Penyakit Hepatitis A Dan Gejalanya

Penyakit Hepatitis A Dan Gejalanya

 

Penyakit Hepatitis A merupakan salah satu bentuk infeksi virus yang sering ditemui dalam masyarakat. Kebanyakan pasien penyakit hepatitis A akan sembuh dengan beristirahat secara total, namun ada juga yang berakibat fatal meskipun jumlahnya relatif sedikit.

Virus penyakit hepatitis A sendiri ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar. Setelah mengalami penyakit hepatitis A biasanya penderita akan mempunyai antibodi yang bersifat melindungi penderita dari penularan baru. Antibodi ini bisa dideteksi meski infeksi hepatitis A sudah lama terjadi.

Penyakit Hepatitis A Dan GejalanyaGejala Penyakit Hepatitis A

Gejala awal yang dapat muncul meliputi pusing, mual-mual, muntah, sakit tenggorokan, diare, kehilangan nafsu makan, kelelahan dan nyeri pada otot serta sendi. Ketika organ hati Anda mulai terserang, ada beberapa gejala yang akan muncul, yaitu urin berwarna gelap, tinja berwarna kuning pucat, sakit kuning serta pembengkakan hati yang terasa sakit jika perut kanan atas ditekan.

Tidak semua pengidap hepatitis A akan menunjukkan gejala. Karena itu, penyakit ini kadang sulit disadari. Masa sejak masuknya virus sampai muncul gejala hepatitis A membutuhkan sekitar 14-40 hari. Tetapi masa inkubasi yang dialami sebagian besar pengidap penyakit ini sekitar tiga minggu.

Pengidap hepatitis A anak-anak di bawah usia enam tahun cenderung tidak menunjukkan gejala. Hanya satu dari 10 yang mengalami sakit kuning. Sedangkan pada remaja dan orang dewasa, penyakit ini biasanya menyebabkan gejala yang lebih parah dan sekitar tujuh di antara 10 akan mengalami sakit kuning.

Infeksi hepatitis A umumnya tidak menyebabkan penyakit hati jangka panjang (kronis) dan jarang yang berakibat fatal. Meski demikian, penyakit ini berpotensi menyebabkan gagal hati terutama pada mereka yang telah mengidap penyakit hati sebelum terinfeksi hepatitis A dan penderita manula. Selain itu, pada sebagian penderita infeksi ini bisa kambuh atau kembali lagi.

Karena penyebaran utamanya adalah melalui konsumsi sesuatu yang terkontaminasi, langkah utama pencegahan penyakit hepatitis A adalah dengan menjaga kebersihan. Langkah ini dapat dilakukan dengan mudah, misalnya selalu mencuci tangan, menghindari konsumsi makanan mentah atau kurang matang serta menghindari jajan di pedagang kaki lima.

Selain itu, vaksinasi penyakit hepatitis A juga dapat mencegah penyakit ini. Terutama bagi mereka yang memiliki risiko tinggi seperti orang yang mengidap penyakit hati kronis, pengidap hemofilia serta pengguna jarum suntik.

Cara Mencegah Hepatitis A

Cara pencegahan terbaik supaya seseorang tidak sampai terserang penyakit ini ialah dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Perilaku seperti mencuci tangan sebelum makan, atau mencuci bersih buah yang siap disantap ialah salah satu contoh menjalankan rutinitas hidup sehat guna mencegah penyakit ini. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyakit hepatitis jenis ini :

  • Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, contohnya sebelum makan, sebelum mengolah makanan dan setelah ke toilet.
  • Jangan berbagi barang-barang pribadi seperti sikat gigi atau handuk.
  • Jangan saling meminjamkan peralatan makan.
  • Selalu memasak makanan sampai matang dan merebus air sampai mendidih.
  • Hindari jajan di pedagang kaki lima yang kebersihannya kurang terjaga.
  • Hindari konsumsi makanan mentah yang berasal dari perairan yang terkontaminasi, misalnya tiram.

Pencegahan infeksi penyakit hepatitis A juga dapat dicegah melalui vaksinasi yang dilakukan sebanyak dua kali dengan selang waktu 6-12 bulan. Vaksin ini dianjurkan bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit hepatitis A.

Penyakit Hepatitis A Dan Gejalanya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*