Sakit Liver Dan Penyebabnya

Sakit Liver Dan Penyebabnya

 

Sakit Liver -Penyebab penyakit yang satu ini ada beberapa. Pertama, sakit liver disebabkan oleh infeksi kronis pada penderita hepatitis yang sudah berkelanjutan. Kedua, para peminum alkohol dan obat-obatan terlarang juga beresiko tinggi terkena sakit liver. Selain itu mengkonsumsi obat medis secara sembarangan tanpa adanya resep atau anjuran dokter dapat meningkatkan resiko kerusakan pada organ hati.

Semua faktor penyebab di atas jika tidak memperoleh pengobatan akan menimbulkan gejala yang disebut sirosis hati. Sel-sel hati akan mengalami peradangan bahkan kematian sel akibat dari penyebab di atas. Jika fungsi hati sudah mulai menurun maka berbagai macam aktivitas yang bergantung pada organ hati akan terganggu. Pengobatan medis yang dilakukan untuk pasien pada tahap awal umumnya adalah mengatasi penyebabnya.

Jika penyebab sakit liver tersebut karena masalah infeksi maka pemberian obat untuk mengatasi infeksi akan membantu menghambat proses kerusakan hati. Menghentikan konsumsi alkohol dan mengurangi asupan garam juga dapat membantu menyelamatkan fungsi organ hati anda. Jika organ hati sudah mengalami disfungsi yang cukup kronis maka perlu dilakukan tindakan medis lanjutan untuk mengatasi masalah tersebut. Operasi dapat dilakukan dengan dua metode. Yang pertama yaitu dengan memotong bagian hati yang mengalami kerusakan agar tidak semakin menyebar ke bagian organ yang sehat. Kedua adalah dengan melakukan transplantasi hati dari pendonor.

Sakit Liver Dan Penyebabnya

Apa saja gejala sakit liver ?

  • Air kemih yang berubah warna menjadi cokelat seperti air teh
  • Hilangnya selera makan
  • Rasa mual yang dapat terjadi dengan frekuensi yang cukup sering
  • Perubahan yang tidak menentu terhadap kenaikan maupun penurunan berat badan secara tidak normal
  • Beberapa diantara penderita liver ada yang mengalami penyakit diare
  • Rasa mual yang semakin sering terjadi menyebabkan keinginan muntah menjadi lebih sering
  • Perubahan pada warna feses menjadi pucat
  • Perut yang tiba-tiba dan menjadi mengalami nyeri terutama perut bagian sebelah kanan
  • Tubuh merasakan letih dan cepat lelah
  • Beberapa diantaranya ada yang mengalami peningkatan pada kadar gula dalam darah
  • Terkadang mengalami nyeri otot
  • Kemudian timbul varises
  • Perubahan pada gairah seksual yang semakin menurun
  • Perasaan depresi dan atau stress

Jika gejala-gejala sakit liver diatas yang dirasakan semakin parah, maka bisa saja terjadi infeksi yang menyebabkan hepatitis dan merembet pada penyakit seperti sirosis hati (dimana fungsi hati menjadi tidak teratur dan terjadi penambahan jaringan ikat atau lebih dikenal dengan kerusakan hati). Tidak hanya sirosis hati, akibat gejala sakit liver yang semakin parah akan membawa dampak atau efek samping yang cukup fatal pada kerusakan organ tubuh lainnya seperti kerusakan ginjal, dan gagal hati.

Bagaimana cara mencegah sakit liver ?

Setiap orang berpotensi untuk terjangkit sakit liver meskipun tidak memiliki kelainan genetis. Maka dari itu, upaya pencegahan harus segera digalakkan untuk mengurangi resiko kematian karena penyakit ini. Berikut adalah beberapa upaya pencegahan yang perlu anda lakukan:

  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Contoh sederhananya adalah mencuci tangan setelah dan sebelum makan sehingga dapat terhindar dari bakteri-bakteri dari alat-alat makan yang digunakan. Oleh sebab itu, anda sebagai orang tua harus mengajari buah hati anda untuk membiasakan hal ini.
  • Rajin mengkonsumsi air mineral 8-10 gelas sehari juga dapat membantu menghambat potensi perkembangbiakan virus di dalam tubuh.
  • Mengecek kondisi tubuh secara rutin untuk mengetahui adanya penyakit ini sedini mungkin. Dengan cara ini, upaya identifikasi penyakit liver dan pengobatannya dapat dilakukan sedini mungkin. Pasien masih berpotensi sembuh total jika penyebaran bakteri masih belum terlalu luas.
  • Mengatur pola hidup menjadi lebih sehat dan meninggalkan kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol.

Sakit liver memang tidak mudah dihadapi. Namun, dengan penanganan yang tepat, maka perkembangannya bisa dihambat. Setelah sembuhpun hati tidak boleh lagi diperlakukan dengan kondisi yang sama karena kemungkinan bakteri akan muncul lagi.

Sakit Liver Dan Penyebabnya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*