Penularan Penyakit Liver

Penularan Penyakit Liver

Penularan Penyakit Liver -Penyakit liver juga kadang dikenal juga dengan penyakit hepatitis adalah peradangan hati yang menahun atau kronis yang ditandai dengan proses peradangan atau biasa disebut hepatitis, kematian jaringan hati (nekrosis), penambahan jaringan ikat dengan terbentuknya gumpalan – gumpalan atau adanya pembengkakan kecil jaringan (nodus) yang mengganggu susunan dan fungsi hati.

Peradangan hati sangat berbahaya karena hati mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh anda. Hati mempunyai fungsi sebagai alat ekskresi. Dalam kerjanya hati membantu fungsi ginjal dengan membantu melakukan pemecahan senyawa yang bersifat racun serta menghasilkan amonia, urea, dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Pada umumnya proses pemecahan senyawa racun oleh hati disebut proses detoksifikasi. Penyakit liver terkadang juga dikenal dengan nama penyakit hepatitis

Penyebab penyakit liver

Penyebab penyakit liver pada umunya adalah virus, bahan-bahan beracun,bakteri dan alkohol. Masuknya penyebab penyakit liver tersebut biasanya melalui berbagai zat makanan dan minuman yang anda konsumsi yang tidak diproses dengan baik, kondisi dalam keadaan tidak bersih dan memang pada dasarnya mengandung racun. Selain itu pola hidup yang tidak sehat seperti meminum minuman yang mengandung alkohol juga bisa menjadi penyebab penyakit liver.

Gejala penyakit liver

Karena penyakit liver ini sangat berbahaya bagi kesehatan anda, oleh karena itu sangatlah penting untuk mengetahui gejala penyakit liver agar anda bisa mengetahui apakah anda sedang mengidap penyakit liver dan melakukan pencegahan dini serta pengobatan penyakit liver.

Gejala penyakit liver yang umum dikenal adalah adanya perubahan warna selaput mata yang menjadi kuning, sehingga penyakit liver terkadang juga dikenal dengan nama penyakit kuning. Secara umum gejala penyakit liver adalah sebagai berikut :

  • Warna kulit dan selaput mata berubah menjadi kuning.
  • Warna urine berubah menjadi berwarna coklat.
  • Mudah kehilangan selera makan dan sering merasa mual-mual.
  • Sangat mudah merasa kelelahan, badan sering merasa kelelahan dan tidak bersemangat.
  • Berat badan mengalami penurunan yang cukup drastic.
  • Kadar gula dalam tubuh juga rendah.
  • Perut bagian kanan atas sering terasa nyeri.
  • Mengalami pegal-pegal,otot terasa sakit dan demam walaupun ringan.
  • Sering buang air besar (diare).
  • Gairah seks menurun.

Pencegahan penyakit liver

Untuk pencegahan penyakit liver ada beberapa hal yang dapat anda lakukan, diantaranya adalah :

  • Melakukan pola hidup yang sehat seperti tidak merokok dan tidak minum minuman yang mengandung alkohol.
  • Menghindari makanan dan minuman yang mengandung zat yang beracun atau zat yang berbahaya bagi fungsi hati anda.
  • Selalu mencuci makanan sebelum anda mengkonsumsinya.
  • Selalu berkonsultasi dengan dokter anda jika anda mengalami gejala-gejala penyakit liver.
  • Melakukan tes medis untuk memastikan apakah anda mengidap penyakit liver atau tidak.

Penularan penyakit liver bisa melalui bermacam-macam media atau cara seperti:

Penularan Penyakit Liver

Penularan Penyakit Liver

  1. Jarum suntik yang tidak sekali pakai –penularan penyakit liver
  2. Pisau cukur
  3. Jarum tato
  4. Jarum tusuk kuping–penularan penyakit liver
  5. Sikat gigi
  6. Jarum bor gigi–penularan penyakit liver
  7. Barang yang tercemar virus hepatitis B (VHB) sesudah digunakan pada para carrier positif atau penderita hepatitis B–penularan penyakit liver
  8. Akibat berhubungan seksual atau berciuman dengan penderita dan akibat transfusi darah yang terkontaminasi VHB–penularan penyakit liver

Cara penularan penyakit liver yang terakhir ini memasukan para penderita kelainan darah seperti hemofilia (kadar protein faktor VIII atau zat pembeku dalam darah sangat rendah), thalasemia, leukimia atau melakukan dialisis ginjal ke dalam kelompok rawan atau berisiko tinggi terkena penyakit hepatitis B. Sebab mereka sering berurusan dengan transfusi darah.Adapun kelompok orang yang rawan terinfeksi VHB yaitu mereka yang bekerja di laboratorium atau ruang darurat rumah sakit dan kamar mayat. VHB tidak menular melalui singgungan kulit, namun kalau ada luka terbuka di kulit lalu terkontaminasi darah yang mengandung VHB, penularan bisa terjadi.

Itulah cara penularan penyakit liver yang perlu Anda ketahui. Penularan penyakit liver sangatlah rentan .Oleh karena itu Anda perlu mewaspadai. Semoga artikel penularan penyakit liver ini dapat bermanfaat.

Penularan Penyakit Liver

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*