Penyakit Liver Sirosis

Penyakit Liver Sirosis

Penyakit LiverPenyakit liver sirosis adalah suatu kondisi di mana jaringan hati yang normal digantikan oleh jaringan parut (fibrosis) yang terbentuk melalui proses bertahap. Jaringan parut ini memengaruhi struktur normal dan regenerasi sel-sel hati. Sel-sel hati menjadi rusak dan mati sehingga hati secara bertahap kehilangan fungsinya. Penyakit liver sirosis adalah penyakit yang sangat berbahaya karena mengganggu pelaksanaan fungsi-fungsi hati. Selain itu, jika Anda memiliki sirosis Anda juga berisiko mengembangkan kanker hati (hepatocellular carcinoma). Risiko bervariasi sesuai penyebab penyakit liver sirosis. Risiko terbesar adalah pada penyakit liver sirosis yang disebabkan oleh infeksi hepatitis C dan B, diikuti dengan sirosis yang disebabkan oleh hemokromatosis.

Penyakit Liver Sirosis

Penyakit Liver Sirosis

Penyebab Penyakit Liver Sirosis

Ada banyak penyebab penyakit liver sirosis. Penyebab paling umum adalah kebiasaan meminum alkohol dan infeksi virus hepatitis C. Sel-sel hati Anda berfungsi mengurai alkohol, tetapi terlalu banyak alkohol dapat merusak sel-sel hati. Infeksi kronis virus hepatitis C menyebabkan peradangan jangka panjang dalam hati yang dapat mengakibatkan sirosis. Sekitar 1 dari 5 penderita hepatitis C kronis mengembangkan penyakit liver sirosis. Tetapi hal ini biasanya terjadi setelah sekitar 20 tahun atau lebih dari infeksi awal.

Gejala Penyakit Liver Sirosis

Penderita penyakit liver sirosis dapat mengalami beberapa gejala gangguan hati atau malah tidak mengalami gejala apapun. Beberapa gejala penyakit liver sirosis mungkin tidak terlalu spesifik sehingga penderita tidak menduga gangguan hatilah penyebab gejala penyakit liver sirosis tersebut.

Beberapa gejala penyakit liver sirosis yang dapat ditemukan adalah:

  1. Kulit atau bagian putih mata tampak kekuningan akibat penumpukkan bilirubin di dalam darah
  2. Merasa sangat lelah
  3. Badan terasa lemas
  4. Hilangnya nafsu makan
  5. Badan terasa gatal
  6. Mudah merah akibat penurunan produksi faktor pembekuan darah karena adanya gangguan pada hati

Secara umum, kerusakan sel-sel hati tidak dapat direhabilitasi. Tujuan pengobatan penyakit liver sirosis adalah mencegah pembentukan jaringan parut hati lebih lanjut, atau memperlambat kerusakan sel-sel hati. Penyakit liver sirosis cenderung semakin memburuk jika penyebab yang mendasari tetap ada. Oleh karena itu perlu upaya untuk memperlambat atau menghentikan penyebab penyakit liver sirosis.

MENCEGAH PENYAKIT LIVER

Walaupun penyakit liver termasuk sebagai penyakit yang sulit diobati, tetapi sakit liver masih bisa dicegah. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan liver :

  1. Pencegahan liver yang pertama adalah selalu menjaga kebersihan lingkungan baik dirumah maupun di tempat bekerja, seperti membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu.
  2. Pencegahan liver yang kedua adalah menghindari meminum atau memakai air kran jika berpergian ke luar negri
  3. Pencegahan liver yang ketiga adalah menghindari penggunaan obat-obatan terlarang, terutama yang berupa kapsul, pil atau jarum suntik.
  4. Pencegahan liver selanjutnya adalah melakukan hubungan intim yang aman
  5. Menghindari penggunaan bersama alat-alat kesehatan pribadi seperti alat cukur atau gunting kuku
  6. Menyeimbangkan asupan nutrisi, vitamin dan mineral dan lainnya.
  7. Jangan mengkonsumsi obat-obatan medis secara terus menerus. Cobalah beralih pada obat-obatan herbal tradisional.
  8. Menghindari pembelian atau pemakaian produk dalam beberapa jenis makanan yang banyak menggunakan bahan pengawet dan pewarna makanan dari bahan kimia.
  9. Mengatur pola makan yang baik dan lakukan diet yang diperuntukkan hanya untuk diet yang berimbang guna menjaga fungsi hati agar tetap sehat.
  10. Dapatkan satu suntikan dari immune globulin sesudah terpapar pada hepatitis A
  11. Mengatur pola istirahat yang cukup dan teratur, misalnya mengatur waktu tidur dan bangun tidur. Lamanya tidur 6-7 jam perhari.

Penyakit Liver Sirosis

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*