Penyakit Liver Hepatitis B

Penyakit Liver Hepatitis B

 

Penyakit LiverPenyakit liver hepatitis adalah salah satu jenis penyakit yang tidak bisa dianggap main-main. Karena penyakit liver hepatitis sama berbahayanya dengan penyakit jantung atau juga penyakit kanker efeknya yang mematikan. Selain itu juga penyakit hepatitis yang berbahaya jika tidak mendapatkan penanganan dengan segera dan lama kelamaan akan berkembang menjadi penyakit hepatitis akut.

Penyakit liver ada banyak macamnya, diantaranya adalah penyakit liver hepatitis Akibat virus hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C. Ketiga jenis virus hepatitis tersebut dapat menular dari satu orang ke orang lain. Bahkan dikatakan bahwa penyakit hepatitis B dan C itu lebih menular dibanding dengan penyakit AIDS. Yaitu penyakit yang menyerang sistem imun tubuh seseorang. Karena itu, jika seseorang sudah terjangkit penyakit hepatitis B dan atau C, maka sangat mungkin orang terdekatnyapun akan tertular penyakit liver hepatitis . Oleh sebab itu, agar tidak menyebar, maka harus diketahui penyebab, dan pencegahan dari penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus.

Penyakit liver hepatitis B merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual dari cairan sperma (sexual transmitted disease/STD), darah atau cairan tubuh lain. Penyakit ini dapat menimbulkan penyakit serius dan mengakibatkan kerusakan hati yang dapat berakhir dengan kematian atau kanker hati. Hepatitis B terdiri dari antigen permukaan (surface antigen) yang disebut dengan antigen Australia, karena antigen ini pertama kali dijumpai di Australia.

Penyakit Liver Hepatitis B

Penyebab Penyakit Liver Hepatitis B

Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitisB yang ditularkan melalui cairan tubuh seperti darah, cairan semen, dan cairan vagina. Faktor risiko menderita penyakit liver hepatitis B tinggi pada orang hitam non-Hispanik, laki-laki, pengguna kokain, orang dengan pasangan seksual multipel, dan orang dengan pendidikan rendah.

Hepatitis B dapat menular melalui:

  • Darah: penerima donor darah, pengguna jarum suntik tidak steril, pasien cuci darah, pekerja kesehatan, serta pekerja yang terpapar dengan darah.
  • Hubungan seksual.
  • Lapisan lendir atau jaringan: tertusuk jarum, penggunaan ulang alat medis yang terkontaminasi, tato, akupunktur, tindik, penggunaan bersama pisau cukur, sikat gigi dan silet.
  • Dari ibu hamil penderita hepatitis B dapat juga menularkan ke janinnya saat melahirkan. Metode ini merupakan metode penularan paling sering di negara berkembang.

Hepatitis B tidak menular melalui sentuhan tangan, pemakaian peralatan makan/minum penderita, ciuman, pelukan, batuk, bersin, atau menyusui. Virus hepatitis B yang masuk ke dalam tubuh terbawa aliran darah sampai ke hati, di mana virus ini berkembang biak di dalam sel hati. Sel pertahanan tubuh manusia berusaha mengilangkan virus ini dengan menyerang sel hati, sehingga terjadi peradangan dan kerusakan hati.

Gejala Penyakit Liver Hepatitis B

Tanda dan gejala penyakit hepatitis B biasanya muncul setelah dua sampai tiga bulan setelah anda terinfeksi dan gejalanya dapat bervariasi dari yang ringan sampai parah. Tanda dan gejala penyakit liver hepatitis B antara lain:

  • Nyeri pada area perut
  • Urin yang berwarna gelap
  • Nyeri sendi
  • Hilang nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Lemah dan kelelahan
  • Kulit dan area putih pada mata menjadi kuning

Solusi Untuk Mengatasi Penyakit Liver

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia.

Penyakit Liver Hepatitis B Penyakit Liver –Penyakit liver hepatitis adalah salah satu jenis penyakit yang tidak bisa dianggap main-main. Karena penyakit liver hepatitis sama berbahayanya dengan penyakit jantung atau juga penyakit kanker efeknya yang mematikan. Selain itu juga penyakit hepatitis yang berbahaya jika tidak mendapatkan penanganan dengan segera dan lama kelamaan akan berkembang menjadi penyakit hepatitis akut. Penyakit liver ada banyak macamnya, diantaranya adalah penyakit hepatitis Akibat virus hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C. Ketiga jenis virus hepatitis tersebut dapat menular dari satu orang ke orang lain. Bahkan dikatakan bahwa penyakit hepatitis B dan C itu lebih menular dibanding dengan penyakit AIDS. Yaitu penyakit yang menyerang sistem imun tubuh seseorang. Karena itu, jika seseorang sudah terjangkit penyakit hepatitis B dan atau C, maka sangat mungkin orang terdekatnyapun akan tertular penyakit hepatitis . Oleh sebab itu, agar tidak menyebar, maka harus diketahui penyebab, dan pencegahan dari penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus. Penyakit liver hepatitis B merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual dari cairan sperma (sexual transmitted disease/STD), darah atau cairan tubuh lain. Penyakit ini dapat menimbulkan penyakit serius dan mengakibatkan kerusakan hati yang dapat berakhir dengan kematian atau kanker hati. Hepatitis B terdiri dari antigen permukaan (surface antigen) yang disebut dengan antigen Australia, karena antigen ini pertama kali dijumpai di Australia. Penyebab Hepatitis B Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitisB yang ditularkan melalui cairan tubuh seperti darah, cairan semen, dan cairan vagina. Faktor risiko menderita hepatitis B tinggi pada orang hitam non-Hispanik, laki-laki, pengguna kokain, orang dengan pasangan seksual multipel, dan orang dengan pendidikan rendah. Hepatitis B dapat menular melalui: • Darah: penerima donor darah, pengguna jarum suntik tidak steril, pasien cuci darah, pekerja kesehatan, serta pekerja yang terpapar dengan darah. • Hubungan seksual. • Lapisan lendir atau jaringan: tertusuk jarum, penggunaan ulang alat medis yang terkontaminasi, tato, akupunktur, tindik, penggunaan bersama pisau cukur, sikat gigi dan silet. • Dari ibu hamil penderita hepatitis B dapat juga menularkan ke janinnya saat melahirkan. Metode ini merupakan metode penularan paling sering di negara berkembang. Hepatitis B tidak menular melalui sentuhan tangan, pemakaian peralatan makan/minum penderita, ciuman, pelukan, batuk, bersin, atau menyusui. Virus hepatitis B yang masuk ke dalam tubuh terbawa aliran darah sampai ke hati, di mana virus ini berkembang biak di dalam sel hati. Sel pertahanan tubuh manusia berusaha mengilangkan virus ini dengan menyerang sel hati, sehingga terjadi peradangan dan kerusakan hati. Gejala Penyakit Liver Hepatitis B Tanda dan gejala hepatitis B biasanya muncul setelah dua sampai tiga bulan setelah anda terinfeksi dan gejalanya dapat bervariasi dari yang ringan sampai parah. Tanda dan gejala hepatitis B antara lain: • Nyeri pada area perut • Urin yang berwarna gelap • Nyeri sendi • Hilang nafsu makan • Mual dan muntah • Lemah dan kelelahan • Kulit dan area putih pada mata menjadi kuning Solusi Untuk Mengatasi Penyakit Liver S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal. Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh. S-Lutena (SUPERLUTEIN) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S-Lutena (SUPERLUTEIN) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari. Penyakit Liver Hepatitis B

S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal. Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena (SUPERLUTEIN) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S-Lutena (SUPERLUTEIN) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Penyakit Liver Hepatitis B

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*