dari bahan kimia.
  9. Mengatur pola makan yang baik dan lakukan diet yang diperuntukkan hanya untuk diet yang berimbang guna menjaga fungsi hati agar tetap sehat.
  10. Dapatkan satu suntikan dari immune globulin sesudah terpapar pada hepatitis A
  11. Mengatur pola istirahat yang cukup dan teratur, misalnya mengatur waktu tidur dan bangun tidur. Lamanya tidur 6-7 jam perhari.

Penyakit hepatitis adalah peradangan pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis. Jenis hepatitis yang sering dijumpai yakni hepatitis A, B, dan C, Hepatitis A bersifat akut dan jarang menjadi kronis. Sedangkan hepatitis B dan C termasuk penyakit hati yang kronis atau menahun yang dapat berlanjut menjadi sirosis dan kanker hati apabila tidak ditangani dengan baik. Banyak orang tak sadar kalau menderita hepatitis karena biasanya tanpa gejala pada awlanya. Pasien bisa menderita lebih dari satu jenis hepatitis dalam waktu bersamaan. Namun, ada juga yanhg terkena satu jenis hepatitis baru diikuti hepatitis yang lain. Radang hati atau liver yang disebabkan oleh virus Hepatitis A, B, dan C memiliki pravalensi tinggi di Indonesia, hasil penelitian menunjukkan 20 juta penduduk Indonesia terjangkit oleh hepatitis A, 20 juta lebih penduduk lainnya terkena hepatitis B, 8 juta lebih penduduk Indonesia mengidap hepatitis C.

Menjaga liver agar tetap sehat adalah dengan mengonsumsi temulawak. Temulawak (curcuma xanthorriza) yang berasal dari family Zingiberaceae, banyak ditemukan di hutan-hutan tropis, termasuk di Indonesia. Dari segi kualitas, temulawak Indonesia termasuk paling baik, jika dibandingkan dengan Negara-negara lain. Rimpang temulawak mengandung curcumin yang berperan : Meningkatkan aktivitas enzim Gluthatione S-transferase (GST) serta keompok enzim Glutathione lain (Gs-x) dalam hati yang memiliki pernana penting sebagai detoksifkasi dan antioksidan. Temulawak atau Curcuma Xanthorrizha telah dikenal oleh Bangsa Indonesia sebagai tanaman herbal yang bermanfaat sejak dahulu.

Gejala Penyakit Liver

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*